Terus pantau perkembangan soal COVID-19 di sini.

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Tetap Makan Sehat untuk Kembalikan Mood saat Karantina

Tetap Makan Sehat untuk Kembalikan Mood saat Karantina

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Pandemi COVID-19 membuat kebanyakan orang berhenti dari aktivitas harian mereka, seperti bekerja di kantor atau merasa aman ketika bepergian ke warung. Akibatnya, tidak sedikit orang yang merasa takut dan lebih waspada terkait pandemi ini. Tidak sedikit dari mereka yang mengembalikan mood dengan makan, terutama selama karantina coronavirus.

Mengapa makan bisa mengembalikan mood ketika terkurung di rumah dan bagaimana menjaga asupan nutrisi tetap terjaga? Simak ulasan di bawah ini untuk mendapatkan jawabannya.

Makan bisa mengembalikan mood ketika karantina

makanan untuk penderita radang usus

Berada di rumah tanpa bisa bepergian ke mana pun tentu membuat pikiran lebih stres. Terlebih lagi ketidakpastian tentang pandemi coronavirus bisa mengganggu kesehatan mental hampir setiap orang.

Kehilangan aktivitas harian ternyata bisa meningkatkan rasa cemas dan mengganggu pola makan sehat. Bagaimana tidak, persiapan menghadapi wabah coronavirus dengan berada di rumah memengaruhi beberapa hal, seperti tidak dapat belanja bulanan seperti biasanya. Akibatnya, Anda perlu membeli stok makanan yang diperlukan selama pandemi untuk berjaga-jaga.

Walaupun demikian, tidak sedikit orang yang berhasil mengelola rasa stres mereka dengan melakukan berbagai aktivitas yang menyenangkan. Salah satu aktivitas yang ternyata bisa mengembalikan mood selama karantina pandemi coronavirus adalah makan.

Dilansir dari Harvard Health Publishing, ketika orang menghabiskan waktu lebih banyak di rumah, mereka akan sulit untuk menolak keinginan untuk makan. Hal ini dikarenakan makan makanan favorit untuk menghibur diri adalah metode yang cukup efektif untuk mengusir pikiran negatif.

Begini, sejak bayi manusia diajarkan untuk mengasosiasikan pemberian makan dengan kenyamanan dan interaksi sosial. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari pun makanan juga digunakan untuk mengembalikan mood yang jelek.

Konsumsi makan makanan enak dapat melepaskan dopamin di otak, yaitu hormon yang bisa meningkatkan suasana hati. Hormon dopamin sangat terkait dengan keinginan untuk makan, sehingga tidak sedikit dari Anda yang mungkin ingin terus makan ketika merasa stres.

Namun, kondisi yang disebut sebagai emotional eating ini ternyata juga bisa berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh jika dilakukan berlebihan. Pasalnya, kebanyakan orang mencoba mengusir rasa stres dan cemas mereka dengan makan makanan manis dan berlemak.

Oleh karena itu, diperlukan strategi khusus agar Anda bisa makan sehat, tetapi juga mampu mengembalikan mood saat menjalani karantina selama pandemi coronavirus.

makanan nutrisi untuk memperkuat imun

Tips pola makan sehat untuk mengembalikan mood

anak autisme datang acara keluarga

Pada saat pandemi coronavirus terjadi dan pembatasan pergerakan dilakukan, asupan nutrisi dan pola makan sehat sangat mudah untuk tidak dijalani. Pilihan menu yang tadinya lebih beragam menjadi terbatas karena stok makanan yang terbatas.

Sementara itu, pikiran yang stres membuat Anda tanpa sadar makan dalam porsi yang lebih banyak daripada biasanya dan memilih makanan yang tidak sehat. Padahal, menjalani pola makan sehat cukup penting untuk mendukung sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyakit.

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar suasana hati bisa tetap membaik meskipun sedang menjalani karantina saat pandemi.

  • membuat jadwal dan rencana makan sehari-hari untuk Anda dan keluarga
  • masak dan makan bersama anggota keluarga lainnya via video call
  • membuat daftar belanjaan sehat, seperti mengurangi camilan olahan yang terlalu manis
  • lebih banyak mengonsumsi buah, sayur, lemak sehat, dan protein tanpa lemak
  • lebih berhemat dengan menghindari minuman bersoda atau jus dengan pemanis buatan
  • merencanakan atau memasak makanan penutup favorit setiap akhir pekan
  • mengatur ulang makanan tidak sehat yang ada di lemari dan kulkas agar tidak terlalu terlihat

Pilih asupan makanan yang lebih variatif

Pada awalnya mungkin akan sulit mengurangi asupan makanan instan, olahan yang terlalu manis dan asing, hingga makanan berlemak kesukaan Anda. Namun, tidak ada salahnya untuk memilih makanan sehat untuk menikmati manfaat dari makan yang bisa mengembalikan mood Anda selama karantina.

Pesan Makanan Saat COVID-19, Bagaimana agar Aman?

Sebagai contoh, Anda bisa mengurangi konsumsi jus dengan pemanis tambahan dan menggantinya dengan buah jeruk atau paprika merah. Keduanya mengandung vitamin C yang tinggi dan bisa mendukung sistem kekebalan tubuh.

Bagi Anda yang gemar memasak mungkin bisa menambahkan bumbu penyedap alami, seperti jahe, bawang putih, atau kunyit. Selain itu, cobalah untuk memilih makanan dengan kandungan seng yang tinggi untuk membantu tubuh melawan virus, seperti daging sapi dan kuning telur.

Sebenarnya, Anda masih bisa mengonsumsi makanan manis, terutama ketika merasa cemas. Akan tetapi, usahakan untuk membatasi porsi dan mengolah makanan penutup yang sehat, yaitu mengganti es krim dengan yoghurt yang kaya probiotik.

Makan memang dipercaya bisa mengembalikan mood, terutama saat menjalani karantina di rumah ketika pandemi coronavirus. Namun, jangan lupa untuk mengimbangi makan sehat dengan melakukan upaya mencegah penularan COVID-19, seperti mencuci tangan dan menjaga jarak dari orang lain.

Lawan COVID-19 bersama!

Ikuti informasi terbaru dan cerita para pejuang COVID-19 di sekitar kita. Ayo gabung komunitas sekarang!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Abramson, PhD., E. (2020). Emotional Eating in time of coronavirus. Psychology Today. Retrieved 17 April 2020, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/its-not-just-baby-fat/202003/emotional-eating-in-the-time-coronavirus

Easy, affordable, and healthy eating tips during coronavirus disease 2019 (COVID-19) outbreak. UNICEF. Retrieved 17 April 2020, from https://www.unicef.org/coronavirus/easy-affordable-and-healthy-eating-tips-during-coronavirus-disease-covid-19-outbreak

Naidoo,MD., U. (2020). Eating during COVID-19: improve your mood and lower stress. Harvard Health Publishing. Retrieved 17 April 2020, from https://www.health.harvard.edu/blog/eating-during-covid-19-improve-your-mood-and-lower-stress-2020040719409

Tello, MD, MPH.,M. (2020). 6 self-care steps for a pandemic – always important, not essential. Harvard Health Publishing. Retrieved 17 April 2020, from https://www.health.harvard.edu/blog/6-self-care-steps-for-a-pandemic-always-important-now-essential-2020041619563

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 30/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x