Pilihan Olahraga Rutin untuk Anda yang Duduk di Kursi Roda

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Memiliki keterbatasan fisik dan harus pakai kursi roda bukan menjadi akhir dari aktivitas Anda. Pakai kursi roda bukan halangan untuk beraktivitas, termasuk olahraga.

Anda tetap bisa melakukan olahraga seperti yang lainnya. Namun, memang ada batasan tertentu dalam olahraga yang Anda lakukan. Anda bisa melakukan olahraga ringan seperti latihan peregangan.

Latihan peregangan untuk orang yang pakai kursi roda

penyakit ALS adalah stephen hawking meninggal

Kursi roda adalah salah satu alat bantu bagi orang yang tidak mampu lagi berjalan dengan kakinya sendiri. Alasan pakai kursi roda setiap orang berbeda-beda. Bisa karena usia yang semakin menua, kecelakaan atau cedera, amputasi, atau karena penyakit tertentu. Beberapa penyakit yang memungkinkan pasiennya menggunakan kursi roda antara lain multiple sclerosis, amyotrophic lateral sclerosis, atau osteoarthritis.

Sebagian besar pengguna kursi roda lebih sering menggunakan tubuh bagian atas, terutama bagian bahu dan lengan. Ini akan menyebabkan tekanan atau ketegangan pada sendi dan otot. Maka, pengguna kursi roda sering mengalami nyeri bahu.

Oleh karena itu, Anda perlu memperkuat otot punggung dan meregangkan otot-otot dada dengan melakukan latihan peregangan.

Latihan peregangan bisa menjadi pilihan olahraga terbaik untuk pengguna kursi roda. Ini dilakukan untuk membangun kekuatan dan meningkatkan gerakan pasien. Ketika dilakukan dengan perawatan lainnya, latihan ini dapat mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kebugaran pengguna kursi roda.

Pilihan latihan peregangan untuk orang yang pakai kursi roda

peregangan kursi roda
Sumber: Livestrong

Latihan peregangan ini dilakukan untuk meningkatkan kekuatan, jangkauan gerak, dan ketahanan orang yang pakai kursi roda. Berikut beberapa pilihan latihan peregangan yang bisa dilakukan di rumah.

Shoulder openers

Gerakan ini memberikan peregangan yang baik untuk otot bahu dan dada. Ini membantu mempertahankan mobilitas (gerakan) bahu dan ekstremitas atas untuk mengurangi rasa sakit dan cedera.

Cara melakukannya:

  • Jika memungkinkan, lepaskan lengan kursi roda Anda
  • Duduklah dengan nyaman dan regangkan tangan Anda lebih lebar dari bahu sambil memegang sapu atau tongkat (seolah-olah mau pull-up)
  • Angkat sapu ke atas kepala dengan kedua tangan dan luruskan lengan Anda
  • Tarik lengan Anda ke belakang sampai Anda merasakan peregangan
  • Tahan gerakan ini selama 5 detik, kembali ke posisi awal, dan ulangi sebanyak 10 kali
  • Lakukan setiap hari

Lat pull downs

Latihan ini berguna untuk memperkuat otot-otot punggung, lengan atas, dan inti. Cara melakukannya:

  • Lepaskan lengan kursi roda Anda jika memungkinkan
  • Gantungkan resistance band pada tiang yang kuat atau pagar dengan tinggi melebihi posisi duduk Anda
  • Duduk di depan resistance band
  • Angkat tangan Anda dan luruskan, sedikit melebih lebar bahu
  • Tarik band dengan erat ke arah Anda dan tahan siku tetap lebar
  • Tarik band ke arah dada Anda, sehingga otot punggung Anda merasa ditarik, lalu kembali ke posisi awal
  • Ulangi gerakan ini sebanyak 15 kali dan istirahat 1 menit dalam 3 set
  • Lakukan gerakan ini satu kali sehari

Hand cycling

Latihan ini tak cuma berguna untuk lengan dan bahu, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan jantung dan kebugaran tubuh Anda secara menyeluruh. Latihan ini juga dapat meningkatkan detak jantung Anda dan mengeluarkan keringat.

Gerakan ini hampir sama dengan lat pull down, tapi gerakkan band seperti sedang mengayuh sepeda. Lakukan selama 5-30 menit. Istirahat dulu jika Anda merasa sakit atau kehabisan napas. Ulangi gerakan ini satu kali sehari.

Tips olahraga untuk orang yang pakai kursi roda

penyandang cacat

Lakukan olahraga yang Anda sukai.  Jika Anda tidak terbiasa olahraga atau sudah lama tidak olahraga, cobalah mulai perlahan-lahan. Anda bisa mencoba olaharaga selama 10 menit lalu tingkatkan hingga 20 menit.

Jika olahraga yang Anda lakukan menyebabkan rasa sakit, segera hentikan dan periksakan ke dokter. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mulai berolahraga atau ingin mengganti jenis olahraga lain. Terlebih lagi jika Anda memiliki masalah jantung, cedera otot, pusing, vertigo, atau tekanan darah tinggi.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca