8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Sudah banyak orang beraktivitas di luar ruangan menjelang akhir masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Di samping kegiatan perkantoran, ada yang mulai menggiatkan olahraga favoritnya, seperti joging maupun bersepeda. Perlu diperhatikan, tentunya dibutuhkan persiapan diri saat beraktivitas di luar ruang pada masa new normal.

Ini diperlukan untuk menunjang proteksi diri dari virus COVID-19

Sebelumnnya, pemerintah membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah. Hingga pada akhirnya PSBB dilonggarkan dan aturan membolehkan aktivitas di luar ruangan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan.

Banyak orang yang menantikan waktu beraktivitas di luar ruangan untuk kembali menjalankan roda ekonomi yang sempat terhenti atau sekadar merawat kesehatan diri dengan berolahraga.

Meskipun begitu, kita tetap perlu waspada karena virus Covid-19 masih berada di sekitar kita. Agar tubuh bisa tetap terproteksi, kulik persiapan new normal yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar rumah berikut ini.

1. Masker atau face shieldv

persiapan saat new normal

Baru-baru ini Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyampaikan potensi penularan COVID-19 melalui udara (airborne). Aerosol yang mengandung virus bisa lebih lama berada di udara dan bisa terhirup siapa saja. Maka itu, kita perlu ekstra hati-hati saat bepergian ke luar rumah.

Maka, lengkapi persiapan new normal dengan menggunakan masker dan face shield saat berada di luar rumah. Pakai masker secara tepat menutupi area hidung dan mulut. 

Jangan lepas atau melonggarkan masker saat berada di luar ruangan. Ketika Anda memegang masker untuk dikendurkan, tangan sudah terpapar kuman yang memproteksi sistem pernapasan. Maka itu, saat di luar rumah dan sebelum cuci tangan, jangan utak-atik masker yang sedang terpasang, ya.

Penggunaan face shield juga jadi pilihan yang baik untuk memproteksi mata dari penularan droplets. Namun, saat mengenakan face shield, tetaplah gunakan masker agar mulut dan hidung tetap terlindungi dari risiko penularan virus.

2. Sabun cuci tangan di botol kecil

persiapan saat new normal

Masyarakat diimbau untuk rajin mencuci tangan selama 20 detik dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Mungkin saja di beberapa tempat tidak tersedia fasilitas tempat cuci tangan. Ada baiknya, sediakan sabun cuci tangan di dalam botol kecil sebagai persiapan “bersih-bersih” saat new normal.

Jika perlu cuci tangan dalam situasi tertentu, Anda bisa gunakan sabun dan air mengalir dari botol minum. Ingat untuk selalu cuci tangan sebelum makan, setelah dari WC, memegang face shield atau masker, ataupun menyentuh benda-benda di fasilitas umum.

Namun, sebagai gantinya Anda juga bisa menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60%.

3. Tisu kering atau basah

tisu pembersih vagina

Mungkin sebagian orang memiliki kebiasaan menyeka keringat dengan menggunakan pakaian. Namun, lebih baik selalu sedia tisu kering atau basah di dalam tas untuk membersihkan sesuatu sehingga bisa meminimalkan kuman yang menempel di kulit. Biasakan diri membawa perlengkapan ini untuk menjaga kebersihan.

4. Tas atau kantong khusus

persiapan saat new normal

Selalu bawa tas plastik atau kantong khusus ke mana pun Anda pergi. Persiapan ini perlu dilakukan untuk menyimpan barang-barang yang kotor selama beraktivitas di luar saat new normal. 

Misalnya, saat hendak mengganti masker kain atau pakaian kotor maupun berkeringat. Anda bisa menyimpan secara terpisah ke dalam kantong khusus barang kotor. Sebaiknya jangan satukan barang-barang kotor dengan barang bersih di dalam tas.

5. Helm pribadi

helm jarang dicuci

Bagi Anda yang sering menggunakan layanan ojek online, pastikan membawa helm pribadi. Hindari menggunakan helm yang bukan milik sendiri, karena tidak tahu apakah orang yang memakai helm sebelumnya dalam kondisi sehat atau sakit. 

Maka itu, lebih baik sedia helm sendiri untuk bepergian keluar rumah dengan ojek online saat new normal. Jangan lupa, bersihkan helm secara berkala untuk menghindari perkembangan kuman.

6. Alat pribadi

persiapan saat new normal

Persiapan new normal selanjutnya, selalu bawa peralatan pribadi saat Anda berkegiatan di luar ruangan. Gunakan peralatan pribadi, mulai dari botol minum, alat makan (sendok, garpu, kotak makan), maupun sajadah untuk beribadah. Selain lebih nyaman dengan menggunakan alat pribadi, cara ini berkontribusi untuk mengurangi risiko penularan COVID-19.

7. Uang elektronik

mengecek handphone

Jangan lupa bawa kartu uang elektronik dan smartphone yang memiliki aplikasi pembayaran elektronik. Pemerintah melalui protokol kesehatan yang ditetapkan juga mengimbau penggunaan uang elektronik ketimbang tunai, saat bertransaksi di luar ruangan.

Jadi, pastikan di dompet Anda selalu terselip uang elektronik sebagai persiapan beraktivitas dan bertransaksi di luar ruangan saat new normal.

8. Jaket yang bisa dilipat

Tak ada salahnya selalu bawa jaket yang mudah dilipat ke dalam tas. Jaket bisa saja menjadi alat proteksi, meski bukan yang utama. Jaket bisa menawarkan kehangatan dan mengurangi risiko penyakit yang kerap timbul akibat cuaca dingin, seperti pilek. Selain itu, jaket juga dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang terik di siang hari jika mengendarai motor.

Bagaimanapun, tak ada salahnya untuk sedia jaket selagi Anda beraktivitas di luar rumah.  Jangan lupa, sesampainya di rumah segera cuci jaket dan pakaian yang telah terpapar udara luar ruangan.

Nah, kini Anda bisa membuat checklist beragam persiapan ke luar rumah saat new normal. Bagikan juga informasi ini ke keluarga dan sahabat sebagai perlindungan diri di masa new normal.

Di tengah ketidakpastian, proteksi diri dengan asuransi yang bisa melindungi dari risiko yang tidak diinginkan. Cari asuransi yang bisa memberikan tambahan manfaat khusus COVID-19 yang lengkap, seperti dana santunan harian yang bisa membantu biaya sehari-hari, karena dalam kondisi perawatan untuk penyakit ini, pasien tidak bisa mencari nafkah karena harus isolasi, juga memberi manfaat saat karantina bagi keluarga, dan manfaat meninggal.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hidup Sehat, Tips Sehat 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Minum Madu Setelah Minum Obat, Boleh atau Tidak?

Minum obat terus minum madu? Boleh atau tidak? Baiknya Anda simak penjelasan di sini mengenai bahaya dan anjuran saat minum madu.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat, Fakta Unik 27/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Demam Naik Turun Pada Bayi (dan Cara Mengatasinya)

Semua orangtua mungkin panik dan takut menghadapi bayi demam naik turun. Sebenarnya apa yang menyebabkan bayi demam naik turun? Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Anak, Parenting 21/07/2020 . Waktu baca 3 menit

5 Jenis Makanan yang Bikin Kita Sering Kentut

Bila dalam satu hari rasa ingin buang angin datang terlalu sering, lama-lama Anda tentu kewalahan. Apa saja makanan pemicu sering kentut?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
Konten Bersponsor
asuransi di masa pandemi

5 Manfaat Punya Asuransi di Masa Pandemi COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit