Bolehkah Memakai Ulang Baju Olahraga Tanpa Dicuci?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Terkadang karena terlalu lelah berolahraga, kita jadi malas untuk sekadar mencuci baju olahraga. Akibatnya, saat ingin olahraga keesokan harinya, Anda kembali menggunakan pakaian olahraga yang sama. Meski sekilas baju olahraga yang belum dicuci terlihat masih bersih tapi kebiasaan satu ini ternyata bukan pilihan baik untuk kesehatan dan lingkungan. Mengapa bisa begitu? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini.

Bahaya kesehatan menggunakan baju olahraga yang tidak dicuci

Menggunakan pakaian olahraga yang tidak dicuci bukanlah sebuah pilihan yang baik untuk kesehatan dan lingkungan. Bahkan, jika Anda melakukan olahraga intensitas ringan yang mengeluarkan sedikit keringat. Berikut berbagai bahaya kesehatan menggunakan pakaian olahraga yang tidak dicuci.

1. Bau badan

Saat Anda berolahraga, suhu tubuh akan meningkat. Pada saat suhu tubuh meningkat, sistem saraf otonom merangsang kelenjar apokrin (kelenjar keringat) untuk menghasilkan keringat.

Dilansir dari laman Men’s Health, Kay Obendorf, Ph.D., seorang profesor emeritus ilmu serat di University of Cornell mengatakan bahwa keringat yang dihasilkan tubuh sebenarnya tidak berbau.

Bau tak sedap justru muncul karena kelenjar minyak yang mengeluarkan minyak bereaksi dengan bakteri yang terkena keringat. Semakin banyak bakteri yang menempel di keringat, maka semakin kuat juga bau yang ditimbulkan.

Ini artinya, bila Anda tidak mencuci pakaian olahraga setelah digunakan, bakteri dapat terus berkembang biak di sana. Jadi, jika Anda masih tetep menggunakan baju olahraga tersebut kembali, itu hanya akan membuat bau badan Anda semakin menyengat.

2. Infeksi bakteri

Kondisi tubuh yang lembap ketika olahraga adalah tempat paling nyaman untuk bakteri berkembang biak. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko infeksi bakteri jika Anda mengenakan kembali baju olahraga yang belum dicuci.

Apalagi jika Anda mengenakan celana atau legging yang belum dicuci. Secara tidak langsung, Anda membiarkan organ genital Anda menjadi sarang bakteri yang pada akhirnya meningkatkan risiko infeksi jamur di vagina atau penis.

Tidak hanya itu, jika Anda memakai kembali pakaian olahraga yang belum dicuci juga akan Anda lebih mungkin jerawatan. Jerawat ini pun dapat muncul di bagian mana saja, seperti kaki, lengan, leher, punggung, dan bahkan di area yang agak sensitif.

3. Iritasi kulit

Menurut Arielle Nagler, MD, asisten profesor dermatologi di NYU Langone Health, mengenakan pakaian olahraga yang belum dicuci, bisa mengakibatkan kain yang menjadi bahan pakaian olahraga menjadi sedikit lebih kasar dan membuat aktivitas fisik Anda jadi tidak nyaman.

Hal ini pada akhirnya juga bisa menyebabkan ruam, gatal dan iritasi kulit. Dalam beberapa kasus, reaksi alergi yang parah juga mungkin terjadi.

Bagaimana cara mencuci pakaian olahraga yang benar?

Sebenarnya, cara mencuci pakaian olahraga tergantung dengan jenis bahannya. Anda dapat mencari tahu bagaimana cara mencucinya dari label yang tertera di baju olahraga Anda.

Ada bahan dicuci tanpa menggunakan mesin cuci, cukup hanya dikucek pakai air dingin saja. Ada pula bahan yang dapat dicuci mesin cuci tapi dengan pengaturan tertentu. Itu sebabnya, selalu cek panduan mencuci pakaian olahraga Anda yang tertera di label baju.

Umumnya jika baju olahraga Anda berbahan katun, Anda dapat mencuci dengan merendamnya terlebih dahulu menggunakan air panas dan detergen. Hal ini dilakukan guna menghilangkan bakteri penyebab bau. Setelah itu, jemur pakaian sampai kering.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca