Meski Rasanya Pahit, Ini 8 Khasiat Pare yang Sayang Jika Dilewatkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12 September 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pare atau Momordica charantia sering menjadi buah pelengkap saat menghidangkan siomay. Rasanya yang pahit membuat banyak orang mungkin tidak menyukainya.Namun, tahukah Anda bahwa pare memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh? Simak terus artikel ini untuk mengetahui berbagai manfaat pare.

Apa saja manfaat pare untuk kesehatan?

pare adalah

Pare mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin A. C, E, B1, B2, B3, B9. Selain itu pare juga mengandung mineral seperti kalium, kalsium, zinc, magnesium, fosfor, dan zat besi, serta mengandung antioksidan seperti fenol, dan flavonoid.

Nutrisi di dalamnya membuat pare menjadi buah yang kaya akan manfaat. Berikut berbagai manfaat pare untuk kesehatan tubuh Anda.

1. Mengendalikan gula darah

Pare memiliki sifat yang berfungsi seperti insulin, yang membantu membawa glukosa ke dalam sel untuk energi. Karena sifat ini, pare bisa membantu menurunkan gula darah.

Konsumsi pare dapat membantu sel-sel Anda mendapatkan glukosa sebagai makanan. Selain itu, pare juga mampu mencegah penumpukkan glukosa dalam darah dan memindahkannya ke hati, otot, dan jaringan lemak.

Meski begitu pare bukanlah perawatan atau obat yang disetujui untuk pradiabetes atau diabetes, meskipun ada penelitian bahwa pare dapat mengelola gula darah.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Pare mengandung antioksidan yang berlimpah, salah satunya vitamin C. Antioksidan membentuk pertahanan terhadap benda asing yang akan merusak tubuh. Antioksidan menyerang radikal bebas di dalam tubuh dan menghilangkan senyawa berbahaya lainnya yang dapat menyebabkan sejumlah penyakit.

3. Menjaga kesehatan mata

Pare mengandung flavonoid seperti α-karoten, β-karoten, lutein, dan zeaxanthin, yang mampu meningkatkan kesehatan mata Anda. Sehingga, manfaat pare lainnya adalah dapat meningkatkan penglihatan, terutama di malam hari, serta memperlambat degenerasi makula.

Senyawa ini berperan dalam melawan efek penuaan, menghilangkan radikal bebas dan spesies oksigen reaktif yang dapat menyebabkan banyak komplikasi.

4. Meredakan asma

Pare dapat membantu mengurangi gejala yang ditimbulkan oleh kondisi pernapasan tertentu seperti asma, bronkitis, dan demam.

Pare memiliki sifat antihistamin, antiinflamasi, dan antivirus, yang membuat pare menjadi makanan tambahan yang ideal dalam menjaga kesehatan pernapasan.

5. Mengobati masalah kulit

Pengobatan tradisional Tiongkok telah menggunakan pare sebagai pengobatan untuk masalah kulit.

Senyawa antifungi dan antibakteri yang ada dalam pare melawan banyak infeksi kulit termasuk kurap, kudis, dan bahkan psoriasis. Pare menghentikan aktivitas guanylate cyclase yang dapat memperburuk psoriasis.

6. Membantu mengobati HIV dan Herpes

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa komposisi fitokimia pada pare dapat menghambat aktivitas virus human immunodeficiency. Pare memberikan efek tambahan dalam kombinasi dengan pengobatan AIDS.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa pare, dengan sifat antivirus, dapat membantu mengobati pasien dengan herpes simpleks virus-1 (HSV-1), dan mencegah penyebaran plak herpetik pada orang lain.

7. Meningkatkan kesehatan tulang dan penyembuhan luka

Pare juga mengandung vitamin K, yang merupakan nutrisi penting dalam mengatur pembekuan darah normal. Vitamin K juga membantu menyebarkan kalsium ke seluruh tubuh, dengan demikian dapat meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko mengalami patah tulang.

8. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Meskipun pare termasuk buah yang rendah kalori, tapi buah ini kaya akan serat, vitamin, dan mineral. Serat makanan membantu pencernaan yang baik dan gerakan peristaltik makanan dan limbah yang lancar melalui sistem pencernaan. Sehingga pare baik untuk menghilangkan gangguan pencernaan dan mencegah sembelit.

Selain itu, kandungan charantin yang tinggi mampu membantu meningkatkan serapan glukosa dan sintesis glikogen Anda, yang dapat membantu menurunkan berat badan berlebih dengan mengurangi penyimpanan sel-sel lemak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Direkomendasikan untuk Anda

resep pare

3 Kreasi Resep Pare yang Lezat dan Rendah Kalori

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit
makan pare saat hamil

5 Khasiat Menguntungkan Makan Pare Saat Hamil (Waspadai Juga Risikonya Kalau Kebanyakan!)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 April 2018 . Waktu baca 3 menit
pare adalah

Pare

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 18 April 2018 . Waktu baca 4 menit
manfaat pare

Manfaat Pare untuk Diabetes: Jaga Gula Darah Tetap Stabil dan Cegah Resistensi Insulin

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2017 . Waktu baca 4 menit