4 Penyebab yang Membuat Kita Ngantuk Setelah Makan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda termasuk orang yang sering ngantuk sehabis makan? Pernahkah Anda berpikir mengapa hal ini terjadi? Apakah ini tanda Anda sedang menderita penyakit? Mungkin bisa jadi.

Perasaan ngantuk setelah makan merupakan salah satu respon tubuh Anda terhadap perubahan kimia yang disebabkan oleh pencernaan. Hal ini berarti ini normal terjadi pada setiap orang. Namun, jika perasaan mengantuk selalu muncul setiap kali selesai makan dan sangat mengganggu aktivitas Anda, mungkin hal ini perlu menjadi perhatian. Perasaan mengantuk setelah makan siang juga dapat mengganggu ketika Anda harus mengerjakan pekerjaan lagi setelah makan siang.

Penyebab ngantuk setelah makan

Perut kenyang dan kemudian muncul rasa kantuk. Hal ini sering terjadi pada banyak orang. Perasaan mengantuk setelah makan dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti jenis makanan yang Anda makan, kebiasaan tidur tidak teratur, kondisi kesehatan, dan lain sebagainya.

1. Pola pencernaan dan hormon pada otak

Tubuh membutuhkan energi untuk melakukan fungsinya, dan energi ini diperoleh melalui makanan. Tubuh kemudian memecah zat gizi dari makanan dalam sistem pencernaan untuk dijadikan glukosa yang kemudian diubah menjadi energi. Setelah makan, tubuh melepaskan hormon, seperti hormon amilin, glukagon, dan kolesistokinin. Hormon-hormon ini berfungsi untuk meningkatkan kadar gula darah, membuat perasaan kenyang, dan untuk memproduksi insulin yang akan dialirkan ke dalam sel untuk menyediakan energi pada sel.

Pada saat yang sama, otak juga melepaskan hormon serotonin yang menyebabkan rasa kantuk. Selain itu, makanan juga mempengaruhi produksi melatonin di otak. Kedua hormon inilah yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan. Melatonin dibuat di otak dengan mengubah asam amino triptofan menjadi serotonin, dan kemudian menjadi melatonin.

2. Jenis makanan yang Anda makan

Tubuh mencerna semua makanan dengan cara yang sama tetapi makanan mempengaruhi tubuh secara berbeda. Beberapa makanan dapat membuat Anda mengantuk dibandingkan dengan makanan lain. Makanan yang mengandung protein tinggi, seperti daging, ayam, telur, ikan, bayam, tahu, keju dan kedelai mengandung asam amino triptofan. Asam amino inilah yang digunakan oleh tubuh untuk memproduksi serotonin yang bertanggung jawab terhadap rasa kantuk.

Selain itu, makan makanan yang mengandung karbohidrat juga membantu otak memproduksi serotonin dan membuat asam amino triptofan tersedia di otak. Ini merupakan alasan mengapa setelah makan makanan kaya karbohidrat, Anda merasa ngantuk. Kombinasi makanan yang mengandung asam amino triptofan (protein) dan karbohidrat membuat Anda mengantuk. Oleh karena itu, makanan yang baik sebelum tidur adalah yang mengandung karbohidrat dan protein, seperti sereal dan susu.

Terlalu banyak makan juga dapat menyebabkan rasa kantuk. Setelah makan, tubuh lebih banyak mengalirkan darah ke sistem pencernaan untuk mencerna makanan dengan jumlah banyak. Hal ini menyebabkan kekurangan sementara darah dan zat gizi di otak.

Untuk mencegah kantuk setelah makan, sebaiknya makan makanan yang seimbang, mencakup sayuran, biji-bijian, dan lemak baik yang bertujuan untuk memproduksi energi yang berkelanjutan. Minum banyak air, membatasi asupan gula, dan makan dengan porsi lebih kecil tetapi lebih sering,  juga dapat membantu mempertahankan energi sehingga Anda tidak langsung merasa kantuk setelah makan.

3. Kebiasaan tidur

Kebiasaan tidur malam hari yang buruk juga dapat menyebabkan Anda mengantuk setelah makan. Setelah makan, tubuh merasa kenyang dan rileks, membuat tubuh merasa sedang beristirahat dan perasaan ngantuk pun melanda, terutama jika Anda tidak mendapatkan tidur yang cukup pada malam sebelumnya.

Untuk mencegah hal ini terjadi, sebaiknya Anda memperbaiki pola tidur Anda dan menghindari stres. Ditambah dengan melakukan olahraga teratur yang dapat membantu Anda mendapatkan tidur malam yang lebih baik. Sebaiknya jangan tidur siang jika Anda memiliki kesulitan tidur di malam hari.

4. Kondisi kesehatan

Jika Anda sering merasa mengantuk dan ingin tidur setiap kali sehabis makan, bisa jadi hal ini merupakan tanda-tanda dari penyakit tertentu, seperti penyakit celiac, anemia, intoleransi makanan, alergi, sleep apnea, dan tiroid yang kurang aktif. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda menderita kondisi ini atau jika Anda sering merasa ngantuk terutama setelah makan.

Kantuk setelah makan juga dapat menjadi tanda Anda sedang kekurangan zat gizi tertentu. Kekurangan gizi menyebabkan makanan tidak tercerna dengan baik karena tubuh Anda gagal untuk mencernanya. Akibatnya, Anda tidak akan memiliki energi yang cukup untuk mendukung aktivitas Anda sepanjang hari dan merasa mengantuk sepanjang waktu.

BACA JUGA

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    4 Cara Menghilangkan Rasa Mengantuk Setelah Makan

    Banyak orang merasa ngantuk usai makan. Mengapa hal tersebut terjadi? Bagaimana menghindari rasa mengantuk setelah makan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hidup Sehat, Tips Sehat 27 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Sering Susah Tidur? Ini Cara Cepat Tidur Dalam Satu Menit

    Sudah lelah dan besok harus bangun pagi, tapi tetap tidak bisa tidur. Tenang, coba dulu cara cepat tidur dengan teknik ini.

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 26 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

    Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

    Apakah selama ini Anda asal menyendokkan makanan ke piring? Jangan salah. Begini cara tepat untuk menghitung porsi makan ideal untuk orang dewasa.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    Bolehkah Ibu Menjalani Diet Saat Hamil?

    Sebagai perempuan, Anda memiliki rasa kekhawatiran akan penampilan Anda meski saat hamil. Namun, bolehkah ibu menjalani diet saat hamil?

    Ditulis oleh: Theresia Evelyn
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    10 Makanan Lezat yang Mengandung Protein Tinggi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    beras merah lebih sehat

    Ini Alasannya Kenapa Nasi Merah Jauh Lebih Sehat dari Nasi Putih

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    minum kopi masih ngantuk

    Sudah Minum Kopi Tapi Masih Ngantuk, Apa Penyebabnya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit
    diet tinggi serat

    Panduan Diet Tinggi Serat, Cara Sehat untuk Turunkan Berat Badan

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit