Yogurt Ternyata Bisa Jadi Obat Infeksi Jamur Vagina, Begini Cara Menggunakannya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Vagina gatal, terasa panas dan memerah, serta berbau tajam bisa menjadi ciri-ciri Anda terkena infeksi jamur vagina. Infeksi jamur vagina umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida albicans yang kelewat batas. Obat infeksi jamur vagina pada umumnya adalah pilihan antibiotik resep dokter seperti penisilin, erythromycin, atau amoxicillin. Namun jika Anda ingin mempercepat proses penyembuhannya, tidak ada salahnya menggunakan yogurt sebagai obat alami. Kira-kira diminum atau dioleskan langsung ke vagina, ya?

Yogurt bisa dijadikan obat infeksi jamur vagina alami

Dilansir dari Health Line, sebuah studi tahun 2012 menunjukkan bahwa ramuan madu yang dicampur yogurt lebih manjur daripada krim antijamur generik seperti clotrimazole untuk melawan pertumbuhan jamur penyebab infeksi jamur vagina pada wanita hamil. Campuran madu dan yogurt bisa menyembuhkan 87,7 % kasus infeksi sementara krim antijamur tersebut hanya sebesar 72,3 persen.

Yogurt adalah salah satu obat infeksi jamur vagina alami berkat kandungan probiotik Lactobacillusnya. Lactobacilllus adalah bakteri baik yang secara alami hidup di sistem pencernaan, saluran kemih, dan juga daerah sekitar vagina.

Bakteri baik ini menghasilkan asam laktat untuk mempertahankan lingkungan dalam vagina agar tetap asam. Lactobacillus juga memproduksi hidrogen peroksida untuk menghambat perkembangan jamur penyebab infeksi vagina.

Selain itu, probiotik juga dapat meningkatkan respon kekebalan tubuh. Sistem imun yang baik bisa membantu tubuh lebih efektif untuk melawan infeksi dan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Yogurt menjadi alternatif obat infeksi jamur vagina juga karena dinilai lebih terjangkau dan tidak bersifat resisten seperti obat antijamur.

Cara menggunakan yogurt sebagai obat infeksi jamur vagina

Tidak semua yogurt bisa dijadikan obat infeksi jamur. Pilihlah yogurt yang 100% alami (kalau bisa organik) tanpa tambahan perasa, pemanis, dan pewarna. Pilih juga jenis yogurt yang rendah lemak.

Ada dua cara menggunakan yogurt untuk mengobati infeksi jamur pada vagina. Yang pertama adalah sebagai krim oles.

Berikut langkah-langkah pengobatannya:

  • Siapkan yogurt, tampon atau aplikator dari krim antijamur yang Anda miliki, namun cuci terlebih dahulu hingga bersih dengan sabun dan air hangat.
  • Bekukan yogurt terlebih dahulu; bisa ditempatkan pada tampon atau dimasukkan pada sarung tangan karet. Setelah yogurt beku, Anda bisa memasukkan tampon ke dalam vagina.
  • Cara lain, Anda bisa mengambil yogurt dengan jari Anda dan memasukkannya ke dalam vagina.

Jika Anda kurang sreg dengan cara oles langsung ke vagina, cukup konsumsi satu gelas yogurt setiap hari untuk membantu meredakan gejalanya.

Tapi, Anda harus tetap ke dokter kalau…

Kemanjuran cara ini bisa berbeda-beda untuk setiap orang, begitu pula dengan seberapa cepat waktu penyembuhannya.

Namun sebaiknya Anda tetap berobat ke dokter dulu sebelum mencoba pakai yogurt, terutama apabila Anda baru pertama kali mengalami infeksi jamur vagina. Pasalnya, gejala infeksi ini bisa sangat mirip dengan beberapa penyakit kelamin lainnya, yang mungkin lebih serius. Dengan berobat ke dokter, Anda akan tahu pasti apa penyebab gejalanya. Yogurt tentu tidak akan efektif untuk menyembuhkan penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus.

Anda juga perlu ke dokter dulu apabila Anda mengalami penyakit ini ketika Anda sedang hamil. Dokter kandungan And perlu tahu apa yang Anda gunakan untuk mengobati infeksi tersebut supaya yakin bahwa pengobatan alami tersebut tidak akan mengganggu kehamilan.

Bila Anda sering mengalami infeksi kambuhan, sekitar empat atau lebih infeksi terus terjadi selama setahun, ini juga perlu pengobatan dari dokter bukan hanya pakai yogurt saja. Infeksi vagina kambuhan bisa menandakan gejala diabetes atau kondisi medis lainnya.

Selain pakai yogurt dan obat infeksi jamur vagina dari dokter, pastikan juga Anda menjaga kesehatan vagina dengan mengurangi konsumsi makanan manis, hindari memakai celana ketat, dan menjaga vagina tetap kering karena jamur tumbuh di tempat yang hangat dan lembap.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca