Minum Obat Sembarangan Bisa Merusak Hati (Liver)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Obat sangat dibutuhkan saat Anda sakit, sakit ringan maupun sakit berat. Bahkan, ada beberapa dari Anda mungkin ketergantungan dengan obat tertentu untuk mengontrol sakit Anda derita. Namun, sebaiknya gunakan obat tersebut sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Obat yang tidak digunakan sesuai dengan petunjuk dapat merusak organ dalam tubuh Anda, termasuk organ hati. Hati merupakan salah satu organ yang terlibat dalam metabolisme obat dalam tubuh. Sehingga, efek obat pada hati bisa terjadi.

Apa saja fungsi organ hati?

Hati merupakan organ yang terletak di bagian kanan atas rongga perut, di bawah diafragma dan di atas lambung, ginjal sebelah kanan, dan usus. Organ ini berperan dalam mengontrol kadar kimia dalam darah dan mengeluarkan empedu (yang berperan penting dalam memecah dan menyerap lemak dalam tubuh). Hati juga terlibat dalam berbagai metabolisme zat gizi (lemak, karbohidrat, dan protein), obat, suplemen, dan lainnya yang Anda konsumsi. Serta, membantu dalam membuang zat sisa yang sudah tidak terpakai lagi oleh tubuh.

Darah yang mengandung nutrisi dari makanan dan zat kimia dari obat-obatan dibersihkan dalam hati. Hal ini dilakukan dengan cara mengubah zat kimia yang berpotensi berbahaya menjadi zat yang tidak berbahaya. Kemudian, zat ini dikeluarkan bersama dengan empedu agar dihilangkan dari tubuh bersama dengan tinja, atau dikeluarkan oleh ginjal agar dihilangkan dari tubuh bersama urin.

Bagaimana efek obat pada hati?

Hati memecah obat yang Anda minum menjadi bentuk yang lebih mudah diserap dan digunakan oleh tubuh. Zat kimia yang tidak terpakai oleh tubuh dari obat-obatan tersebut kemudian dikeluarkan oleh hati untuk dihilangkan dari tubuh. Sehingga, hati mempunyai peran penting dalam proses metabolisme obat dalam tubuh. Jika penggunaan obat merusak hati, ini dapat mengganggu fungsi normal hati sehingga juga mengganggu berbagai metabolisme dalam tubuh.

Obat dapat menyebabkan penyakit hati dalam beberapa cara. Beberapa obat dapat secara langsung merusak hati, dan beberapa obat lain dapat diubah oleh hati menjadi bahan kimia yang dapat menyebabkan luka pada hati secara langsung maupun tidak langsung.

Terdapat tiga cara bagaimana obat dapat merusak hati, yaitu tergantung dari dosis obat, kerentanan hati seseorang terhadap obat, dan alergi obat. Dalam kasus yang sangat jarang, seseorang bisa mengalami kecenderungan langka yang membuat hatinya rentan terhadap obat tertentu.

Efek obat pada hati biasanya tidak sampai menimbulkan bahaya jika diminum sesuai anjuran. Obat-obat yang diketahui membahayakan, terutama bagi penderita penyakit hati, biasanya mencantumkan peringatan mengenai penggunaannya bagi penderita gangguan hati. Biasakan untuk selalu baca aturan pakai sebelum minum obat.

Obat-obatan apa saja yang berisiko menyebabkan kerusakan hati?

Terdapat beberapa obat yang dapat merusak hati jika dipakai secara berlebihan. Salah satunya adalah acetaminophen. Obat ini tersedia tanpa resep dokter, sehingga Anda bisa menggunakannya kapan saja Anda inginkan. Namun, sebaiknya perhatikan cara penggunaan obat.

Acetaminophen yang dikonsumsi terlalu banyak dalam satu waktu atau dikonsumsi dalam dosis tinggi terus menerus selama beberapa hari (lebih dari 3-5 hari) dapat menyebabkan kerusakan hati. Bagi Anda yang sehat, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi acetaminophen lebih dari 1000 mg per kali minum atau tidak lebih dari 3000 mg per hari.

Selain obat-obatan, suplemen dan obat herbal juga dapat menyebabkan kerusakan hati. Terlebih, pengujian suplemen dan obat herbal biasanya tidak seketat pengujian obat sebelum dilepas ke pasaran. Sehingga, potensi bahayanya mungkin lebih besar bagi kesehatan Anda.

Sebaiknya jangan mengonsumsi suplemen maupun obat herbal yang belum terbukti aman melalui uji klinis. Bahkan bila terbukti aman, jangan mengonsumsi secara berlebihan. Ingat, baca selalu aturan pakai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Jenis Suplemen Penambah Energi yang Dapat Mendukung Stamina

Terkadang, Anda memerlukan tambahan energi untuk mendukung stamina tubuh. Apa saja jenis suplemen penambah energi yang dapat dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 4 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Makanan Sehat yang Dianjurkan untuk Pasien Hepatitis

Berbagai jenis makanan ini dapat membantu meringankan kerja organ hati untuk pasien yang memiliki kondisi hepatitis. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Gangguan Pencernaan, Health Centers 18 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

Obat herbal digunakan sebagai alternatif untuk mengobati suatu penyakit. Namun, ada beberapa daftar obat herbal yang bisa meningkatkan penyakit hati.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 11 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit

Setelah Didiagnosis Mengalami Gagal Hati, Apa Pengobatan yang Harus Dilakukan?

Adanya masalah bisa membuat fungsi organ hati terganggu, bahkan menyebabkan gagal hati. Sebelum memburuk, cari tahu seputar pengobatan gagal hati di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 11 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat pereda nyeri otot

Obat Nyeri Otot: Mulai dari Obat Resep Dokter Hingga Obat Herbal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
beli obat online

Sebenarnya, Bolehkah Beli Obat-obatan dari Aplikasi Online?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
cek obat

4 Hal yang Perlu Anda Cek Sebelum Membeli Obat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 4 September 2020 . Waktu baca 3 menit
vitamin pria untuk program hamil

3 Suplemen Penambah Hormon Testosteron untuk Para Pria

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 16 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit