Apakah Vaksin HPV Juga Bisa Mencegah Penyakit Kelamin?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/11/2017 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Jika Anda aktif secara seksual, Anda mungkin pernah terinfeksi HPV (Human Papillomavirus) setidaknya satu kali dalam hidup Anda. Kebanyakan kasus HPV tidak menunjukkan gejala dan akan mati dengan sendirinya. Namun dalam kasus lainnya, HPV dapat bertahan dalam tubuh dan mengakibatkan infeksi membahayakan. Oleh karena itu digalakkanlah program vaksin HPV oleh pemerintah untuk mencegah beragam perwujudan infeksi HPV. Selain kanker serviks, ternyata vaksin ini juga bisa mencegah penyakit kelamin. Namun, seberapa efektif?

Vaksin HPV adalah salah satu langkah pencegahan risiko penularan kutil kelamin

Human papillomavirus atau HPV adalah virus yang menyebar melalui hubungan seks tanpa pengaman. Ada berbagai jenis HPV. Sekitar 40 jenis HPV menyebar dengan mudah melalui kegiatan seksual.

Beberapa  jenis virus HPV dapat menyebabkan kutil kelamin. Anda bisa tertular ketika menyentuh alat kelamin pasangan seks yang memiliki kutil, baik dengan tangan maupun lewat kontak cairan tubuh pembawa virus, seperti cairan vagina atau air mani. Maka dari itu, vaksin HPVmencegah penularan kutil kelamin yang menyebar lewat hubungan seksual.

Namun vaksin HPV tidak dapat mencegah jenis-jenis penyakit kelamin lain yang disebabkan oleh bakteri (klamidia, gonorea, dan sipilis), parasit (trikomoniasis), dan virus lainnya (hepatitis B, herpes genital, HIV, zika). Vaksin HPV hanyalah berfungsi untuk mencegah infeksi HOV, yang bisa berupa kanker serviks atau kutil kelamin. Untuk mencegah risiko berbagai penyakit kelamin dari penyebab lainnya, tetap diperlukan cara lain.

Lantas, apa yang harus saya lakukan untuk mencegah penularan penyakit kelamin?

Vaksin HPV adalah langkah pencegahan spesifik hanya untuk mencegah penularan satu penyakit kelamin, yaitu kutil kelamin yang disebabkan oleh infeksi HPV. Sebenarnya masih ada banyak cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyebaran penyakit menular seksual secara lebih luas dan menyeluruh. Misalnya:

1. Melakukan hubungan seks yang aman

Penting bagi Anda untuk selalu melakukan hubungan seks yang aman. Pakai kondom dengan cara yang tepat (jangan didobel; jangan dipakai berulang kali) dan tidak bergonta-ganti pasangan seks. Dental dam juga bisa Anda gunakan sebagai perlindungan selama seks oral. Selain itu, pastikan juga bahwa pasangan Anda memang tidak memiliki virus tertentu di dalam tubuhnya.

2. Mendapatkan vaksin untuk virus lainnya

Tak cukup hanya mendapatkan vaksin HPV, Anda juga harus mendapatkan vaksin hepatitis B dan hepatitis A. Vaksin HPV sudah bisa didapatkan sejak Anda berusia 12 tahun, sementara vaksin hepatitis B bisa diberikan sejak baru lahir. Vaksin hepatitis A baru boleh diberikan pada anak-anak yang berusia lebih dari 1 tahun. Untuk mengetahui kapan dan apa jenis vaksin yang sebaiknya Anda miliki agar terhindar dari penyakit seks menular, sebaiknya konsultasikan pada dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca