Jangan Sampai Jenuh, Ini 4 Trik Abadikan Keintiman Rumah Tangga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 11/11/2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tak cuma secara fisik, keintiman dalam hal emosi sangat dibutuhkan dalam sebuah pernikahan. Keintiman emosional adalah perasaan akrab, aman, dan merasa dicintai yang dirasakan oleh kedua belah pihak. Sayangnya, banyak orang belum memahami cara membangun keintiman secara emosional. Padahal jika aspek ini ditelantarkan, masalah-masalah seperti saling tidak percaya, kejenuhan, bingung mencari topik pembicaraan, dan sering adu mulut bisa memenuhi hari-hari Anda berdua.

Cara membangun keintiman dalam pernikahan

Keintiman itu tidak otomatis tercipta setelah sepasang kekasih menikah. Kedua belah pihak harus terus mengusahakannya hingga seumur hidup, meskipun sudah bertahun-tahun menikah. Untuk membangun keintiman di antara Anda dan pasangan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Jangan main HP saat bicara dengan pasangan

salah paham dengan pasangan

Bagi sebagian besar orang, handphone (HP) merupakan alat yang amat penting nilainya. Namun, ketika Anda sedang bersama pasangan, usahakan untuk tidak sambil main HP. Selain untuk menghargai keberadaan pasangan, cara ini juga dilakukan agar Anda dan pasangan benar-benar bisa menghabiskan waktu berkualitas bersama.

Pasalnya, HP dan tablet atau alat elektronik lainnya dapat mengganggu fokus Anda saat bersama pasangan. Oleh karena itu, selalu usahakan agar Anda dan pasangan benar-benar konsisten untuk tidak memegang HP saat sedang bersama.

2. Luangkan waktu untuk berduaan

membicarakan menstruasi

Meski sulit meluangkan waktu berdua karena kesibukan, Anda tetap wajib mengusahakannya. Selain karena kesibukan, biasanya faktor anak menjadi penyebab Anda dan pasangan jarang memiliki waktu berkualitas berdua.

Sesempit apa pun waktunya, usahakan untuk meluangkan minimal 30 menit setiap malamnya untuk berbicara berdua dari hati ke hati bersama pasangan. Tak hanya itu, luangkan waktu minimal sekali seminggu untuk keluar bersama pasangan entah itu makan di luar atau sekadar menonton bioskop.

3. Bernostalgia bersama

waktu bercinta terbaik

Nostalgia adalah salah satu cara membangun keintiman yang cukup ampuh, lho. Konselor pernikahan asal Amerika, Dr. Tony Feretti menyatakan bahwa mengingat kembali masa-masa indah baik saat pacaran atau awal menikah bisa memperkuat ikatan batin antara Anda dan juga pasangan. Ingat-ingat kembali bagaimana Anda dan pasangan bertemu hingga bisa saling suka dan akhirnya memutuskan untuk menikah.

Kemudian, coba tuliskan mimpi-mimpi yang selama ini belum tercapai. Misalnya, pergi berbulan madu ke suatu tempat atau melakukan suatu kegiatan bersama. Kemudian, coba rencanakan kira-kira kapan waktu yang tepat untuk merealisasikannya.

4. Belajar untuk saling memahami

masalah kejiwaan

Pernikahan adalah proses mengenal satu sama lain yang berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu, jangan pernah lelah untuk terus belajar saling memahami satu sama lain. Anda perlu memahami bahwa manusia memang akan terus berubah.

Jangan hanya karena telah menikah lalu Anda menganggap bahwa pasangan akan terus selamanya begitu. Ada kalanya pasangan akan mengalami berbagai perubahan sikap, pandangan, dan watak seiring berjalannya waktu.

Pastikan bahwa Anda menghindari untuk melakukan hal yang menyakiti hati pasangan. Sebaliknya, Anda perlu terus menunjukkan kasih sayang, rasa aman, dan rasa hormat pada pasangan. Dengan Anda selalu berusaha untuk memahami pasangan dan memperlakukannya dengan baik, maka secara perlahan keintiman dalam hubungan akan terus tumbuh dan berkembang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selain Orang Luar, Ternyata Anda Juga Bisa Merusak Hubungan Asmara Sendiri

Salah satu faktor berakhirnya sebuah hubungan ternyata bisa dari diri sendiri. Ini dia beberapa tanda yang menunjukkan Anda merusak hubungan sendiri

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 23/11/2019 . Waktu baca 5 menit

Tips Membagi Waktu Bersama Suami Setelah Punya Anak Agar Semakin Harmonis

Bagi Anda yang baru saja memiliki anak, mungkin membagi waktu dengan suami setelah melahirkan terdengar sulit, tetapi bukan hal yang mustahil, kok.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 08/10/2019 . Waktu baca 4 menit

Cara Bijak Hadapi Suami yang Pengangguran dan Malas Mencari Pekerjaan Baru

Saat suami jadi pengangguran hal ini tentu jadi pukulan tersendiri, apalagi jika ia tak kunjung mencari pekerjaan. Jangan emosi, ini cara bijak hadapinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 07/10/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Tanda Penting yang Menunjukkan Pasangan Anda Bisa Dipercaya

Menaruh kepercayaan pada pasangan jadi hal krusial dalam sebuah hubungan. Untuk tahu apakah pasangan bisa dipercaya atau tidak, kenali lewat tanda berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 30/09/2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertimbangan sebelum memutuskan bercerai

4 Hal yang Harus Menjadi Pertimbangan Sebelum Bercerai

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 20/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Biasakan Tidur Bersama Pasangan Anda agar Lebih Nyenyak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/04/2020 . Waktu baca 5 menit
membagi tugas rumah tangga

Tips Bagi-Bagi Tugas Rumah Tangga Dengan Pasangan Semasa Liburan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 26/12/2019 . Waktu baca 4 menit
berubah demi pasangan

Kenapa Banyak Orang Rela Berubah Demi Pasangannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 09/12/2019 . Waktu baca 3 menit