Setiap pengguna behel atau kawat gigi, pasti tahu bahwa retainer dibutuhkan setelahnya untuk membantu mempertahankan bentuk gigi yang sudah rapi. Ada 2 pilihan jenis retainer, yakni retainer permanen dan retainer lepas pasang. Selain berbeda penggunaannya, cara merawat retainer gigi ini juga punya aturan yang tidaklah sama. Lantas, bagaimana kalau yang Anda gunakan adalah retainer lepas pasang? Apa saja yang sebaiknya dihindari?

Beberapa cara merawat retainer gigi yang harus dihindari

Di samping memerhatikan panduan merawat retainer gigi yang tepat, jangan lupa cermati bahwa ada beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan bila ingin retainer tetap awet.

cara membersihkan retainer gigi

1. Pakai bahan kimia

Sah-sah saja sebenarnya jika memang berniat untuk membersihkan retainer gigi. Meski begitu, tetap perhatikan bahan dasar yang digunakan. Sebisa mungkin jangan libatkan pembersih kimia, hanya karena ingin membasmi bakteri yang bersarang pada retainer.

Pasalnya, kadang pembersih kimia tidak benar-benar ampuh untuk mengurangi jumlah bakteri di retainer gigi. Sebaliknya, justru membahayakan kesehatan bila nantinya masuk dan tertelan ke dalam tubuh. Dokter gigi biasanya akan mengarahkan bagaimana cara merawat retainer gigi yang tepat, beserta alat dan bahan yang harus digunakan.

2. Meletakkan di sembarang tempat

Perhatikan tempat di mana Anda meletakkan retainer gigi. Jangan asal menaruhnya ruang yang bersuhu panas, misalnya di dapur, dashboard mobil, atau di dekat benda-benda penghantar panas lainnya. Sebab suhu panas yang dihantarkan dari benda-benda tersebut dapat mengubah bentuk retainer.

Retainer bisa saja rusak karena lengkungan kawat atau plastiknya berubah dari semula. Kalau sudah begini, tentu fungsi retainer sudah tidak optimal bahkan tidak dapat lagi digunakan, bukan?

3. Membersihkan terlalu lama

Setiap bahan pembersih retainer gigi punya aturannya masing-masing, termasuk lama waktu dalam membersihkannya. Lain ceritanya jika Anda menggunakan pasta gigi yang bisa dipakai dalam waktu lama. Beberapa bahan biasanya punya waktu maksimal, sehingga tidak dapat digunakan terlalu lama.

Bukan tanpa alasan, alih-alih benar-benar membersihkan retainer gigi, merendamnya dengan bahan tertentu dalam waktu lama malah dapat merusak komponen logam atau plastik penyusunnya. Ambil contoh, bahan pembersih dengan kandungan alkohol di dalamnya.

Maka itu, sebaiknya cermati aturan penggunaan yang tertera pada kemasan produk pembersih. Pasang waktu pengingat seberapa lama Anda harus membersihkan dan merendam retainer.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca