3 Mitos Seputar Nutrisi yang Perlu Dicari Tahu Kebenarannya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 07/02/2019
Bagikan sekarang

Siapa, sih, yang tidak pernah mendengar seputar makanan, pola makan, bahkan nutrisi? Topik tersebut memang sangat akrab di telinga dan jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sayangnya, hanya mendengar saja bukan berarti Anda paham sepenuhnya tentang nutrisi. Alhasil, masih banyak mitos seputar nutrisi yang berseliweran di luar sana. Cari tahu semua kebenarannya, yuk!

Beragam mitos tentang nutrisi yang masih disalahpahami

Daripada menerka-nerka lebih jauh mengenai berbagai mitos nutrisi yang ada, sebaiknya luruskan anggapan yang kurang tepat seperti…

Mitos 1: Lemak bikin gemuk, jadi hindari lemak kalau ingin menurunkan berat badan

makanan tinggi lemak

Faktanya, lemak memang kerap dikaitkan dengan penambahan berat badan sehingga membuat tubuh tampak lebih gemuk dan berisi. Namun, sebenarnya itu tergantung dari sumber makanan yang Anda makan. Atau dengan kata lain, lemak tidak selalu menyebabkan kegemukan jika Anda bisa memakannya dengan cara yang tepat.

Ambil contoh, diet keto menerapkan pola makan tinggi lemak, tinggi protein, tapi rendah karbohidrat. Bila dilakukan sesuai aturan, pola makan yang menganut jenis makanan kaya lemak ini justru dapat membantu menurunkan bahkan menjaga berat badan tetap stabil.

Sebaliknya, konsumsi tinggi lemak yang dikombinasikan dengan tinggi karbohidrat mungkin berisiko meningkatkan berat badan.

Mitos 2: Gula itu tidak sehat bagi tubuh

gula rafinasi

Ketika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, gula memang tidak baik bagi tubuh karena berbagai alasan. Sebagian orang mungkin akan menjawab karena gula tidak mengandung nutrisi, sementara sebagian lainnya berpendapat bahwa gula dapat mengganggu kelancaran proses metabolisme.

Alasan tersebut tidak sepenuhnya salah memang. Hanya saja, bukan berarti Anda tidak butuh gula sama sekali. Pasalnya, tentu ada bahaya terselubung di balik tidak makan gula yang biasanya diperoleh dari konsumsi makanan harian.

Tubuh masih tetap membutuhkan gula dalam jumlah yang cukup guna menyumbang energi dan kalori.

Mitos 3: Pola makan tinggi protein bisa merusak fungsi ginjal

sumber protein rendah lemak

Beberapa pendapat mengatakan bahwa terlalu banyak makan makanan tinggi protein dapat mengganggu kerja ginjal, sehingga berisiko menimbulkan gagal ginjal. Meski tidak dapat dipungkiri, pengidap penyakit ginjal memang diharuskan untuk mengurangi protein.

Namun, hal tersebut tidak serta merta berlaku sama bagi orang dengan fungsi ginjal yang masih normal. Bahkan, penelitian dari PLoS One, menemukan bahwa makanan yang kaya protein justru dapat menurunkan tekanan darah yang merupakan salah satu faktor risiko gagal ginjal.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

4 Pilihan Menu Buka Puasa Bagi Anda yang Punya Sakit Maag

Orang yang memiliki penyakit maag perlu memperhatikan asupan makanannya saat berbuka puasa. Lantas, apa saja menu buka puasa untuk penderita maag?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Pekerja Shift Malam

Pekerja shift malam butuh mengonsumsi makanan bernutrisi untuk membantu meningkatkan energi dan kosentrasinya. Apa saja makanan yang wajib dimakan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 30/01/2020

Berbagai Anggapan Keliru atau Mitos Seputar Sunscreen

Banyak mitos seputar sunscreen yang beredar di kalangan masyarakat dan membuat mereka tidak mendapatkan perlindungan maksimal. Apa saja mitos tersebut?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Direkomendasikan untuk Anda

gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
minum alkohol membunuh coronavirus

Mitos atau Fakta: Minum Alkohol Dapat Membunuh Coronavirus?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020