7 Jenis Dance yang Membakar Kalori Paling Banyak

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25/10/2019
Bagikan sekarang

Dance adalah cara yang bagus untuk memicu detak jantung Anda, menyingkirkan kelebihan lemak dalam tubuh, dan membangun otot. Karena banyak orang yang menikmatinya, maka kemungkinan seseorang untuk selalu melakukannya dengan teratur akan menjadi lebih tinggi dibanding olahraga lain. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor paling penting untuk membantu Anda menjadi bugar dan tetap bugar.

Bentuk latihan dance menggunakan berbagai gerakan yang melibatkan beberapa kelompok otot dengan cara dinamis dan menggunakan sejumlah besar kalori. Jumlah kalori yang dibakar saat olahraga berbeda-beda untuk setiap individu. Jumlah kalori yang Anda bakar selama melakukan dance akan tergantung kepada berat badan, persentase lemak tubuh, kepadatan otot, serta intensitas dan durasi latihan Anda. Mari kita lihat berbagai jenis dance berikut ini.

1. Modern jive

Modern jive, yang juga dikenal sebagai LeRock dan Ceroc, merupakan perkembangan tarian jive dan swing dengan menggabungkan keduanya menjadi tarian yang lebih sederhana. Tidak ada gerakan kaki untuk mempelajarinya, sehingga dalam waktu setengah jam Anda akan dibuat untuk melakukan gerakan berbalik dan berputar dengan banyak pasangan yang berbeda.

Jenis dance ini dapat membakar antara 300 – 550 kalori, namun itu tergantung dengan seberapa banyak manuver intensif yang dilakukan, bahkan Anda bisa membakar kalori lebih dari itu.

2. Street dance

Street dance atau tarian jalanan menggambarkan gaya urban tarian yang berkembang di jalan, halaman sekolah, dan klub malam, termasuk hip hop, popping, locking, krumping, dan breaking. Tarian ini biasanya dilakukan secara kompetitif, dan juga menjadi sebuah bentuk seni serta sebuah latihan yang hebat.

Intensitas tinggi jenis dance ini dapat memberi Anda banyak manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan kebugaran aerobik, meningkatkan fungsi mental, meningkatkan koordinasi, fleksibilitas, kelincahan, membantu dalam mengatur berat badan, dan menurunkan berat badan.

Hip hop dance melibatkan gerakan besar seluruh tubuh, yang dapat mengeluarkan banyak kalori. Terkadang hal ini juga melibatkan freestyling, yang berarti kelompok otot akan terus menduga-duga dan kecil kemungkinannya untuk berhenti dalam merespon latihan. Oleh karena itu, dalam satu jam, hip hop dance akan menguras antara 370 (untuk berat badan ringan) hingga 610 kalori (untuk berat badan 80 kg ke atas).

Agak berbeda dengan hip hop, break dance terkadang menuntut kita untuk menopang berat badan diri sendiri, sehingga banyak memerlukan kekuatan dan kelincahan. Break dance dapat membakar 400 – 600 kalori per jam.

3. Ballet

Sekolah ballet pertama, Académie Royale de Danse, didirikan di Prancis pada tahun 1661. Saat ini, ada tiga bentuk utama dari ballet, yaitu klasik, neoklasik, dan kontemporer. Gerakan langkah, keanggunan, dan keluwesan ballet konvensional ini adalah dasar yang baik untuk seluruh dance pada umumnya.

Kalori yang terbakar untuk menari ballet diperkirakan sekitar 389 – 450 kalori per jamnya. Tarian ini cenderung dikaitkan dengan postur tubuh yang bagus, inti yang kuat, fleksibilitas tinggi dan kaki yang sangat kuat.  

4. Salsa

Salsa adalah bentuk dance berpasangan yang menyenangkan dan menggoda, dengan menggabungkan gaya Afro-Caribbean dan Latin menjadi gerakan yang sederhana dan hidup. Kata “salsa” itu sendiri berasal dari bahasa Spanyol untuk “saus” (biasanya panas dan pedas), merupakan deskripsi yang tepat untuk tarian yang energik, penuh gairah, dan seksi.

Pada salsa dance, kalori yang terbakar per jam kira-kira mencapai 405 kalori untuk seseorang dengan berat 63 kg, atau sekitar 480 kalori untuk berat 82 kg.

5. Ballroom dance

Ada banyak gaya ballroom dance dari seluruh dunia, seperti waltz, tango, dan foxfort, yang masing-masing memiliki pola langkah tertentu. Hal ini penting bagi kedua pasangan untuk mengetahui langkah-langkah sehingga mereka dapat menari bersama-sama.

Pada jenis dance ini, jika Anda melakukan gaya lambat maka kalori yang terbakar akan mencapai 150 – 220 kalori per jamnya, sedangkan gaya cepat akan mencapai 250 – 320 per jam.

6. Zumba

Zumba adalah program kebugaran populer yang terinspirasi oleh Latin dance. Kata “zumba” berasal dari Kolombia yang berarti bergerak cepat dan bersenang-senang. Dengan menggunakan musik Latin upbeat bersama latihan kardiovaskular, jenis dance ini merupakan aerobic dance yang menyenangkan dan mudah untuk dipelajari.

Wanita dalam kisaran berat badan antara 54 – 77 kg, akan membakar sebanyak 350 – 650 kalori dalam satu jam latihan zumba jika mereka melakukannya dengan intensitas penuh. Beberapa faktor yang mempengaruhi pengeluaran kalori tersebut termasuk berat badan, konten otot, tingkat kebugaran, dan lain-lain.

7. Tap dance

Tap dance menggunakan sepatu dengan pelat logam kecil di alasnya untuk membuat musik tarian itu sendiri. Tap dance berkembang di Amerika dan berakar dari tarian Afrika, tarian Irlandia, dan clog dance.

Jenis dance ini merupakan sebuah latihan kardio yang baik, dan kaki adalah bagian tubuh yang paling banyak bergerak dalam dance ini. Tap dance memiliki jangkauan yang luas dalam hal pembakaran kalori, yaitu antara 200 – 700 kalori per jam, tergantung pada kecepatan, langkah, dan jumlah usaha yang diperlukan untuk bergerak.

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Beberapa Hal yang Harus Dipersiapkan Pilates Pemula

    Pilates adalah olahraga yang umumnya dilakukan di studio khusus. Persiapan apa saja yang harus Anda punya sebelum melakukan olahraga pilates pertama kali?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph

    Tips dan Gerakan Push Up untuk Pemula

    Melakukan push up untuk pemula pasti tidak mudah, apalagi bagi Anda yang baru memulai berolahraga. Simak tipsnya di sini!

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    4 Tips Agar Tetap Sehat Setelah Liburan Usai

    Banyak orang yang mengalami sakit setelah liburan. Untuk itu, ikuti 4 tips dasar berikut agar tetap sehat selama dan setelah liburan.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph

    Langkah Penanganan Luka Bakar di Masing-masing Derajatnya

    Luka bakar tidak boleh sembarangan diobati dengan obat luka biasa. Seperti apa cara penanganan pertama pada luka bakar yang benar?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Novita Joseph

    Direkomendasikan untuk Anda

    diagnosis hiv

    Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
    buah untuk berbuka puasa

    3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
    olahraga untuk kanker tulang

    Panduan Olahraga untuk Pasien Kanker Tulang

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 25/03/2020
    pencegahan anemia

    7 Cara Pencegahan Anemia yang Utama

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 26/02/2020