Tak cuma secara fisik, keintiman dalam hal emosi sangat dibutuhkan dalam sebuah pernikahan. Keintiman emosional adalah perasaan akrab, aman, dan merasa dicintai yang dirasakan oleh kedua belah pihak. Sayangnya, banyak orang belum memahami cara membangun keintiman secara emosional. Padahal jika aspek ini ditelantarkan, masalah-masalah seperti saling tidak percaya, kejenuhan, bingung mencari topik pembicaraan, dan sering adu mulut bisa memenuhi hari-hari Anda berdua.

Cara membangun keintiman dalam pernikahan

Keintiman itu tidak otomatis tercipta setelah sepasang kekasih menikah. Kedua belah pihak harus terus mengusahakannya hingga seumur hidup, meskipun sudah bertahun-tahun menikah. Untuk membangun keintiman di antara Anda dan pasangan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu:

1. Jangan main HP saat bicara dengan pasangan

salah paham dengan pasangan

Bagi sebagian besar orang, handphone (HP) merupakan alat yang amat penting nilainya. Namun, ketika Anda sedang bersama pasangan, usahakan untuk tidak sambil main HP. Selain untuk menghargai keberadaan pasangan, cara ini juga dilakukan agar Anda dan pasangan benar-benar bisa menghabiskan waktu berkualitas bersama.

Pasalnya, HP dan tablet atau alat elektronik lainnya dapat mengganggu fokus Anda saat bersama pasangan. Oleh karena itu, selalu usahakan agar Anda dan pasangan benar-benar konsisten untuk tidak memegang HP saat sedang bersama.

2. Luangkan waktu untuk berduaan

membicarakan menstruasi

Meski sulit meluangkan waktu berdua karena kesibukan, Anda tetap wajib mengusahakannya. Selain karena kesibukan, biasanya faktor anak menjadi penyebab Anda dan pasangan jarang memiliki waktu berkualitas berdua.

Sesempit apa pun waktunya, usahakan untuk meluangkan minimal 30 menit setiap malamnya untuk berbicara berdua dari hati ke hati bersama pasangan. Tak hanya itu, luangkan waktu minimal sekali seminggu untuk keluar bersama pasangan entah itu makan di luar atau sekadar menonton bioskop.

3. Bernostalgia bersama

waktu bercinta terbaik

Nostalgia adalah salah satu cara membangun keintiman yang cukup ampuh, lho. Konselor pernikahan asal Amerika, Dr. Tony Feretti menyatakan bahwa mengingat kembali masa-masa indah baik saat pacaran atau awal menikah bisa memperkuat ikatan batin antara Anda dan juga pasangan. Ingat-ingat kembali bagaimana Anda dan pasangan bertemu hingga bisa saling suka dan akhirnya memutuskan untuk menikah.

Kemudian, coba tuliskan mimpi-mimpi yang selama ini belum tercapai. Misalnya, pergi berbulan madu ke suatu tempat atau melakukan suatu kegiatan bersama. Kemudian, coba rencanakan kira-kira kapan waktu yang tepat untuk merealisasikannya.

4. Belajar untuk saling memahami

masalah kejiwaan

Pernikahan adalah proses mengenal satu sama lain yang berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu, jangan pernah lelah untuk terus belajar saling memahami satu sama lain. Anda perlu memahami bahwa manusia memang akan terus berubah.

Jangan hanya karena telah menikah lalu Anda menganggap bahwa pasangan akan terus selamanya begitu. Ada kalanya pasangan akan mengalami berbagai perubahan sikap, pandangan, dan watak seiring berjalannya waktu.

Pastikan bahwa Anda menghindari untuk melakukan hal yang menyakiti hati pasangan. Sebaliknya, Anda perlu terus menunjukkan kasih sayang, rasa aman, dan rasa hormat pada pasangan. Dengan Anda selalu berusaha untuk memahami pasangan dan memperlakukannya dengan baik, maka secara perlahan keintiman dalam hubungan akan terus tumbuh dan berkembang.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca