Sabun Muka Pria Dipakai Wanita, Bolehkah?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Dengan alasan hemat budget atau malas memilih pembersih wajah wanita yang terlalu banyak variannya, beberapa wanita lebih suka menggunakan sabun muka pria. Pasalnya, produk perawatan wajah pria dijual lebih murah karena pria enggan membayar mahal untuk skincare seperti yang kebanyakan wanita lakukan. Lantas, apakah sabun muka pria boleh dipakai wanita? Apa ada risikonya untuk kulit wanita?

Apa yang membedakan kulit pria dengan wanita?

Sebelum mengetahui apakah sabun muka pria boleh dipakai wanita, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa yang membedakan kondisi kulit pria dan wanita.

Pada dasarnya, pria dan wanita memiliki jenis kulit yang berbeda satu sama lain. Pria memiliki kulit yang cenderung lebih tebal, kasar, berminyak, dan memproduksi kolagen lebih banyak dibanding wanita. Berikut penjelasannya.

1. Ketebalan dan tekstur kulit

Menurut Dermalogica, kulit pria lebih tebal 25% dibanding kulit wanita. Hal ini disebabkan karena produksi hormon androgen atau testosteron pada pria. Wanita juga sebenarnya memproduksi sedikit hormon testosteron di dalam tubuhnya, meskipun tidak sebanyak yang dihasilkan oleh tubuh pria.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya penebalan pada stratum korneum (lapisan terluar kulit) di tubuh pria. Penebalan ini juga berpengaruh pada tekstur kulit, sehingga kulit pria cenderung lebih kasar dan keras dibanding dengan kulit wanita.

2. Produksi sebum pada kulit

Selain itu, produksi sebum pada kulit pria pun lebih tinggi jika dibandingkan dengan kulit wanita. Sebum adalah minyak alami yang dihasilkan oleh kelenjar minyak di tubuh kita.

Kadar hormon androgen yang lebih tinggi pada pria menyebabkan produksi sebum jauh lebih banyak. Ditambah lagi, jumlah folikel rambut dan kelenjar sebum yang terdapat di tubuh pria lebih banyak dibanding pada tubuh wanita.

3. Kadar kolagen

Perbedaan lain yang cukup mencolok adalah kadar kolagen pada kulit pria dan wanita. Selain karena hormon androgen, kulit pria yang lebih tebal juga disebabkan oleh produksi kolagen yang lebih banyak dibanding pada kulit wanita. Hal ini mengakibatkan kulit wanita lebih cepat keriput daripada kulit pria.

Jadi, bolehkah sabun muka pria dipakai wanita?

Menurut Dr. Arielle Kauvar, profesor dermatologi di New York University School of Medicine, kondisi-kondisi biologis yang telah disebutkan di atas membuat kandungan yang terdapat di sabun muka pria sedikit berbeda dengan sabun muka wanita.

Karena kulit wanita cenderung lebih tipis dan sensitif, produk sabun yang diformulasikan pun menggunakan bahan yang lebih ringan. Fokus utamanya pun bermacam-macam dan lebih spesifik. Umumnya, fokus skincare wanita berkisar pada perlindungan dari sinar matahari, serta pemicu produksi kolagen kulit.

Sementara itu, sabun muka pria dibuat dengan bahan yang lebih keras. Fokus utama dari produk pembersih wajah pria adalah membersihkan sel-sel kulit mati (exfoliating), mengingat kondisi kulit pria yang lebih tebal, bertekstur kasar, dan mudah berminyak.

Berdasarkan perbedaan-perbedaan ini, Dr. Kauvar menyarankan agar sabun muka pria sebaiknya tidak dipakai wanita, terutama untuk wanita yang memiliki kondisi kulit tertentu, seperti penuaan dini dan kulit sensitif.

Wanita sebaiknya memilih sabun dan produk perawatan muka yang berbahan ringan dan memang diformulasikan untuk masalah-masalah kulit yang lebih spesifik.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca