Tunda Dulu ke Rumah Sakit Selama Wabah, Ini Tips untuk Diabetesi Selama di Rumah

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Seperti yang dilansir di laman CDC (Centers for Disease Control and Prevention), diabetesi (pengidap diabetes) termasuk golongan yang mudah dan rentan diserang virus COVID-19. Oleh karena itu, penting bagi para penyandang diabetes untuk sedapat mungkin di rumah aja dan jaga kestabilan gula darah mereka. 

Lalu apa yang dapat dilakukan diabetesi di rumah aja? Simak ulasannya berikut ini.

Jaga kadar gula darah diabetesi di rumah

International Diabetes Federation menekankan agar diabetesi perlu mengikuti anjuran utama pencegahan corona dengan saksama, seperti rutin mencuci tangan dengan benar, menggunakan hand-sanitizer, tidak menyentuh wajah, dan beberapa tindakan pencegahan lain.

Selain itu, karena diabetesi membutuhkan perawatan tambahan agar kadar gula darah tidak naik, beberapa hal ini perlu diperhatikan.

Rutin mengukur kadar gula darah sendiri

langkah setelah didiagnosis diabetes

Medical News Today merekomendasikan diabetesi untuk memeriksa gula darah setidaknya tiga kali dalam sehari, yaitu saat:

  • Pagi hari sebelum makan
  • Sebelum makan
  • Sesudah makan

Dengan selalu mengetahui kadar gula darah, Anda akan terhindar dari gejala atau komplikasi dari diabetes yang tidak diinginkan.

Jaga cairan tubuh dan konsumsi cemilan tepat untuk bantu jaga gula darah

edamame kedelai

Pastikan untuk jaga hidrasi pada diabetes dengan tepat. Minuman ion rendah kalori atau air putih bisa jadi alternatif terus jaga cairan tubuh pada diabetes. 

Selain itu, cemilan tepat juga penting bagi diabetesi untuk menjaga kestabilan gula darah. Pilihlah cemilan yang tinggi serat, tinggi protein, dan rendah glikemik indeks (IG).

Ketika gula darah stabil, diabetes akan memiliki daya tahan tubuh lebih baik. Cemilan yang tepat untuk diabetesi untuk bantu jaga gula darah, misalnya: 

  • Kacang kedelai utuh, baik yang direbus ataupun dalam bentuk camilan snack bar dari kedelai utuh. 
  • Kacang almong, kacang macadamia
  • Buah-buahan seperti stroberi, dll. 

Diabetesi perlu mengatur waktu kerja, istirahat, dan olahraga

mengatasi diabetes

Ketika Anda diharuskan untuk melakukan segala kegiatan di rumah, mengatur waktu menjadi sangat vital. Anda perlu membagi antara jadwal kerja, istirahat, dan yang paling penting adalah olahraga.

Diabetesi perlu tetap aktif bergerak karena dapat membantu kadar gula darah tetap seimbang. Namun karena keterbatasan kondisi, Anda perlu melakukan olahraga yang bisa dilakukan di rumah, seperti:

  • Latihan angkat beban
  • Yoga
  • Sepeda statis atau berjalan/lari di treadmill (jika punya)

Olahraga dapat membantu Anda menjaga berat badan ideal tubuh yang penting bagi diabetesi tipe 2. Karena diabetesi tipe 2 berisiko mengalami obesitas dan gangguan keseimbangan karena rentan terjatuh.

Pastikan persediaan obat cukup dan jangan telat meminumnya

infeksi penderita diabetes

Siapkan semua obat-obatan yang Anda butuhkan dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya. Ini bertujuan agar tidak perlu bolak-balik ke apotek untuk mengurangi risiko terpapar virus. Lalu minum obat sesuai aturan yang dianjurkan dokter dan jangan menundanya.

Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan atau menggunakan hand-sanitizer sebelum menyentuh obat yang akan diminum.

Apabila Anda atau keluarga mengidap diabetes dan terbiasa melakukan konsultasi ke rumah sakit, sebaiknya tahan dulu keinginan tersebut hingga kondisi pandemi COVID-19 sudah membaik.

Rumah sakit atau klinik termasuk tempat yang berisiko menularkan virus COVID-19. Diabetes dapat dikontrol di rumah asalkan mengikuti segala anjuran dokter.

Tetap optimis dengan selalu jaga makanan terutama cemilan tepat, jaga kebersihan, olahraga ringan teratur, rutin konsumsi obat, dan jaga diri selama di rumah aja untuk para penyandang diabetes supaya gula darah tetap terjaga dan tidak perlu bolak-balik ke rumah sakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perkembangan Uji Klinis Vaksin Sinovac di Indonesia

Vaksin Sinovac buatan China sedang diuji coba secara klinis pada ribuan orang di Bandung, Indonesia. Bagaimana perkembangannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 11 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Parosmia, Gejala Long COVID-19 Bikin Pasien Mencium Bau Tak Sedap

Pasien COVID-19 melaporkan gejala baru yang disebut parosmia, yakni mencium bau amis ikan dan beberapa bau tidak sedap lain yang tidak sesuai kenyataan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
COVID-19, Penyakit Infeksi 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Awas! Risiko Anda Terkena Kanker Bisa Meningkat Jika Idap Hiperinsulinemia

Hiperinsulinemia adalah kondisi tubuh yang memiliki kadar insulin terlalu tinggi. Kenapa hiperinsulinemia bisa memicu risiko kanker?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 3 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Penderita Diabetes Berisiko Tinggi Terkena 4 Jenis Infeksi Ini

Diabetes membuat sistem imun alias daya tahan tubuh seseorang menurun drastis. Akibatnya, 4 infeksi ini mudah sekali menyerang penderita diabetes.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Penyakit Diabetes, Diabetes Tipe 1 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Pilihan Beras dan Sumber Karbohidrat Sehat Pengganti Nasi untuk Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
donor plasma konvalesen

Bagaimana Cara Donor Plasma Konvalesen Pasien COVID-19 Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
jamu covid-19

Potensi Jamu dan Obat Tradisional dalam Penanganan COVID-19

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit