Tahukah Anda Kenapa Rambut yang Digunting Tidak Terasa Sakit?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat tubuh Anda terluka, seperti tergores, pasti akan menimbulkan rasa sakit. Namun, pernahkah terpikir oleh Anda kenapa rambut tidak terasa sakit ketika digunting? Padahal rambut juga merupakan bagian tubuh. Jangan bingung, simak alasan berikut ini kenapa rambut tidak bisa merasakan sakit ketika dipotong.

Kenapa rambut tidak terasa sakit saat dipotong?

Setiap bagian dari tubuh Anda memiliki keunikan, salah satunya rambut. Rambut dapat tumbuh dan memanjang seiring waktu. Bahkan, warna rambut bisa berubah karena berbagai faktor, seperti usia dan paparan sinar matahari.

Namun, fakta tentang rambut tidak hanya itu. Bila Anda perhatikan, rambut Anda tidak akan menimbulkan rasa sakit ketika digunting.

Rambut memiliki laju pertumbuhan yang lebih cepat ketimbang jaringan tubuh lainnya. Menurut laman Kids Health, rambut terbuat dari protein yang disebut dengan keratin. Protein ini jugalah yang membentuk kuku tangan dan kaki Anda.

Akar rambut yang berada di bawah kulit akan bersatu, tumbuh, dan keluar melalui folikel. Pembuluh darah kecil yang ada di dasar folikel akan memberi nutrisi akar rambut agar tetap tumbuh. Begitu muncul di permukaan kulit, sel-sel dalam helai rambut tidak lagi hidup.

Jadi, rambut Anda mengandung sel-sel yang sudah mati. Inilah alasannya kenapa rambut Anda tidak akan tersa sakit ketika digunting. Sama halnya ketika Anda memotong kuku.

Tapi, kenapa terasa sakit ketika rambut dicabut?

kulit kepala kering

Rambut memang tidak sakit ketika digunting. Namun, akan terasa sakit jika Anda mencabut atau menariknya dengan paksa. Kenapa efeknya berbeda?

Angela Lamb, seorang dermatolog sekaligus dosen di Icahn School of Medicine, menjelaskan alasan mengapa Anda merasakan sakit ketika mencabut rambut. Ia berpendapat bahwa kulit kepala memiliki jaringan saraf yang bisa mengantarkan sinyal ‘sakit’ ke otak.

Saat rambut yang menempel di kulit kepala dicabut, sel saraf di kulit kepala akan bereaksi. Angela Lamb juga menjelaskan bahwa saraf yang berada di sekitar akar rambut sangat sensitif. Jadi, ketika Anda menarik dan mengikat rambut, Anda pasti merasakan sensasi adanya tekanan dan tarikan di kulit kepala.

Namun, ada juga yang merasa sakit saat rambut dipotong

sakit kepala pada anak

Ketika digunting rambut tidak akan menimbulkan rasa sakit. Namun, ada beberapa orang yang mengalami hal sebaliknya. Kondisi ini umumnya terjadi pada anak dengan autisme, salah satunya bernama Mason, seorang anak laki-laki berusia 4 tahun di Wales sebagaimana dilansir dari BBC.

Setiap kali mendatangi salon untuk merapikan rambut, Mason akan menjerit dan menjadi lebih agresif sebagai tanda penolakan. Hal ini menyebabkan kesulitan bagi orangtua sekaligus penata rambut.

Meleri Thomas dari National Autistic Society menjelaskan bahwa anak dan remaja dengan autisme merasakan sensasi tidak nyaman ketika mengetahui rambutnya akan dipotong. Sensasi tidak nyaman tersebut digambarkan seperti tangan yang menyusuri dan menekan kulit kepala.

Meski tidak diketahui secara pasti penyebabnya, Thomas menyebutkan bahwa munculnya rasa sakit kemungkinan disebabkan oleh ketidaknyaman mendengar suara gunting, sentuhan pada rambut, serta efek ketika rambut jatuh di depan wajah atau mengenai kulit leher.

Bisa disimpulkan rasa sakit yang timbul saat rambut digunting pada anak dengan autisme tidaklah nyata. Agar berhasil untuk memotong rambut anak dengan kondisi tersebut, orangtua dan penata rambut harus bekerja sama untuk menciptakan suasana yang tenang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Orang Dewasa Boleh Pakai Sampo Bayi?

Ternyata tidak semua orang dewasa cocok pakai sampo yang diformulasikan untuk bayi. Cari tahu alasan selengkapnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Fakta Unik 22 Februari 2020 . Waktu baca 3 menit

Bagaimana Cara Mencegah Ingrown Hair agar Tidak Semakin Parah?

Kamu memiliki kondisi rambut tumbuh ke dalam, atau ingrown hair? Berikut cara mencegah ingrown hair agar tidak semakin parah dan melebar.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Tips Sehat 5 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit

Maksimalkan Keindahan Rambut dengan Mengenali Jenis-jenisnya

Jenis rambut tidak sebatas lurus dan keriting saja. Ternyata ada banyak tipe rambut yang bisa dikenali dan disesuaikan dengan perawatan rambut Anda.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 29 November 2019 . Waktu baca 6 menit

Tekstur Rambut Ternyata Bisa Berubah Sendiri, Kok Bisa?

Banyak orang yang mungkin tidak sadar bahwa tekstur rambut mereka berubah sendiri. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 23 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahan alami untuk mengusir kulit kepala gatal

Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
bahan kimia kosmetik autisme

Benarkah Bahan Kimia Kosmetik Tingkatkan Risiko Autisme pada Janin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit
merawat rambut keriting

10 Cara Merawat Rambut Keriting agar Mudah Diatur

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
ciri-ciri dan gejala autis pada bayi

5 Ciri dan Gejala Autisme pada Bayi yang Perlu Diwaspadai Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit