4 Cara Menghilangkan Kebiasaan Ngantuk Setelah Makan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 20/03/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ngantuk setelah makan adalah “penyakit” hampir semua orang, terutama di siang hari. Hal ini mungkin mengganggu Anda saat harus bekerja. Berbagai cara dilakukan untuk melawan rasa kantuk ini, minum kopi misalnya. Namun, adakah cara lain yang bisa dilakukan selain itu? Apa sih yang menyebabkan kita ngantuk setelah makan?

Mengapa merasa ngantuk setelah makan?

Ngantuk setelah makan merupakan hal yang normal terjadi pada semua orang. Ini merupakan respon tubuh pada perubahan biokimia yang terjadi dalam tubuh setelah makan. Terdapat beberapa alasan yang menjadi penyebab mengapa Anda merasa ngantuk setelah makan.

Beberapa di antaranya adalah karena produksi hormon serotonin dan melatonin yang dapat menyebabkan kantuk. Produksi hormon serotonin bisa meningkat saat Anda mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan karbohidrat. Sedangkan, melatonin bisa didapatkan dari beberapa makanan seperti ceri, pisang, dan oat. Saat mencerna makanan, tubuh juga dapat meningkatkan produksi hormon serotonin dan melatonin.

Alasan lain mengapa Anda ngantuk setelah makan, yaitu karena Anda kurang tidur atau Anda tidak melakukan hal apapun setelah tidur. Beberapa alasan terkait kondisi kesehatan Anda juga bisa menjadi penyebab ngantuk setelah makan, seperti karena diabetes, anemia, penyakit celiac, dan intoleransi makanan.

Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah ngantuk setelah makan?

Sebenarnya, banyak hal yang bisa Anda lakukan selain minum kopi untuk membuang rasa kantuk Anda. Kopi memang mengandung kafein yang dapat menghalangi kerja hormon di otak yang menyebabkan ngantuk. Tapi, kopi bukan satu-satunya hal yang bisa membuat Anda tidak ngantuk.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menghindari rasa ngantuk setelah makan adalah:

1. Bergeraklah setelah Anda makan

Lakukan hal yang bisa Anda lakukan yang membuat Anda tetap aktif bergerak. Jika Anda hanya duduk-duduk saja setelah makan, kemungkinan Anda merasa ngantuk setelah makan akan lebih besar. Beraktivitas dapat meningkatkan aliran darah Anda, sehingga oksigen dan nutrisi dapat dialirkan dengan baik ke seluruh sel-sel tubuh dan Anda menjadi lebih berenergi. Berjalan setidaknya 15 menit setelah makan atau menaiki tangga dibandingkan lift mungkin dapat membantu.

2. Pilih makanan Anda dengan bijak

Pada saat makan siang, sebaiknya pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan cukup zat besi. Karbohidrat mengandung glukosa yang dapat memberikan energi bagi tubuh untuk melakukan fungsinya. Zat besi juga diperlukan untuk memproduksi sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh untuk meningkatkan tubuh.

Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan dengan kandungan lemak dan gula tinggi, seperti fast food. Makanan ini dapat menambah banyak kalori pada tubuh tapi kurang nutrisi. Gula yang tinggi juga dapat memberi lonjakan pada kadar gula darah Anda tapi bisa menghilang dengan cepat sehingga menyebabkan kantuk dan lelah.

Pada saat makan malam, sebaiknya pilih makanan yang mengandung karbohidrat sederhana dan protein. Kombinasi kedua zat gizi ini dapat membuat Anda ngantuk, sehingga Anda bisa tidur lebih cepat dan nyenyak. Pada pagi hari, sebaiknya pilih makanan yang lebih mudah dicerna dan dapat memberikan energi awal yang cukup untuk memulai aktivitas Anda.

3. Jangan makan terlalu banyak

Jaga porsi makan Anda jangan sampai berlebihan. Makan berlebihan dapat membuat Anda sangat kenyang sekaligus ngantuk. Mengapa menyebabkan ngantuk? Karena untuk mencerna semua makanan itu, tubuh juga membutuhkan lebih banyak energi. Hal ini tentu bisa membuat tubuh Anda merasa lelah dan ngantuk.

4. Minum air putih yang cukup

Pastikan Anda minum air putih yang cukup saat makan. Air putih dapat menghidrasi tubuh Anda, sehingga Anda terhindar dari kelelahan, sulit berkonsentrasi, dan ngantuk. Ingat, semua organ dalam tubuh Anda membutuhkan air untuk melakukan fungsinya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit