4 Jenis Makanan yang Mengandung Bakteri Baik

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tidak semua bakteri berbahaya. Ada bakteri yang bisa membantu melengkapi nutrisi dan mencegah banyak penyakit pada sistem pencernaan. Bakteri baik yang terkandung dalam jumlah besar dalam makanan ini contohnya adalah salah satu jenis E. coli, E.coli Nissle 1917. Meskipun terdapat jenis E. coli lainnya yang sifatnya patogen alias membuat tubuh sakit, E.coli jenis Nissle 1917 tergolong bakteri baik.

Saat kita mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri ini, tidak ada bahaya yang ditimbulkan. Faktanya adalah beberapa bakteri dalam makanan sangatlah bermanfaat. Makanan dapat mengandung kultur hidup dari bakteri bermanfaat yang bisa menjadi baik untuk kesehatan.

Apa manfaat bakteri baik dalam makanan bagi kesehatan kita?

Mengonsumsi makanan atau mengunyah permen karet yang diperkaya secara khusus dapat membentuk pertumbuhan mikroorganisme yang baik dalam usus. Ada spesies tertentu yang membantu menangkis bakteri patogen H. pylori yang sangat meningkatkan risiko ulkus lambung.

Menurut sebuah penelitian, makanan probiotik dapat mengendalikan diare yang biasa terjadi selama dan setelah penggunaan antibiotik yang kuat. Antibiotik akan membunuh sebagian besar bakteri yang biasanya hidup di usus untuk mencegah infeksi yang berbahaya. Makanan ini juga membantu orang yang menderita gangguan seperti sembelit, kolitis ulseratif atau sindrom iritasi usus besar.

Terlepas dari klaim bahwa makanan probiotik dapat membantu mengobati alergi dan sistem kekebalan tubuh, penelitian oleh para ahli menunjukkan bahwa yogurt probiotik dapat mengendalikan tekanan darah, mengurangi risiko terjadinya kanker usus besar. Anda harus menjalani uji coba klinis utama yang diperlukan untuk mengujinya. Sulit untuk merancang percobaan untuk membedakan manfaat probiotik untuk aspek pola makan sehari-hari dan faktor gaya hidup. 

E. coli Nissle 1917 juga digunakan sebagai obat bakteri dalam pengobatan orang yang menderita infeksi Shigella dan Salmonella yang parah. Menurut sebuah pengalaman, ketika strain E. coli Nissle 1917 memakan kultur hidup, bakteri ini membunuh bakteri patogen penyebab penyakit tersebut.

Makanan sumber bakteri baik

Anda dapat memilih banyak makanan yang mengandung bakteri bermanfaat. Contohnya seperti:

1. Yogurt dengan kultur hidup

Spesies Lactobacillus dikenal sebagai zat pembunuh bakteri. Saat Anda menggunakan yogurt dengan kultur hidup, bakteri yang terkandung di dalamnya dapat secara aktif membentuk kultur fermentasi susu. Hampir semua produsen menggunakan spesies ini untuk memproduksi yogurt dengan kultur hidup. Namun, saat ini, beberapa spesies Bifidobacteria juga telah ditemukan dan digunakan.

2. Tempe, miso dari fermentasi kacang, atau kecap asin fermentasil

Orang Indonesia biasanya sudah mengonsumsi produk fermentasi berupa tempe dan kecap asin dalam makanan sehari-hari mereka. Sedangkan miso sering ditemukan dalam makanan Jepang. Produk fermentasi ini mengandung bakteri hidup.

3. Sauerkraut (acar kubis)

Ini adalah produk dari Jerman yang mengandung kubis parut yang telah difermentasikan oleh bakteri Lactobacillus dan sering digunakan dengan sosis tradisional Jerman.

4. Kombucha

Ini adalah jenis teh fermentasi dari Cina yang telah digunakan selama ribuan tahun. Teh ini dibuat dengan campuran kultur bakteri Acetobacter yang menghasilkan asam asetat. Orang Cina percaya bahwa kombucha adalah minuman yang sehat. Pada abad ke-19, kombucha juga menjadi umum di Rusia.

Di dalam tubuh Anda terdapat juga bakteri baik yang sangat membantu mencegah banyak penyakit yang disebabkan oleh bakteri lain yang berbahaya.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 5, 2017 | Terakhir Diedit: September 5, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca