Diet HCG pertama kali dirancang dan diterapkan mulai tahun 1950-an. Diet ini populer karena mengklaim bisa menurunkan berat badan dalam jumlah besar hanya dalam waktu singkat. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa diet HCG dianggap ilegal oleh FDA, Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat? Memang, apa risikonya melakukan diet hCG?

Apa itu diet HCG?

Diet HCG adalah diet ekstrim yang mengklaim mampu menurunkan berat badan secara cepat, bahkan hingga 1 kilogram per hari. Diet ini juga dilaporkan tidak membuat lapar, meski Anda makan makanan yang amat rendah kalori (hanya sekitar 500 kalori per hari).

Diet HCG dipercaya dapat mengatur ulang kerja metabolisme tubuh sehingga Anda bisa membakar lemak dengan lebih cepat tanpa merasa lapar atau haus. Selain itu, diet ini juga mengklaim tidak akan menghilangkan massa otot layaknya metode diet populer lainnya.

Efek tidak gampang lapar ini didapat dari penggunaan hormon HCG sintetis. HCG adalah singkatan dari Hormon Chorionic Gonadotropin, yaitu hormon khusus yang diproduksi sendiri oleh tubuh perempuan pada awal kehamilan. Dalam bentuk paling murninya, HCG berperan untuk mengatur produksi hormon lainnya seperti progesteron dan estrogen di dalam tubuh ibu hamil untuk mendukung proses tumbuh kembang janin.

Sekarang ini produk hormon hCG sudah banyak dijual dalam berbagai macam bentuk, ada yang berbentuk semprotan, diteteskaan di mulut, tablet, hingga suntikan.

Bagaimana cara melakukan diet HCG?

Ada 3 tahapan yang perlu Anda lakukan selama program diet hCG, yaitu:

Loading phase: mulai menggunakan HCG via perut sembari mengonsumsi makanan tinggi lemak dan tinggi kalori selama 2 hari pertama.

Weight loss phase: lanjutkan menggunakan HCG dan konsumsi hanya 500 kalori per hari selama 3 sampai 6 minggu

Maintenance phase: berhenti pakai HCG, perlahan-lahan tingkatkan lagi asupan makanan Anda tapi hindari gula dan karbohidrat selama 3 minggu.

Saat tahap weight loss phase, dianjurkan untuk mengonsumsi hanya dua kali makan utama per hari yakni siang dan malam.

Di setiap makanan tersebut harus mengandung 1 porsi makanan tinggi protein, sayur, beberapa potong roti atau penggantinya, dan buah. Konsumsi juga air putih yang sangat banyak.

Apakah diet HCG efektif untuk menurunkan berat badan?

Sampai sejauh ini, efektivitas diet HCG untuk menurunkan berat badan belum terbukti. Dilansir dari laman Everyday Health, Liz Weinandy RD, ahli gizi di Ohio State University Wexner Medical Center, menyatakan bahwa meski memang benar berat badan turun dengan cepat, efek ini bukanlah berkat suntikan HCG.

Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan bahwa ketika dua kelompok disuntikkan dengan hormon HCG dan placebo (obat kosong) sambil diminta menjalani diet rendah kalori, penurunan berat badan keduanya ternyata tidak jauh berbeda.

Penurunan berat badan ekstrim tersebut disebabkan oleh asupan kalori yang sangat rendah, hanya 500 kalori setiap hari. Diet rendah kalori memaksa tubuh Anda berada di “mode kelaparan” karena konsumsi makanan yang sedikit. Mode kelaparan bisa terjadi ketika tubuh tidak menerima cukup kalori dalam jangka panjang.

Tubuh yang membaca sinyal lapar tapi tidak kunjung mendapat makanan akan mulai menghemat energi dengan cara mengurangi jumlah kalori yang dibakar. Ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk melindungi Anda dari kelaparan.

Mekanisme perlindungan diri ini menyebabkan tubuh membakar energi dari otot, sehingga massa otot dan berat badan air Andalah yang berkurang. Akibatnya, metabolisme Anda pun ikut melambat. Sama seperti pola diet rendah kalori pada umumnya, berat badan akan kembali naik begitu Anda kembali mulai makan seperti biasa.

Apa risikonya menjalani diet HCG?

Diet ini tidak disarankan bukan karena banyak klaimnya yang belum terbukti secara ilmiah. Penurunan berat badan yang ekstrim ini justru berbahaya efeknya dalam jangka panjang.

Penggunaan hormon HCG sintetis untuk menurunkan berat badan tidak disetujui oleh FDA di Amerika Serikat. Versi sintetis dari hormon HCG hanya diperuntukkan khusus sebagai terapi hormon dalam masalah kesuburan dan kondisi medis tertentu lainnya. HCG sebagai terapi hormon harus diberikan lewat resep dan penggunaannya diawasi ketat oleh tim dokter yang terkait.

Terlebih, produk HCG yang dijual umum di pasaran tidak memiliki aturan dosis pasti yang diatur oleh badan pengawas obat dan makanan. Maka, efektivitas dan keamanannya masih diragukan.

Selain itu, metode diet rendah kalori ekstrim seperti ini bisa berdampak negatif bagi tubuh, meliputi:

  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Depresi
  • Gelisah
  • Edema (penumpukan cairan)
  • Kurang gizi
  • Ketidakseimbangan cairan

Demi mendapatkan dan mempertahankan berat badan yang ideal, lebih baik dicapai dengan berolahraga dan makan makanan sehat.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca