8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sudah banyak orang beraktivitas di luar ruangan menjelang akhir masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Di samping kegiatan perkantoran, ada yang mulai menggiatkan olahraga favoritnya, seperti joging maupun bersepeda. Perlu diperhatikan, tentunya dibutuhkan persiapan diri saat beraktivitas di luar ruang pada masa new normal.

Ini diperlukan untuk menunjang proteksi diri dari virus COVID-19

Sebelumnnya, pemerintah membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah. Hingga pada akhirnya PSBB dilonggarkan dan aturan membolehkan aktivitas di luar ruangan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan.

Banyak orang yang menantikan waktu beraktivitas di luar ruangan untuk kembali menjalankan roda ekonomi yang sempat terhenti atau sekadar merawat kesehatan diri dengan berolahraga.

Meskipun begitu, kita tetap perlu waspada karena virus Covid-19 masih berada di sekitar kita. Agar tubuh bisa tetap terproteksi, kulik persiapan new normal yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar rumah berikut ini.

1. Masker atau face shieldv

persiapan saat new normal

Baru-baru ini Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyampaikan potensi penularan COVID-19 melalui udara (airborne). Aerosol yang mengandung virus bisa lebih lama berada di udara dan bisa terhirup siapa saja. Maka itu, kita perlu ekstra hati-hati saat bepergian ke luar rumah.

Maka, lengkapi persiapan new normal dengan menggunakan masker dan face shield saat berada di luar rumah. Pakai masker secara tepat menutupi area hidung dan mulut. 

Jangan lepas atau melonggarkan masker saat berada di luar ruangan. Ketika Anda memegang masker untuk dikendurkan, tangan sudah terpapar kuman yang memproteksi sistem pernapasan. Maka itu, saat di luar rumah dan sebelum cuci tangan, jangan utak-atik masker yang sedang terpasang, ya.

Penggunaan face shield juga jadi pilihan yang baik untuk memproteksi mata dari penularan droplets. Namun, saat mengenakan face shield, tetaplah gunakan masker agar mulut dan hidung tetap terlindungi dari risiko penularan virus.

2. Sabun cuci tangan di botol kecil

persiapan saat new normal

Masyarakat diimbau untuk rajin mencuci tangan selama 20 detik dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Mungkin saja di beberapa tempat tidak tersedia fasilitas tempat cuci tangan. Ada baiknya, sediakan sabun cuci tangan di dalam botol kecil sebagai persiapan “bersih-bersih” saat new normal.

Jika perlu cuci tangan dalam situasi tertentu, Anda bisa gunakan sabun dan air mengalir dari botol minum. Ingat untuk selalu cuci tangan sebelum makan, setelah dari WC, memegang face shield atau masker, ataupun menyentuh benda-benda di fasilitas umum.

Namun, sebagai gantinya Anda juga bisa menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%.

3. Tisu kering atau basah

tisu pembersih vagina

Mungkin sebagian orang memiliki kebiasaan menyeka keringat dengan menggunakan pakaian. Namun, lebih baik selalu sedia tisu kering atau basah di dalam tas untuk membersihkan sesuatu sehingga bisa meminimalkan kuman yang menempel di kulit. Biasakan diri membawa perlengkapan ini untuk menjaga kebersihan.

4. Tas atau kantong khusus

persiapan saat new normal

Selalu bawa tas plastik atau kantong khusus ke mana pun Anda pergi. Persiapan ini perlu dilakukan untuk menyimpan barang-barang yang kotor selama beraktivitas di luar saat new normal. 

Misalnya, saat hendak mengganti masker kain atau pakaian kotor maupun berkeringat. Anda bisa menyimpan secara terpisah ke dalam kantong khusus barang kotor. Sebaiknya jangan satukan barang-barang kotor dengan barang bersih di dalam tas.

5. Helm pribadi

helm jarang dicuci

Bagi Anda yang sering menggunakan layanan ojek online, pastikan membawa helm pribadi. Hindari menggunakan helm yang bukan milik sendiri, karena tidak tahu apakah orang yang memakai helm sebelumnya dalam kondisi sehat atau sakit. 

Maka itu, lebih baik sedia helm sendiri untuk bepergian keluar rumah dengan ojek online saat new normal. Jangan lupa, bersihkan helm secara berkala untuk menghindari perkembangan kuman.

6. Alat pribadi

persiapan saat new normal

Persiapan new normal selanjutnya, selalu bawa peralatan pribadi saat Anda berkegiatan di luar ruangan. Gunakan peralatan pribadi, mulai dari botol minum, alat makan (sendok, garpu, kotak makan), maupun sajadah untuk beribadah. Selain lebih nyaman dengan menggunakan alat pribadi, cara ini berkontribusi untuk mengurangi risiko penularan COVID-19.

7. Uang elektronik

mengecek handphone

Jangan lupa bawa kartu uang elektronik dan smartphone yang memiliki aplikasi pembayaran elektronik. Pemerintah melalui protokol kesehatan yang ditetapkan juga mengimbau penggunaan uang elektronik ketimbang tunai, saat bertransaksi di luar ruangan.

Jadi, pastikan di dompet Anda selalu terselip uang elektronik sebagai persiapan beraktivitas dan bertransaksi di luar ruangan saat new normal.

8. Jaket yang bisa dilipat

Tak ada salahnya selalu bawa jaket yang mudah dilipat ke dalam tas. Jaket bisa saja menjadi alat proteksi, meski bukan yang utama. Jaket bisa menawarkan kehangatan dan mengurangi risiko penyakit yang kerap timbul akibat cuaca dingin, seperti pilek. Selain itu, jaket juga dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang terik di siang hari jika mengendarai motor.

Bagaimanapun, tak ada salahnya untuk sedia jaket selagi Anda beraktivitas di luar rumah.  Jangan lupa, sesampainya di rumah segera cuci jaket dan pakaian yang telah terpapar udara luar ruangan.

Nah, kini Anda bisa membuat checklist beragam persiapan ke luar rumah saat new normal. Bagikan juga informasi ini ke keluarga dan sahabat sebagai perlindungan diri di masa new normal.

Di tengah ketidakpastian, proteksi diri dengan asuransi yang bisa melindungi dari risiko yang tidak diinginkan. Cari asuransi yang bisa memberikan tambahan manfaat khusus COVID-19 yang lengkap, seperti dana santunan harian yang bisa membantu biaya sehari-hari, karena dalam kondisi perawatan untuk penyakit ini, pasien tidak bisa mencari nafkah karena harus isolasi, juga memberi manfaat saat karantina bagi keluarga, dan manfaat meninggal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit