Kanker ovarium adalah pertumbuhan tumor ganas di indung telur. Kanker ovarium bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain jika tidak segera ditangani. Biasanya, pengobatan kanker ovarium tergantung pada letak, ukuran, seberapa jauh telah tumbuh dan menyebar, jenisnya, bagaimana bentuk selnya, dan kondisi kesehatan Anda secara umum.

Berbagai pilihan pengobatan kanker ovarium

Berikut ini berbagai macam pengobatan untuk mengobati kanker ovarium yang biasany direkomendasikan dokter:

Operasi

prosedur operasi ambeien

Dikutip dari WebMD, operasi biasa menjadi langkah pertama yang dilakukan dokter untuk mengobati kanker ovarium.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk mengangkat indung telur, rahim, leher lahim, dan juga saluran telur (tuba fallopi). Selain itu, jaringan getah bening di sekitar kanker dan jaringan lainnya yang terkena sel kanker juga akan diangkat. Operasi bisa dilakukan berkali-kali, tergantung pada seberapa jauh kanker telah menyebar. Namun, jika Anda belum pernah memiliki anak biasanya dokter tidak akan menghilangkan semua organ reproduksi Anda.

Operasi juga dapat bertujuan sebagai biopsi untuk mengambil sampel jaringan tumor untuk mendiagnosis jenis tumor dan stadium keparahannya.

Kemoterapi

lama efek kemoterapi

Kemoterapi adalah prosedur lanjutan untuk menyingkirkan sel-sel kanker  yang masih ada di tubuh setelah operasi. Biasanya, kemoterapi dilakukan dengan memberikan obat-obatan tertentu melalui infus. Namun, beberapa obat juga biasanya disuntikkan langsung ke perut agar bekerja lebih efektif. Cara ini memungkinkan obat untuk dapat menyebar secara langsung ke bagian tubuh yang terkena kanker.

Kemoterapi biasanya menimbulkan berbagai efek samping yang terlihat secara fisik seperti rambut rontok, ruam di tangan serta kaki, luka pada mulut, dan berat badan yang menurun drastis. Selain itu, Anda juga biasanya akan mengalami mual, muntah, dan kehilangan selera makan.

Radiasi

cara kerja radioterapi untuk kanker usus besar

Radiasi adalah perawatan kanker dengan sinar-X berenergi tinggi yang membantu membunuh sisa sel-sel kanker di daerah panggul. Prosedur pengobatan kanker ovarium ini digunakan ketika sel kanker muncul kembali setelah operasi dan kemoterapi serta membantu mengendalikan gejala seperti rasa sakit. Radiasi tidak menimbulkan rasa sakit.

Perawatannnya juga hanya berlangsung beberapa menit saja dan diberikan sebanyak lima kali dalam seminggu selama beberapa minggu disesuaikan dengan kondisi. Efek samping yang ditimbulkan dari radiasi misalnya kulit seperti terbakar, melepuh, hingga mengelupas di area yang terkena sinar radiasi. Selain itu juga mual, muntah, diare, kelelahan, dan iritasi pada vagina yang terkadang mengeluarkan cairan.

Terapi target

obat cacing untuk obat kanker usus dan kanker prostata

Terapi target dilakukan dengan menggunakan obat-obatan saat sel kanker sedang menyerang dan merusak sel-sel normal di sekitarnya. Obat-obatan ini mampu menghentikan pertumbuhan sel kanker, membelah, atau memperbaiki diri. Obat-obatan dalam terapi target bisa diminum langsung atau diberikan melalui infus.

Uji klinis

Uji klinis biasanya masuk dalam terapi pengobatan kanker ovarium sebagai salah satu cara untuk menemukan dan meningkatkan efektivitas pengobatan. Biasanya, wanita yang memenuhi syarat untuk turut serta dalam uji klinis akan mendapatkan akses ke perawatan yang paling mutakhir.

Namun, pengobatan terbaru belum tentu cocok untuk semua orang sehingga dokter akan benar-benar melakukan diagnosis apakah Anda benar-benar biasa diikutsertakan dalam uji klinis atau tidak.

Sebelum melakukan perawatan, pastikan untuk membicarakannya dahulu pada dokter mengenai kekurangan dan kelebihan tiap prosedur. Anda juga perlu konsultasi ke dokter jika belum dan ingin memiliki anak. Dengan begitu, dokter akan membantu memilihkan perawatan paling tepat untuk Anda.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca