Setelah Bersih-Bersih Rumah, Lakukan 4 Kegiatan Ini Agar Tubuh Tetap Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 26/07/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menjaga kebersihan rumah itu penting. Pasalnya, kondisi rumah yang tidak bersih rentan membuat Anda sakit. Namun, setelah membersihkan rumah, Anda bisa kelelahan, bahkan juga jatuh sakit jika sistem imun sedang menurun. Supaya kegiatan ini tidak mengganggu kesehatan, ikuti beberapa tips setelah membersihkan rumah berikut ini.

Kegiatan yang perlu dilakukan setelah membersihkan rumah

Membersihkan rumah memang memakan banyak tenaga. Mulai dari menyapu, mengepel, mengelap, hingga mencuci. Wajar saja jika Anda kelelahan dan ingin langsung berbaring di kasur yang empuk. Namun, keinginan ini sebaiknya Anda tunda.

Sebelum bersantai di kasur empuk Anda, ada yang harus Anda lakukan terlebih dulu setelah bersih-bersih rumah. Berikut beberapa kegiatan setelah membersihkan rumah sekaligus alasan kenapa Anda harus melakukannya.

1. Minum air

Selama melakukan aktivitas fisik, seperti membersihkan rumah, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat. Ini tidak berbeda jauh ketika Anda sedang berolahraga.

Kondisi tersebut membuat jumlah cairan dalam tubuh berkurang. Jika dibiarkan, Anda akan merasa sangat haus dan tenggorokan jadi kering. Bahkan, kasus buruknya, Anda mungkin saja dehidrasi.

Itu sebabnya, hal pertama yang perlu Anda lakukan setelah menyelesaikan kegiatan membersihkan rumah adalah minum banyak air putih.

Selain mencegah dehidrasi, ada banyak manfaat yang didapat jika Anda minum air putih setelah membersihkan rumah, di antaranya:

  • Mengembalikan cairan tubuh yang hilang
  • Menormalkan suhu tubuh
  • Mencegah kelelahan pada otot
  • Membantu pemulihan tubuh lebih cepat dari rasa lelah

2. Makan camilan bila perlu

Selain mengurangi asupan cairan, bersih-bersih rumah juga menguras tenaga Anda. Wajar jika Anda merasa lelah dan lapar. Nah, untuk mengatasinya Anda bisa menjadikan ngemil sebagai kegiatan wajib setelah membersihkan rumah.

Dengan mengisi perut setelah membersihkan rumah, Anda kembali mengisi ulang energi. Namun, ingatlah untuk tidak memakannya terlalu banyak. Perhatikan pula camilan yang Anda pilih.

Dibanding makan kentang goreng atau snack tinggi garam, lebih baik pilih pisang, apel, yogurt, atau puding. Makanan ini lebih ramah di perut dan membuat Anda kenyang lebih lama.

manfaat kulit apel

3. Mandi

Setelah minum dan ngemil, kegiatan apalagi yang akan Anda lakukan setelah membersihkan rumah? Ya, rumah Anda sudah bersih, kini giliran tubuh Anda.

Setelah membersihkan rumah, sebenarnya Anda cukup mencuci kaki dan tangan. Terutama, jika hanya membersihkan rumah yang termasuk ringan.

Akan tetapi, jika keringat yang Anda keluarkan cukup banyak dan membuat tubuh terasa lengket, sebaiknya segera mandi.

Keringat di kulit memungkinkan debu dan kotoran saat membersihkan rumah menempel. Jika tidak dibersihkan, bukan tidak mungkin And akan merasa gatal di kulit.

Jangan hanya asal menyiram tubuh dengan air, tapi bersihkan tubuh dengan sabun seperti Anda mandi biasanya. Ganti pula pakaian Anda dengan yang baru dan bersih untuk menghindari kotoran dan debu yang sama menempel lagi di kulit Anda.

4. Istirahat sebentar

Nah, kegiatan terakhir yang Anda perlu lakukan setelah seharian membersihkan rumah adalah beristirahat. Beristirahat dilakukan untuk menghindari nyeri otot yang telah lelah seharian dipakai menyapu, mengepel, atau mencuci.

Selain memberikan waktu bagi otot untuk bersantai, istirahat juga menjadi cara agar energi tubuh kembali terisi.

Dengan mendapatkan istirahat yang cukup, Anda bisa beraktivitas di sisa hari Anda saat itu. Anda pun akan kembali dalam keadaan bugar untuk keesokan harinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Cuka Ampuh untuk Membersihkan Peralatan Rumah Tangga?

Selain penyedap makanan, cuka juga sering direkomendasikan sebagai bahan pembersih. Namun, ampuhkah cuka untuk membersihkan peralatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Cegah Polusi di Dalam Ruangan Dengan 5 Cara Ini

Polusi tidak terjadi di luar saja, melainkan juga dalam ruangan. Supaya kesehatan Anda terjaga, cari tahu cara mencegah polusi udara dalam ruangan di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/12/2019 . Waktu baca 7 menit

Ini 5 Alat Bersih-Bersih Rumah yang Wajib Dimiliki Anak Kos

Hidup 'ngekos' membuat Anda harus bersih-bersih rumah dengan mandiri. Agar lebih mudah, berikut alat kebersihan yang sebaiknya dimiliki anak kos.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Untuk Cegah Tungau Merajalela, Ini Benda dan Area yang Perlu Dibersihkan Rutin

Tungau bisa hidup di setiap sudut rumah sehingga perlu usaha ekstra untuk membasminya. Lalu, bagaimana cara mencegah pertumbuhan tungau yang ampuh?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 30/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

membersihkan rumah sehat

5 Tips Membersihkan Rumah Agar Bebas dari Debu dan Kuman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit
cara menjaga kebersihan rumah

Cara Menjaga Kebersihan Rumah Agar Bebas Kuman dan Virus

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 12/05/2020 . Waktu baca 4 menit
membersihkan ruangan untuk PPOK

Pentingnya Membersihkan Ruangan untuk Penderita Sakit Paru Kronis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 30/01/2020 . Waktu baca 4 menit
cara membersihkan AC

Panduan Cara Membersihkan AC yang Benar Supaya Tidak Jadi Sarang Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020 . Waktu baca 4 menit