10 Gejala Sakit Tenggorokan Serius yang Perlu Diperiksakan ke Dokter

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Meski menjengkelkan, rasanya hampir setiap orang pernah satu kali mengalami sakit tenggorokan dalam hidupnya. Kebanyakan kasus sakit tenggorokan akan sembuh sendiri dalam 1-2 hari. Namun jika keluhan Anda terus berlanjut lama dan disertai dengan gejala-gejala baru, mungkin tandanya Anda perlu berobat ke dokter.

Memang, seperti apa gejala sakit tenggorokan pada umumnya?

Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh banyak hal. Sakit tenggorokan dapat menjadi pertanda awal pilek dan flu akibat virus. Asam lambung yang naik pun bisa menyebabkan tenggorokan terasa panas hingga meradang. Polusi udara terbuka dapat menyebabkan tenggorokan teriritasi sehingga terasa sakit. Jika Anda habis berteriak kencang atau berbicara panjang pun, tenggorokan bisa sakit.

Sakit tenggorokan juga bisa disebabkan oleh sesuatu yang lebih serius, seperti radang tenggorokan atau radang amandel.

Gejala sakit tenggorokan pada umumnya adalah:

  • Sensasi sakit atau gatal di tenggorokan
  • Rasa sakit saat menelan atau berbicara
  • Suara serak
  • Demam
  • Batuk
  • Hidung meler
  • Bersin
  • Pegal-pegal
  • Pada anak, disertai amandel yang memerah

Gejala-gejala di atas masih dianggap wajar. Jika gejalanya malah bertambah buruk, berubah, atau bertambmah dengan yang baru muncul, sebaiknya segera periksakan sakit tenggorokan Anda ke dokter.

Anda perlu pergi ke dokter jika gejalanya menjadi seperti ini

  • Disertai batuk lebih dari seminggu, bisa batuk berdahak atau batuk kering
  • Adanya darah dalam air liur atau dahak
  • Merasa sangat kesakitan saat menelan hingga tidur saja sampai terganggu
  • Jika disertai demam di atas 38.3 Celcius lebih dari 2 hari, atau terkadang disertai menggigil.  
  • Kepala sakit
  • Ada pembengkakan di dalam rongga mulut. Bisa pembengkakan gusi atau lidah
  • Sakit perut
  • Telinga sampai terasa sakit
  • Ada benjolan di leher
  • Suara serak lebih dari 2 minggu

Khususnya anak-anak tandanya bisa sedikit berbeda, yakni adanya:

  • Timbul kesulitan bernapas
  • Timbul kesulitan menelan
  • Produksi air liur yang tidak seperti biasanya

Gejala-gejala sakit tenggorokan ini bisa menandakan adanya infeksi atau penyakit lain yang lebih serius. Salah satunya adalah strep throat, yaitu sakit tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Strep throat umumnya menunjukan gejala yang lebih parah dibandingkan dengan sakit tenggorokan akibat infeksi virus.

Adapun penyebab lainnya yang lebih serius, seperti:

  • Alergi debu atau bulu hewan
  • Tumor. Adanya tumor di tenggorokan, lidah atau kotak suara (laring) dapat menyebabkan timbulnya sakit tenggorokan. Tanda atau gejala yang menyertai adalah suara sesak dalam jangka waktu yang lama, sesak napas, ada benjolan di leher dan adanya darah di liur atau dahak. Seperti yang sudah disebutkan di atas, jika ditemukan gejala-gejala ini segera temui dokter Anda.
  • Infeksi HIV. Seseorang yang mengalami HIV positif akan lebih seirng mengalami sakit tenggorokan kronis atau berulang karena infeksi virus atau jamur dalam rongga mulut

Cegah sakit tenggorokan dengan hal-hal sederhana

  • Selalu bersihkan tangan setelah menggunakan toilet, sebelum makan, dan setelah batuk.
  • Hindari mengonsumsi makanan, atau menggunakan alat makan dan minum yang sama dengan orang lain
  • Hindari paparan rokok
  • Jaga kekebalan tubuh agar tetap kuat melawan segala infeksi virus atau bakteri yang menyerang

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Atresia Esofagus

Esophageal atresia atau atresia esofagus adalah salah satu cacat lahir pada bayi. Cari tahu gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 6 Mei 2020 . Waktu baca 8 menit

Jangan Asal Pilih Permen Pelega Tenggorokan, Pastikan Ada Kandungan Ini

Jangan sembarang memilih permen pelega tenggorokan. Pastikan tiga kandungan penting ini terdapat pada permen agar sakit tenggorokan bisa cepat reda.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
permen pelega tenggorokan
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Cek Fakta: Tenggorokan Kering Jadi Risiko Terkena COVID-19?

Anda tentu tidak dapat membuat tenggorokan tetap basah. Namun, apakah tenggorokan kering lebih berisiko terkena COVID-19?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 16 April 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Boleh Makan Es Krim saat Radang Tenggorokan?

Bolehkah makan es krim saat sedang radang tenggorokan? Jawabannya boleh, namun tidak untuk semua es krim. Ketahui jenis-jenis es krimnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Hidup Sehat, Fakta Unik 9 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala kanker tenggorokan amandel tonsil

Kanker Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 10 menit
antibiotik untuk radang tenggorokan

Ciri-ciri Radang Tenggorokan yang Butuh Antibiotik dan yang Bisa Pakai Obat Biasa

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
penyakit tenggorokan musiman

5 Penyakit Musiman yang Mengganggu Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 6 menit
puasa saat radang tenggorokan

7 Tips Sehat Menjalani Puasa Saat Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit