Bingung Kenapa Rambut Rontok? Mungkin Anda Kurang Garam

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Siapa yang tidak suka jika rambutnya mulai rontok? Tidak hanya wanita, pria pun takut jika mengalami kerontokan rambut. Penyebab rambut rontok ini bisa bermacam-macam, seperti ketidakseimbangan hormon, menopause, kehamilan, anemia, dan juga diet yang salah, bahkan rambut Anda bisa rontok hanya karena kekurangan garam atau yodium.

Rambut rontok bisa disebabkan karena Anda kurang garam

Tahukah Anda? Garam meja merupakan sumber yodium dan natrium serta mineral yang sangat penting untuk tubuh, termasuk untuk pertumbuhan rambut. Kurang dan kelebihan garam menurut penelitian dapat menyebabkan kerontokan rambut. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Kekurangan mineral yodium dari garam meja dapat menyebabkan hipotiroidisme. Hipotiroidisme adalah gangguan kekurangan hormon tiroid dalam tubuh yang salah satu gejalanya dapat menyebabkan rambut rontok. Tanpa cukup yodium, tiroid tidak dapat berfungsi dengan baik dan dapat menyebabkan pertumbuhan rambut tidak teratur bahkan rontok.

Orang yang menderita hipotiroidisme biasanya mengalami gejala seperti kelelahan, penambahan berat badan, kulit kering, nyeri otot, depresi, sembelit, serta ‘penipisan’ rambut.

Nah, untuk menghindari hal ini, orang dewasa harus mendapatkan antara 120 hingga 150 mcg yodium sehari. Sumber utama yodium sendiri adalah garam meja. Anda juga bisa mendapatkannya dari kerang, bawang putih dan biji wijen. Selain yodium, garam juga mengandung natrium atau sodium, yang berfungsi mempertahankan keseimbangan cairan serta mengirimkan komunikasi antar saraf. Selain itu, volume darah dan tekanan darah juga bergantung pada yodium yang tetap diatur.

Natrium klorida yang ditemukan pada garam meja adalah bentuk paling umum dari natrium dan 40 persen garam terdiri dari mineral ini. Anda harus mengonsumsi tidak lebih dari 2,300 mg natrium per hari, yang setara dengan satu sendok teh garam meja.

Ingat batasan asupan garam, jangan berlebihan!

Meski yodium dan natrium sangat penting untuk kesehatan dan pertumbuhan rambut, makan terlalu banyak garam tentu dapat berbahaya. Terlalu banyak garam benar-benar dapat menghambat produksi hormon tiroid, yang pada gilirannya juga dapat menyebabkan hipotiroidisme dan rambut rontok.

Makan lebih dari 160 dan 600 mcg yodium dari garam, bisa berbahaya bagi kesehatan Anda dan jika asupan garam Anda lebih dari 2.000 mcg, garam yang Anda konsumsi bisa menjadi racun. Lebih dari 2,300 mg natrium dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi dan penumpukan cairan, serta meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

Jika Anda mengalami rambut rontok, mungkin tidak selalu terkait dengan asupan garam. Konsultasikan ke dokter jika Anda telah menyadari bahwa perubahan dalam pertumbuhan rambut atau jika Anda mencurigai memiliki kekurangan yodium atau natrium. Selain itu, jika Anda memiliki gejala hipotiroidisme, sebaiknya cari pertolongan medis agar tidak berakibat fatal.

Salah satu penyakit yang biasanya ‘menghampiri’ seseorang yang bermasalah dengan garam adalah penyakit gondok. Penyakit gondok sendiri adalah salah satu pembengkakan kelenjar tiroid yang terlihat sebagai benjolan di leher. Apabila benjolan tersebut sudah menekan tenggorokan atau kerongkongan, bisa terjadi perubahan suara, batuk, kesulitan bernapas dan menelan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca