Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Terkena infeksi jamur vagina memang sangat mengganggu, apalagi kalau rasanya sangat gatal dan membuat Anda ingin menggaruknya. Eits, tunggu dulu. Jangan keseringan menggaruk area sekitar vagina, karena ini justru dapat memicu iritasi yang lebih parah. Sebaiknya, pergilah ke dokter dan apotek dan temukan berbagai pilihan obat infeksi jamur vagina berikut ini.

Apa saja obat infeksi jamur vagina yang dapat digunakan?

Sebetulnya, ada beberapa obat infeksi jamur vagina yang dijual bebas di pasaran alias tanpa resep dokter. Bagi Anda yang sudah beberapa kali terkena infeksi jamur vagina, Anda boleh saja memilih obat bebas tersebut. Namun dengan catatan bahwa sebelumnya dokter pernah menyarankan obat tersebut untuk Anda.

Sementara bagi Anda yang baru pertama kali terkena infeksi ini, ada baiknya Anda konsultasikan dulu ke dokter. Tidak semua wanita cocok dengan jenis obat infeksi jamur vagina yang sama, begitu juga Anda.

Ada dua jenis obat infeksi jamur vagina yang mungkin diresepkan untuk Anda; di antaranya:

1. Krim antijamur vagina

Untuk infeksi jamur vagina yang parah, dokter biasanya akan meresepkan krim antijamur berupa terconazole (Terazol) atau butoconazole (Gynazole-1) selama 1 sampai 7 hari. Krim steroid mungkin juga akan diresepkan untuk membantu meredakan peradangan, iritasi, dan nyeri pada vagina.

Krim antijamur ini umumnya berbahan dasar minyak. Karena itu, Anda tidak dianjurkan untuk menggunakan kondom atau diafragma saat berhubungan seks setelah menggunakan krim antijamur. Pasalnya, kandungan minyak pada krim dapat merusak lateks kondom dan membuatnya sobek atau bocor.

Selain berbentuk krim, ada pula beberapa obat berbentuk tablet yang dapat membantu meredakan gejala infeksi jamur vagina. Akan tetapi, tablet ini bukan untuk diminum, melainkan dimasukkan ke dalam vagina dan dibiarkan larut dengan sendirinya.

Tablet tersebut meliputi:

  • Clotrimazole (Lotrimin dan Mycelex)
  • Miconazole (Monistat dan Micatin)
  • Tioconazole (Vagistat-1)

2. Obat minum

obat pelancar haid

Jika infeksinya tergolong parah, dokter mungkin akan meresepkan fluconazole (Diflucan) dosis tunggal. Jenis obat ini ampuh membunuh jamur pada vagina. Akan tetapi, obat ini juga berisiko menimbulkan efek samping berupa sakit perut atau sakit kepala ringan.

Bagi Anda yang sedang hamil, Anda tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat jenis ini. Pasalnya, fluconazole dapat menyebabkan keguguran atau cacat lahir pada bayi. Oleh karena itu, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan obat infeksi jamur vagina yang tepat untuk Anda.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

Mengenakan selimut dan pakaian tebal merupakan salah satu cara menghangatkan tubuh saat kedinginan. Apakah ada cara lainnya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Informasi Kesehatan 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Jenis Obat yang Ampuh Menghilangkan Gatal Pada Vagina

Vagina gatal merupakan masalah umum yang sering dikeluhkan wanita. Namun, pilihan obat untuk vagina gatal harus disesuaikan dengan akar penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Konten Bersponsor
obat untuk vagina gatal
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 20 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit