home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Hal Utama yang Menyebabkan Amandel Bengkak

3 Hal Utama yang Menyebabkan Amandel Bengkak

Apakah Anda pernah mengalami operasi amandel? Jika ya, bagaimana rasanya? Operasi amandel umumnya dilakukan karena terjadinya peradangan yang menyebabkan amandel Anda membengkak. Namun tahukah Anda, bahwa selain karena peradangan amandel, Anda juga bisa mengalami amandel bengkak karena penyebab yang lain? Berikut penjelasannya.

Penyebab amandel bengkak

Tonsil atau amandel sebenarnya adalah sekumpulan jaringan berbentuk kelenjar, yang terletak pada bagian belakang tenggorokan Anda. Melindungi tubuh dari infeksi yang akan menyerang tubuh melalui mulut, dengan sel darah putih yang tonsil miliki. Amandel juga dapat mengalami pembengkakan. Amandel bengkak dapat terjadi karena beberapa hal, di antaranya:

1. Penyakit asam lambung (GERD)

Makanan yang Anda makan, dari tenggorokan menuju ke lambung, harus melewati suatu tabung panjang penguhubung yang dinamakan dengan kerongkongan. Otot berupa katup pada kerongkongan inilah yang mencegah adanya arus balik pada makanan dari lambung kembali ke tenggorokan.

Namun, saat katup pada otot kerongkongan tidak bekerja sebagaimana mestinya, dengan menutup jalan agar makanan tidak kembali ke tenggorokan, asam lambung Anda mengalir ke kerongkongan, lalu mengiritasi dinding kerongkongan. Kondisi inilah yang lalu dikenal dengan penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD).

Suatu penelitian yang dilakukan oleh American Academy of Otolaryngology mengungkapkan bahwa, penyakit asam lambung (GERD) ini dapat memicu terjadinya amandel bengkak. Penelitian tersebut didukung oleh Dokter Michael Friedman, yang mengatakan bahwa pembesaran amandel ini bisa terjadi karena asam lambung memberi dampak yang sama dengan penyebab penyakit lain terhadap amandel.

2. Kebiasaan merokok

Suatu penelitian yang dilakukan di Colorado menunjukkan bahwa ada hubungan antara perilaku merokok dengan pembesaran hingga kanker pada amandel. Kondisi ini diprediksi terjadi sebagai reaksi dari amandel terhadap reaksi kimia yang terkandung dalam rokok.

3. Radang amandel

Peradangan amandel inilah yang mungkin Anda pernah alami. Seperti yang telah disebutkan di atas, amandel mendukung sistem imun tubuh dengan melindungi tubuh dari serangan infeksi yang akan masuk menyerang tubuh melalui mulut. Namun saat amandel itu sendiri yang justru terinfeksi, ia akan meradang yang menyebabkan amandel bengkak.

Peradangan tonsil ini dikenal dengan tonsilitis. Gejala-gejala yang biasanya ditunjukkan saat tonsil mengalami peradangan antara lain adalah demam, timbulnya rasa sakit pada tenggorokan dan rasa sakit saat menelan, serta warnanya yang memerah.

Peradangan amandel ini dapat terjadi karena disebabkan beberapa hal, seperti virus dan bakteri. Virus yang menyebabkan peradangan pada tonsil adalah virus yang sama dengan virus yang menyebabkan batuk dan flu. Sedangkan bakteri yang menyebabkan tonsilitis umumnya adalah bakteri streptococcus bacteria.

Apakah amandel bengkak harus dioperasi?

Amandel bengkak yang mulai mengganggu Anda biasanya akan ditangani dengan tonsilektomi. Tonsilektomi adalah prosedur medis berupa operasi untuk mengangkat amandel yang kehadirannya dirasa mengganggu. Selain karena amandel yang membengkak, tonsilektomi biasanya akan dilakukan, bila:

  • Terjadinya tonsilitis lima hingga tujuh kali Anda alami dalam satu tahun.
  • Anda mulai mengalami kesulitan dalam bernapas.
  • Anda sering mendengkur saat tidur dengan volume yang keras.
  • Amandel Anda mengalami pendarahan.
  • Anda mengalami kesulitan dalam menelan makanan terutama daging
  • Anda mengalami kanker amandel.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Theresia Evelyn
Tanggal diperbarui 26/08/2020
x