Mengatasi Gagal Jantung dengan Dopamine

Oleh

Gagal jantung bukan berarti jantung berhenti berdetak, melainkan serangkaian gejala-gejala yang terjadi saat otot jantung Anda tidak dapat memompa darah semaksimal yang ia mampu.

Apa yang membuat seseorang berisiko terkena gagal jantung?

Faktor risiko yang menyebabkan gagal jantung antara lain:

  • Tekanan darah tinggi, yang menyebabkan jantung Anda jadi harus memompa lebih kencang dari yang semestinya
  • Menyempitnya arteri koroner karena adanya plak, yang lalu menghambat pengedaran oksigen dalam tubuh, hingga akhirnya melemahkan otot jantung (penyakit arteri koroner)
  • Serangan jantung
  • Meningkatnya risiko Anda terpapar tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner karena mengidap diabetes
  • Rusaknya otot jantung karena terinfeksi virus
  • Melemahnya otot jantung karena terlalu banyak meminum alkohol
  • Kebiasaan merokok
  • Kelebihan berat badan (obesitas) dan
  • Detak jantung yang tidak normal.

Berdasarkan dari faktor-faktor risiko tersebut, gagal jantung mungkin tidak dapat disembuhkan, namun dapat diatasi dengan pemberian dopamine.

Apa itu dopamine?

Dopamine adalah salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi gagal jantung. Pemberian dopamine akan meningkatkan kemampuan memompa jantung, sehingga darah yang terpompa menuju ginjal pun meningkat. Perlu diperhatikan bahwa, dopamine tidak disarankan untuk diberikan kepada seseorang dengan riwayat:

  • Penyakit arteri koroner
  • Gangguan sirkulasi darah
  • Riwayat pembekuan darah
  • Diabetes
  • Kerusakan kulit akibat suhu yang ekstrim
  • Asma
  • Ibu hamil dan menyusui

Sebenarnya belum diketahui dengan pasti dampak dopamine terhadap ibu hamil dan menyusui, namun disarankan, pemberian dopamine kepada ibu hamil dan menyusui, harus di bawah dampingan petugas kesehatan.

Apa efek samping dari obat dopamine?

Dopamine diberikan dengan disuntikkan melalui pembuluh vena. Dosis yang diberikan bermacam-macam, tergantung dari usia dan gejala penyerta gagal jantung yang muncul. Sayangnya pemberian dopamine memberikan efek samping seperti :

  • Nyeri pada dada
  • Detak jantung yang tidak teratur
  • Kesulitan, rasa nyeri bahkan pendarahan saat buang air kecil
  • Lemas, pembengkakakan pada kaki atau tumit
  • Napas pendek
  • Perasaan terbakar, kedinginan hingga tangan Anda membiru serta
  • Perubahan warna kulit pada area tangan maupun kaki.

Maka dari itu, meskipun telah ditemukan dopamine sebagai alternatif solusi mengatasi gagal jantung, mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

BACA JUGA:

Yang juga perlu Anda baca