4 Penyakit yang Membuat Seseorang Tak Bisa Gemuk

Oleh

Tanggal update September 6, 2017
Bagikan sekarang

Berat badan adalah salah satu indikator untuk melihat apakah seseorang sehat atau tidak. Berat badan juga menentukan status gizi seseorang. Oleh karena itu, jangan remehkan jika berat badan Anda turun ataupun naik dengan tiba-tiba. Jika Anda mengalami penurunan berat badan sebesar 5% dari berat badan Anda yang sebelumnya dalam rentang waktu 6 bulan, maka Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Hal tersebut mungkin saja menunjukkan bahwa Anda sedang mengalami kondisi medis atau masalah kesehatan yang membuat berat badan Anda turun dan tidak kembali normal.

Apa saja kondisi medis atau gangguan kesehatan yang memicu berat badan turun secara drastis dan tak bisa gemuk lagi??

1. Malnutrisi

Malnutrisi adalah kondisi di mana seseorang mengalami kekurangan suatu zat gizi. Apabila Anda tidak memperhatikan pemilihan serta pengaturan makan Anda, maka bukan tidak mungkin Anda bisa mengalami malnutrisi. Kekurangan suatu zat gizi ini terjadi ketika tubuh tidak bisa menyerap beberapa zat gizi yang masuk ke dalam tubuh dan hal ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti pola makan yang tidak sehat, gangguan pada sistem pencernaan, serta baru saja menjalani suatu operasi.

2. Kanker

Saat sel kanker tumbuh pada suatu jaringan tubuh, sel tersebut tidak hanya akan merusak jaringan saja tetapi juga memakan semua makanan yang seharusnya diterima oleh jaringan itu. Pertumbuhan sel kanker yang sangat cepat, membuat sel kanker ‘lapar’ setiap saat. Oleh karena itu, tidak jarang pasien kanker yang tidak melakukan pengobatan lebih banyak yang mengalami kekurangan berat badan dan tidak dapat menaikkan berat badannya. Hal ini harus ditangani dengan cara melakukan pengobatan kanker untuk mematikan sel kanker yang sedang tumbuh tersebut.

3. Gangguan pada kelenjar tiroid

Hipertiroidisme dan hipotiroidisme adalah gangguan yang paling sering terjadi pada kelenjar tiroid. Hipertiroidisme adalah kondisi di mana kelenjar tiroid terlalu aktif, sehingga menghasilkan hormon tiroksin terlalu banyak. Jumlah hormon tiroksin yang terlalu banyak ini dapat mengganggu kecepatan metabolisme dalam tubuh dan kemudian berdampak pada penurunan berat badan.

Sebaliknya, pada hipotiroidisme, justru kelenjar tiroid tidak bekerja dengan baik dan memproduksi hormon tiroksin dalam jumlah yang sedikit, sehingga metabolisme tubuh secara keseluruhan terganggu dan mengakibatkan penurunan berat badan yang siginifikan.

4. Depresi

Tidak hanya masalah pada kesehatan fisik saja yang membuat berat badan Anda turun dan kemudian bertahan pada angka tersebut. tetapi gangguan kesehatan mental, seperti depresi juga mempengaruhi berat badan seseorang. Saat Anda merasa depresi dan tertekan karena sesuatu hal, maka tubuh akan secara alami melakukan berbagai respon melalui perubahan fungsi tubuh. Salah satu respon yang bisa menyebabkan penurunan berat badan secara drastis adalah perubahan hormon yang menyebabkan seseorang menjadi tidak nafsu makan dan metabolisme menjadi terganggu dan melambat, sehingga menyebabkan zat gizi yang dibutuhkan tubuh tidak terpenuhi.

Penyebab lain yang membuat seseorang kurus terus

Penyebab lain yang tidak umum yang dapat menyebabkan seseorang mengalami penurunan berat badan dan susah kembali normal, yaitu:

  • Mengonsumsi obat-obatan yang menekan nafsu makan
  • Mengalami penyakit jantung, ginjal, dan hati
  • Mengalami peradangan jangka panjang, seperti rematik dan lupus
  • Masalah pada kesehatan mulut serta gigi
  • Gangguan pada sistem pencernaan, seperti penyakit tukak lambung, celiac, peradangan pada bagian usus.
  • Mengalami infeksi virus, bakteri, atau parasit, yaitu HIV dan AIDS, tuberkulosis (TBC), dan diare.
  • Demensia, orang yang mengalami demensia sering kali susah menyampaikan kebutuhan makanannya.

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Panduan Berpuasa Bagi Penderita Maag

    Makan sekaligus dalam porsi besar baik saat berbuka maupun sahur, justru bisa memicu serangan maag kambuh. Simak berbagai tips berpuasa untuk penderita maag.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh dr. Angga Maulana
    Hari Raya, Ramadan April 30, 2020

    Mengenal Marasmus, Masalah Gizi Penyebab Kematian Anak

    WHO mencatat marasmus adalah penyebab kematian pada 500 ribu anak di negara berkembang. Apa itu marasmus dan apa penyebabnya?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Riska Herliafifah
    Parenting, Nutrisi Anak April 1, 2020

    Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

    Bagi yang sedang diet, konsumsi beras atau nasi mungkin akan dibatasi. Beras merah atau beras shirataki dapat menjadi pilihan, tapi mana yang lebih efektif?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Nutrisi, Hidup Sehat Maret 29, 2020

    5 Bahan Salad Buah yang Malah Bikin Gemuk

    Yakin salad yang Anda konsumsi sudah sepenuhnya sehat dan dapat membantu program diet? Bahan-bahan pada salad buah ini malah bikin gemuk lho.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Fakta Unik Februari 2, 2020

    Direkomendasikan untuk Anda

    3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

    3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh dr. Maizan Khairun Nissa
    Tanggal tayang Mei 21, 2020
    Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

    Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Nabila Azmi
    Tanggal tayang Mei 12, 2020
    Selain Menambah Nafsu Makan, 3 Suplemen Ini Bisa Menaikkan Berat Badan

    Selain Menambah Nafsu Makan, 3 Suplemen Ini Bisa Menaikkan Berat Badan

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Nabila Azmi
    Tanggal tayang Mei 9, 2020
    Manfaat Masak Sendiri bagi Kesehatan Fisik dan Mental

    Manfaat Masak Sendiri bagi Kesehatan Fisik dan Mental

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh Ulfa Rahayu
    Tanggal tayang Mei 3, 2020