7 Tips Mengatasi Rasa Tidak Suka Berolahraga

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/11/2019
Bagikan sekarang

Rasa tidak suka berolahraga sering kali menjadi penyebab utama Anda malas melakukan olahraga. Namun, artikel ini akan membuat Anda melakukannya. Tetap saja, tips ini hanya bisa berhasil pada orang yang tidak suka berolahraga tapi tetap berharap dan berniat ingin melakukannya. Dan jika Anda benar-benar benci dan tidak mau melakukannya, maka hal ini akan sulit dilakukan. Berikut adalah beberapa hal yang dapat menyangkal berbagai alasan Anda dalam membenci olahraga, dan membuat olahraga menjadi menyenangkan.

Tips mengatasi rasa tidak suka berolahraga

Berikut adalah berbagai alasan yang selalu dilontarkan oleh orang yang tidak suka berolahraga:

1. “Olahraga tidak akan berpengaruh kalau saya hanya bisa melakukannya sebentar saja.”

Sebagian besar orang berpikir bahwa kita harus melakukan olahraga dengan waktu tertentu agar mendapatkan latihan yang cukup. Namun, pada kenyataannya, ini hanyalah waktu minimum harian yang direkomendasikan. 

Memang 30 menit kesannya tidak lama, dan semua orang dapat melakukan 30 menit olahraga setiap hari selama satu minggu. Tapi berapa banyak orang yang melakukan itu selama lima tahun ke depan? Ini sangat sedikit. Oleh karena itu, mulailah secara bertahap, seperti dalam waktu 5 menit, atau jalani program 7 minute workout yang, sesuai namanya, hanya butuh waktu 7 menit. Dengan melakukan itu, otak Anda dapat menyesuaikan diri dan tidak kaget dalam memproses aktivitas. Ketidaksiapan inilah yang sering menyebab seseorang mundur sebelum berusaha.

Berolahraga sedikit demi sedikit dapat membuat Anda fokus pada awal penyesuaian kebiasaan baru. Setelah Anda dapat menyesuaikan diri selama beberapa hari, maka Anda harus siap untuk menambah beban latihan yang Anda lakukan, seperti menambah jumlah latihan atau menambah durasi latihan.

2. “Saya tidak ingin memaksa diri untuk berolahraga.”

Jika Anda memaksakan diri, maka ada 90% kemungkinan bahwa Anda tidak akan melakukannya. Meskipun banyak orang harus dipaksa terlebih dahulu untuk bisa memulai olahraga, namun ada juga orang yang tidak bisa diperlakukan seperti itu. Jika Anda adalah salah satu di antara orang yang tidak menyukai paksaan, maka berhentilah melakukannya. Dan jangan memperlakukan diri Anda seperti orang lain. Semakin Anda memaksakan diri, Anda akan semakin benci melakukan olahraga. Oleh karena itu, sebaiknya Anda ubah metode pendekatan Anda dengan memulai latihan yang menyenangkan terlebih dahulu.

3. “Saya tidak punya motivasi.”

Motivasi merupakan hal penting untuk membuat Anda memulai olahraga. Dan sebenarnya motivasi selalu ada di dalam diri Anda. Jika Anda berharap untuk melakukan olahraga, maka motivasi Anda akan muncul. Jika Anda tidak melakukannya, maka itu bukan karena Anda tidak termotivasi, tapi karena ada sesuatu yang menghentikan Anda.

Sebagai contoh, orang yang melakukan olahraga setiap hari, tidak bergantung pada motivasi untuk melakukan olahraga. Mereka mendapatkannya secara natural, tanpa harus berdebat terlebih dahulu dengan diri sendiri untuk berolahraga. Mungkin hambatan yang ada di dalam benak Anda adalah bahwa Anda harus bersusah payah terlebih dahulu dan Anda tidak suka membayangkannya. Apapun alasannya, Anda harus menghapus itu semua di dalam pikiran Anda.

4. “Saya tidak ingin berolahraga. Saya hanya ingin menurunkan berat badan.”

Banyak orang hanya terfokus pada berat badan, dan bukan yang lainnya. Padahal tubuh kita harus memiliki berbagai komposisi tubuh yang seimbang untuk tetap sehat. Berikut manfaat olahraga untuk tubuh:

5. “Saya merasa olahraga itu membosankan.”

Jika Anda merasa bahwa latihan selama 30 menit itu membosankan, maka cobalah untuk melakukannya selama 5 atau 10 menit. Jika Anda merasa bahwa ini tidak berpengaruh sama sekali, maka kembalilah ke tips #1, yaitu meskipun latihan yang baik memang dilakukan di atas waktu 30 menit, namun itu tidak berarti bahwa Anda sebagai pemula harus langsung melakukannya. Lakukanlah secara bertahap agar tidak mengalami stres.

6. “Saya punya pengalaman buruk dengan olahraga.”

Jika Anda pernah mengalami pengalaman buruk yang berkaitan dengan olahraga, maka hindarilah tempat atau lingkungan yang membuat Anda merasa trauma. Anda harus percaya bahwa masa lalu tidak menentukan masa depan Anda. Contohnya, pada kasus seorang wanita yang merasa tidak nyaman dengan tatapan orang-orang di gym saat ia sedang berolahraga, wanita tersebut tidak menyerah begitu saja dan mencari jalan keluar lain. Pada akhirnya ia mulai untuk berolahraga di area rumahnya lainnya, atau mencari jam saat gym sedang sepi, sehingga masalah terselesaikan. Ingatlah bahwa “tiada ada rotan, akar pun jadi”.

7. “Saya tidak memiliki cukup waktu.”

Sebenarnya ini bisa dibilang menjadi alasan yang paling sering dilontarkan. Tapi, tahukah Anda bahwa itu semua sebenarnya hanya sebuah kebohongan belaka? Jika orang yang lebih sibuk dari Anda saja bisa berolahraga, mengapa Anda tidak bisa? Sebenarnya, arti sibuk di sini bisa dikatakan sibuk dalam melakukan hal lain yang menurut Anda lebih penting dari olahraga, meskipun olahraga dapat meningkatkan kualitas pekerjaan dan kesehatan Anda secara keseluruhan. Olahraga tidak harus dilakukan di tempat gym, Anda bahkan bisa melakukannya di kantor, di rumah, dan bahkan di tempat tidur.

 

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Bagaimana Atlet Menjaga Fisik dan Mental Selama Pandemi COVID-19?

    Saat pandemi COVID-19 semua kejuaraan olahraga harus tertunda, ini bisa mempengaruhi performa, kesehatan fisik, dan kesehatan mental para atlet.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Coronavirus, COVID-19 14/04/2020

    4 Jenis Olahraga Saat Menopause untuk Menurunkan Berat Badan

    Saat menopause, tubuh wanita cenderung mengalami berat badan. Lantas, apa jenis olahraga saat menopause yang disarankan untuk menurunkan berat badan?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila

    Panduan Olahraga untuk Pasien Kanker Tulang

    Olahraga untuk Anda yang memiliki kondisi kanker tulang mungkin memang sulit, tapi bukan berarti mustahil dilakukan. Inilah panduannya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Tips dan Gerakan Push Up untuk Pemula

    Melakukan push up untuk pemula pasti tidak mudah, apalagi bagi Anda yang baru memulai berolahraga. Simak tipsnya di sini!

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    tips olahraga

    Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
    buah untuk berbuka puasa

    3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
    Manfaat yoga bridge pose

    Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 06/05/2020
    manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

    6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020