Kapan Waktu yang Tepat Bilang “I Love You” ke Pacar?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Sudah pacaran lebih dari tiga bulan, tapi belum sekali pun pernah mendengar ‘i love you‘ terlontar dari mulut pasangan? Hmmm.. Mungkin justru Anda yang sebetulnya belum punya cukup nyali buat bilang cinta ke si pacar? Apa ini tandanya Anda berdua tidak cocok? Tunggu dulu.

Terang-terangan bilang ‘i love you‘ di depan orang yang kita sayangi memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk menyatakan cinta ke pacar? Cari tahu jawabannya di sini.

Waktu yang tepat bilang ‘i love you‘ ke pacar

manfaat gosip bareng pasangan

‘I love you’ adalah kalimat simpel namun sakral yang dapat mengungkapkan perasaan tulus Anda kepada pasangan. Anda mungkin kenal dengan pasangan yang sudah saling bertukar “i love you” padahal baru jalan dua minggu berpacaran. Ada juga pasangan yang butuh sampai 2-3 tahun untuk bisa mengungkapkan cinta.

Kedua skenario di atas sama-sama wajar. Sesungguhnya tidak ada waktu yang tepat atau satu momen spesial untuk mulai menyatakan cinta pada si pacar. Selain itu, pada dasarnya setiap orang butuh waktu yang berbeda-beda untuk siap menyatakan cinta.

Jika Anda memang benar-benar yakin cinta padanya, maka dengarkan naluri dan ikuti apa kata hati Anda. Katakanlah apa adanya, bahwa Anda tulus mencintainya. Momen yang tepat akan datang dengan sendirinya tanpa harus dipaksa atau dibuat-buat.

Sebaliknya, wajar jika Anda merasa hubungan tersebut masih seumur jagung dan masih belum sepenuhnya yakin atas perasaan diri sendiri. Tidak apa untuk menunggu sambil terus menjalani hubungan tersebut sampai akhirnya Anda benar-benar yakin. Dengan begitu, pernyataan cinta yang nantinya Anda sampaikan akan terdengar dan terasa tulus baginya.

Tak kenal, maka tak sayang

hubungan pacaran sehat

Bilang ‘i love you‘ ke pacar di waktu yang tepat bisa menjadi sebuah momen spesial yang bisa menguatkan keintiman Anda berdua. Meski begitu, bukan berarti Anda boleh main-main bilang ‘i love you’. Apalagi buat yang pertama kalinya.

Waktu menjadi salah satu faktor yang paling penting untuk membuat Anda merasa lebih yakin menyatakan cinta. Sebab untuk bisa yakin apakah kita benar-benar mencintai atau menyayangi seseorang, kita butuh waktu untuk saling mengakrabkan diri dan mengenal semua sisi kepribadian orang tersebut, bukan?

Selayaknya kata pepatah, “tak kenal maka tak sayang”. Namun sekali lagi, waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk merasa nyaman dan dekat dengan orang baru yang dikenalnya sangat relatif. Lagi-lagi, semua itu tergantung dari kepribadian dan kesiapan masing-masing pihak untuk membuka diri.

Jangan terlalu lama juga, lho!

bertengkar dengan pacar

Mengungkapkan cinta untuk pertama kalinya bisa menjadi titik balik yang dapat mempertaruhkan kelanjutan masa depan hubungan Anda berdua setelahnya. Itu sebabnya banyak orang yang sengaja menunda mengungkapkan cinta sampai benar-benar yakin atau menunggu momen yang tepat dengan mempersiapkan acara spesial.

Akan tetapi, kelamaan menunggu waktu yang tepat juga bisa jadi bumerang. Bukannya tidak mungkin si pacar akan mulai meragukan komitmen Anda menjalani hubungan tersebut. Parahnya, ia mungkin malah jadi menyalahkan diri sendiri dan meragukan kelayakan dirinya menjadi pasangan Anda. Pada akhirnya, segala keraguan dan kekhawatiran ini dapat berbuah menjadi cekcok yang dapat menghancurkan hubungan Anda berdua

Ingat, jika tidak dilontarkan, kalimat sesederhana “aku mencintaimu” bisa berpotensi menyakiti hati pasangan atau bahkan diri Anda sendiri. Jadi, pikirkan baik-baik sebelum Anda mengambil keputusan bilang cinta.

Jangan bilang cinta kalau…

menikah dilamar lamaran tunangan pasangan pilih-pilih pasangan

Jangan bilang cinta kalau Anda sebetulnya hanya terbebani keharusan bilang ‘i love you’ sampai merasa tidak enak hati padanya karena menunggu terlalu lama.

Jangan pula merasa harus bilang cinta karena merasa “berutang” gebetan sudah menyatakan cintanya duluan. Ia mungkin lebih dulu bilang ‘i love you’ karena secara pribadi memang benar-benar sudah mantap dan tulus mencintai Anda. Ingat, perasaan setiap orang bisa berkembang berbeda-beda.

Agar tidak  salah langkah, sebaiknya jangan bilang ‘i love you‘ ketika:

  • Baru pertama kali bertemu.
  • Sebelum, selama, atau setelah berhubungan seksual.
  • Sedang sangat marah atau emosi sehingga tidak bisa berpikir rasional.
  • Merasa insecure kehilangan pasangan.
  • Berharap cintanya dibalas.
  • Gengsi; menunggunya menyatakan cintanya terlebih dahulu.
  • Merasa harus membalas cinta orang lain.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, tidak apa untuk menunggu sambil memantapkan perasaan Anda padanya. Jika ungkapan “i love you” tidak benar-benar berasal dari dalam hati Anda, Anda sebenarnya TIDAK harus buru-buru mengatakannya. Sementara itu ada banyak cara lain untuk mengungkapkan cinta tanpa lewat kata-kata yang bisa Anda tunjukkan padanya setulus hati.

Baca Juga:

Yang juga perlu Anda baca