Mengetahui berbagai cara merawat vagina atau Miss V sangat penting bagi wanita. Pasalnya, vagina merupakan organ sensitif yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Jadi, bagaimana cara menjaga kesehatan organ intim wanita ini dengan tepat?
Mengetahui berbagai cara merawat vagina atau Miss V sangat penting bagi wanita. Pasalnya, vagina merupakan organ sensitif yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Jadi, bagaimana cara menjaga kesehatan organ intim wanita ini dengan tepat?

Untuk mendapatkan vagina yang sehat, Anda perlu memastikan area Miss V Anda tetap kering serta bebas dari iritasi dan infeksi.
Jika infeksi sudah terjadi pada vagina, akan banyak gejala yang muncul yang tentu membuat Anda tidak nyaman.
Untuk mencegah hal tersebut, lakukan beberapa tips menjaga kesehatan Miss V di bawah ini.
Pada dasarnya, vagina memang mampu membersihkan diri dan mengatur kelembapan alaminya sendiri. Namun, Anda tetap perlu membersihkan vagina setiap hari.
Nah, cara membersihkan Miss V yang paling tepat, yaitu dengan menggunakan air hangat. Namun tak perlu berlebihan, berikut ini adalah langkah yang tepat untuk membersihkan vagina.
Salah satu cara merawat Miss V yang bisa dilakukan agar hal ini tercipta, yaitu menggunakan celana dalam yang tepat, yaitu celana dalam dengan bahan katun asli.
Hindari mengenakan celana dalam berbahan nilon atau sintetis serta yang ketat yang lebih mungkin menyebabkan vagina lembap.
Selain itu, Anda dapat mencoba tidur tanpa celana dalam pada malam hari guna membantu Miss V bernapas dengan lega.
Menjaga kebersihan vagina saat menstruasi juga menjadi salah satu cara agar organ intim wanita tetap sehat.
Selain tetap rutin membersihkan Miss V, Anda perlu mengganti pembalut, tampon, atau menstrual cup setiap beberapa jam sekali, tergantung produk menstruasi yang Anda pakai.
Pasalnya, memakai produk menstruasi terlalu lama bisa menyebabkan ruam atau infeksi. Bahkan, terlalu lama memakai tampon juga rentan menimbulkan toxic shock syndrome.

Untuk menjaga kesehatan vagina, Anda juga perlu melakukan cara berhubungan intim yang aman. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.
Pada dasarnya, mencukur bulu kemaluan tak begitu perlu dilakukan. Dikutip dari laman Marie Stopes Ghana, mencukur bulu kemaluan tak membuat vagina Anda lebih bersih dan sehat.
Namun, jika Anda ingin melakukannya untuk alasan pribadi, ikuti tips mencukur bulu kemaluan yang tepat untuk menghindari risiko cedera dan menjaga kesehatan Miss V Anda.
Tipsnya yaitu menggunakan pisau cukur yang bersih serta krim atau gel untuk memudahkan proses cukur. Jangan lupa untuk membersihkan area kulit sebelum dan setelahnya.
Tidak hanya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, menerapkan gaya hidup sehat dapat menjadi cara merawat Miss V Anda.
Jadi, pastikan Anda rutin berolahraga. Anda dapat melakukan senam Kegel, menerapkan pola makan sehat, serta mengontrol berat badan guna mendukung kesehatan vagina.
Sebaiknya, batasi juga konsumsi alkohol dan berhentilah merokok, apalagi bila Anda memiliki kondisi medis kronis yang memengaruhi area genital.
Cara lain yang bisa dilakukan sebagai langkah perawatan Miss V adalah hindari melakukan vaginal steaming atau yang di Indonesia biasa dikenal dengan ratus.
Praktik ini memang dikenal agar vagina wangi segar dengan cara wanita duduk di atas wadah berisi air panas dan rempah-rempah. Nantinya, uap ini akan naik ke vagina Anda.
Namun, menurut pendapat beberapa ahli, sebaiknya cara ini tidak dilakukan karena berisiko menyebabkan iritasi atau bahkan rasa terbakar pada kulit di area tersebut.

Salah satu kesalahan membersihkan vagina yaitu sering melakukan douching vagina.
Douching adalah praktik membersihkan bagian dalam vagina dengan cairan khusus, biasanya menggunakan semprotan atau alat semprot.
Meskipun terdengar seperti cara merawat kebersihan, douching vagina justru bisa mengganggu keseimbangan bakteri baik (flora normal) dalam vagina.
Bahkan, salah satu penelitian dalam jurnal Health Science Reports, mengatakan bahwa douching vagina dapat meningkatkan risiko penyakit radang panggul hingga infertilitas.
Jangan menahan buang air kecil terlalu lama karena kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK), yang pada akhirnya juga bisa memengaruhi kesehatan vagina.
Ketika urine ditahan terlalu lama, bakteri di saluran kemih dapat berkembang biak dan menyebabkan infeksi.
Infeksi ini bisa menimbulkan gejala seperti nyeri saat buang air kecil, anyang-anyangan, dan rasa tidak nyaman di area vagina.
Selalu perhatikan cairan vagina karena lendir atau keputihan merupakan salah satu cara merawat vagina yang perlu wanita ketahui.
Cairan vagina yang normal biasanya berwarna bening atau putih, tidak berbau menyengat, dan tidak disertai rasa gatal atau nyeri.
Perubahan pada warna, tekstur, jumlah, atau bau vagina bisa menjadi tanda adanya infeksi, seperti infeksi jamur, bacterial vaginosis, atau penyakit menular seksual.
Meski sedang tidak hamil, penting juga untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) sebagai cara merawat Miss V Anda.
Setiap wanita disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke obgyn setiap tahunnya sejak usia 21 tahun hingga 29 tahun.
Sejak usia 30 tahun, Anda disarankan untuk ke obgyn setiap dua tahun sekali. Hal ini untuk melakukan pap smear guna mendeteksi adanya kanker serviks.
Jangan lupa juga untuk mendapatkan vaksin HPV guna mengurangi risiko terjadinya kanker serviks.
Itulah beberapa cara atau tips untuk merawat vagina. Jika Anda memiliki keluhan atau gejala yang mengkhawatirkan, periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Cleveland Clinic. (2025). 9 Tips To Keep Your Vagina and Vulva Healthy. Retrieved 2 July 2025, from https://health.clevelandclinic.org/how-to-keep-your-vagina-happy-healthy
Foods that make your vagina happy and healthy (yes, really). (N.d.). Retrieved 2 July 2025, from https://www.bedsider.org/features/591-foods-that-make-your-vagina-happy-and-healthy-yes-really
Bellion, F. (2023). How can I keep my vagina healthy? Retrieved 2 July 2025, from https://mariestopes.org.gh/help-advice/how-can-i-keep-my-vagina-healthy/
Addy, K. (2020). How Often Should You Visit the Gynecologist? Retrieved 2 July 2025, from https://cornerstonefamilyhealthcare.org/how-often-should-you-visit-the-gynecologist/
Healthy Habits: Menstrual Hygiene. (n.d.). Retrieved 2 July 2025, from https://www.cdc.gov/hygiene/about/menstrual-hygiene.html?CDC_AAref_Val=https%3A%2F%2Fwww.cdc.gov%2Fhygiene%2Fpersonal-hygiene%2Fmenstrual.html
How to keep your vagina healthy. (2025). Retrieved 2 July 2025, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/womens-health/in-depth/vagina/art-20046562
What is anal sex, and how do you do it? Are there any risks? (n.d.). Retrieved 2 July 2025, from https://sexetc.org/info-center/post/what-is-anal-sex-and-how-do-you-do-it-are-there-any-risks/
Wireko, S., Ofosu, M., Agyemang, F., Dankluvi, H. E., & Cobbina, A. E. (2024). Vaginal douching and health risks among young women. Health science reports, 7(2), e1882. https://doi.org/10.1002/hsr2.1882
professional, C. C. medical. (2025). Vaginal Discharge: Causes, Colors, What’s Normal & Treatment. Retrieved 2 July 2025, from https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/4719-vaginal-discharge
Is It Dangerous To Hold in Your Urine? (2025). Retrieved 2 July 2025, from https://www.keckmedicine.org/blog/is-it-dangerous-to-hold-in-your-pee/
Versi Terbaru
23/07/2025
Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala