5 Pengaruh Stres Terhadap Keseharian Anda yang Kerap Tidak Disadari

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Pekerjaan kantor yang menumpuk, kurang istirahat, anak sulit diatur, cicilan yang tak kunjung lunas, dan hal-hal kurang mengenakkan lainnya bisa dengan mudah membuat Anda stres. Bukan hanya mengganggu produktivitas harian, pengaruh stres dari yang berat sampai ringan sekali pun tanpa sadar akan mengacaukan banyak hal dalam hidup Anda, lho!

Begini pengaruh stres pada kehidupan pribadi Anda

Sudah berapa banyak kesalahan yang tidak sengaja Anda lakukan karena sedang stres? Melakukan berbagai kegiatan saat pikiran sedang kacau tentu bukanlah perkara mudah. Malah mungkin jadi lebih sulit untuk diselesaikan.

Tidak percaya? Beberapa hal berikut ini contohnya:

1. Susah fokus

Stres bisa dibilang sebagai cara tubuh untuk menanggapi adanya pikiran negatif, ancaman, maupun tekanan fisik dan psikologis. Tubuh yang sedang dilanda stres biasanya akan melakukan “pertahanan diri” sebagai bentuk perlindungan dari stres tersebut.

Itulah mengapa kalau Anda perhatikan, stres biasanya akan membuat Anda jadi susah fokus melakukan apa pun. Bahkan yang ada, pikiran Anda jadi gampang terganggu oleh lingkungan sekitar.

Menurut Heidi Hanna, PhD, seorang penulis buku Stressaholic: 5 Steps to Transform Your Relationship with Stress, bahwa stres akan membuat otak cenderung berpikir mengenai bagaimana caranya untuk keluar dari masalah ini. Akibatnya, respon rasa takut dan pengaruh stres ini mengambil alih semua energi otak guna melindungi diri.

2. Susah mengendalikan emosi

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Proceedings of the National Academy of Sciences, menunjukkan bahwa tingkat stres yang ringan sekali pun bisa membuat emosi sulit dikendalikan.

Ya, hal tersebut memang benar adanya. Tampaknya sudah menjadi rahasia umum bahwa ketika Anda sedang stres, biasanya mudah sekali terbawa emosi sehingga sulit berpikir dengan jernih. Jangankan permasalahan yang besar, hal-hal kecil yang terlihat sepele saja bisa dengan mudah membuat Anda tersulut dan marah.

3. Susah melihat kebaikan orang lain

Seperti yang dipaparkan sebelumnya, stres adalah bentuk pertahanan diri dari situasi yang dianggap berbahaya oleh tubuh. Itu sebabnya, stres umumnya membuat Anda cenderung lebih memerhatikan hal-hal negatif dan justru mengabaikan hal positif.

Analoginya begini, Anda mungkin pernah merasakan betapa kesalnya Anda ketika berpapasan dengan pengendara motor di jalan yang tidak mau mengalah. Rasanya seperti ingin meluapkan seluruh emosi yang sekarang sedang Anda rasakan pada pengendara motor tersebut.

Namun di situasi lain, karena stres Anda telah memuncak, seorang satpam yang berusaha berbaik hati dengan melempar senyum dan sapaan selamat pagi saja tidak Anda gubris. Bahkan mungkin Anda marahi.

Memang, pengaruh stres kadang membuat seseorang terlalu fokus dalam menilai kesalahan orang lain dan jadi sulit mengambil hikmah yang sebenarnya tampak nyata di lingkungan sekitar.

4. Susah melindungi tubuh dari serangan penyakit

Stres terkadang membuat Anda jadi mudah lelah dan jatuh sakit. Ibaratnya, sudah jatuh tertimpa tangga pula. Belum bisa bangkit stres yang mengganggu produktivitas harian, tapi tubuh malah sakit dan sulit diajak kompromi.

Ini karena pengaruh stres yang tanpa sadar membuat daya tahan tubuh menurun yang seharusnya melawan sel-sel asing penyebab penyakit.

Aarti Gupta, PsyD, selaku direktur di klinik terapi TherapyNest di Amerika Serikat, menuturkan bahwa kebiasaan tidur larut malam, telat makan, serta merokok, merupakan beberapa hal yang biasanya semakin menjadi-jadi dilakukan ketika Anda sedang stres. Kesemua hal tersebut turun andil sebagai penyebab Anda jatuh sakit.

5. Susah tidur nyenyak

Normalnya, produksi hormon kortisol oleh tubuh meningkat di pagi hari dan menurun secara bertahap sampai malam hari. Penurunan hormon kortisol di malam hari akan membuat Anda mengantuk sehingga tidur dengan nyenyak.

Sebaliknya, stress justru dapat memicu peningkatan produksi hormon kortisol sekaligus membuat otak bekerja aktif melawan penyebab stres (stressor). Akhirnya, bukannya langsung tidur dengan pulas, Anda malah terjaga semalaman dan terus terbayang-bayang dengan masalah yang sedang Anda alami.

Tentunya, tidur tidak nyenyak di malam hari akan membuat Anda kurang tidur keesokan paginya. Secara tidak langsung, jadwal tidur pun jadi berantakan. Siklus ini terus berlanjut sampai Anda bisa mengelola stres tersebut dengan baik.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca