8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Pandemi COVID-19 membuat sebagian besar masyarakat harus melakukan aktivitas di rumah saja. Hal ini menjadi tantangan bagi orang yang gemar berolahraga di luar ruang, seperti lari di taman. Namun, saat ini sejumlah daerah sedang melakukan transisi menuju adaptasi kebiasaan baru yang sering dikenal sebagai new normal. Yuk, simak tips aman dan tepat untuk olahraga lari di luar ruang saat new normal ini.

Tips lari di luar ruang saat new normal

Hingga saat ini, penularan virus corona penyebab COVID-19 dapat berasal dari percikan atau droplet dari hidung atau mulut saat seseorang terinfeksi. Droplet dapat keluar saat berbicara, bersin, dan batuk.

Percikan pun dapat mendarat atau menempel di permukaan benda, sehingga seseorang bisa terinfeksi virus jika memegang permukaan benda tersebut. Beberapa cara pencegahan penyebaran virus ini adalah jaga jarak dua meter, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, serta memakai masker ketika harus keluar rumah.

Maka dari itu, ayo terapkan cara-cara di bawah ini untuk menjaga kesehatan diri dan sesama.

Tubuh sehat sebelum berlari

Pastikan tubuh dalam kondisi sehat sebelum keluar rumah. Hindari lari di luar ruang jika kondisi sedang tidak baik. Dengan begitu, Anda tidak membahayakan diri sendiri dan sekitar.

Bawa peralatan kebersihan

Saat ingin lari di luar ruang saat new normal, pastikan untuk membawa peralatan kebersihan. Beberapa peralatan yang dapat dibawa adalah pembersih tangan (hand sanitizer), handuk, tisu, dan masker cadangan. Alhasil, kegiatan lari dapat dilakukan dan tetap patuh mengikuti anjuran aktivitas di luar rumah di tengah pandemi.

Pemakaian masker

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), masker berperan penting dalam mencegah droplet agar tidak menyebar. Oleh karena itu, disiplin memakai masker saat keluar dan kembali ke rumah dapat membantu mempercepat penanganan pandemi ini.

Namun, bagaimana dengan pemakaian masker saat lari atau olahraga lainnya? Mengutip dari sumber yang sama, masker yang sudah basah sebaiknya tidak digunakan karena dapat membuat seseorang kesulitan bernapas. Masker cadangan yang kering dan nyaman dapat digunakan saat berlari dan juga pulang ke rumah.

CDC juga menyatakan kalau sejumlah orang mungkin juga tidak dapat menggunakan masker saat berlari. Apabila tidak dapat menggunakan masker, pastikan tetap menjaga jarak ketika lari di luar ruang saat new normal.

Jaga jarak dua meter dan hindari kerumunan

Jaga kesehatan di tengah pandemi dengan jaga jarak setidaknya dua meter dari orang lain. Hindari berbicara dengan orang lain untuk meminimalisasi penyebaran droplet. Kemudian, jika lokasi yang dituju ternyata ramai dan praktik jaga jarak tidak diterapkan dengan baik, sebaiknya urungkan niat untuk berlari di lokasi tersebut.

Lari sesuai kemampuan

waktu untuk lari

Jika tubuh tidak aktif karena anjuran di rumah saja, ada baiknya agar intensitas lari disesuaikan dengan tubuh terlebih dahulu. Misalnya, dimulai dengan berjalan santai, diikuti lari ringan di sesi lari di lain waktu, dan meningkatkan intensitas secara perlahan di kesempatan berikutnya.

Apabila memiliki kondisi kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung, atau masalah pernapasan, sebaiknya lakukan aktivitas fisik di rumah atau konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulai olahraga lari.

Pakai tabir surya

Menggunakan tabir surya alias sunscreen merupakan cara melindungi diri dari risiko kulit terbakar matahari (sunburn). Sunburn sendiri dapat memicu kanker kulit. Maka dari itu, rutin menggunakan tabir surya membantu kesehatan tetap terjaga, terutama jika Anda merupakan seseorang yang gemar lari di luar ruang.

Menjaga kebersihan

Penting untuk menjaga kebersihan sebelum, saat, dan setelah berlari di luar rumah. Misalnya, membersihkan sepatu lari dengan disinfektan karena ada kemungkinan Anda perlu memperbaiki ikatan tali sepatu saat berlari.

Kemudian, rajin cuci tangan atau memakai pembersih tangan ketika sedang berlari, terutama setelah menyentuh permukaan benda di luar rumah. Setelah kembali ke rumah, cuci tangan terlebih dahulu. Diikuti dengan mengganti pakaian, mandi, mencuci pakaian dan masker kain yang dipakai, serta membersihkan alas kaki dengan disinfektan.

Perlindungan ekstra untuk diri

Tips lari di luar ruang saat new normal berguna untuk meminimalisasi risiko terkena COVID-19. Akan tetapi, patut diingat bahwa penyebaran virus corona penyebab COVID-19 dapat ditularkan oleh orang tanpa gejala yang terinfeksi virus corona.

Memiliki perlindungan ekstra, seperti asuransi dengan manfaat perlindungan dari COVID-19 dapat menjadi keputusan yang bijak. Pandemi ini menyebabkan ketidakpastian hebat di berbagai macam belahan dunia. Hadapi ketidakpastian dengan proteksi diri berupa asuransi yang mampu melindungi dari risiko yang tidak diinginkan.

Manfaat khusus COVID-19 yang lengkap, seperti dana santunan harian akibat tidak bisa mencari nafkah karena isolasi, manfaat karantina bagi keluarga, atau manfaat ketika terjadi hal yang tidak diinginkan dapat berguna dalam melalui pandemi ini.

Selain memberikan perlindungan finansial dan kesehatan, asuransi kesehatan juga turut berdampak positif pada kualitas hidup. Kajian berjudul Does Health Insurance Make People Happier? Evidence from Massachusetts’ Healthcare Reform menyimpulkan kalau asuransi kesehatan berperan penting dalam kebahagiaan pemilik asuransi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ingus

Memahami dari Mana Asal Ingus dan Ciri-Ciri Ingus yang Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit
sarang nyamuk

4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit