Tren Makan Plasenta Sendiri Usai Melahirkan, Apakah Benar Bermanfaat?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19/11/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Plasenta adalah organ berbentuk kantung yang berfungsi sebagai rumah bagi janin bertumbuh kembang selama dalam perut ibu. Plasenta akan lepas secara spontan setelah melahirkan. Lalu apa yang terjadi dengan plasenta setelah Anda melahirkan? Kebanyakan rumah sakit akan langsung membuangnya. Beberapa ibu memilih untuk menyimpan dan menguburnya sendiri. Namun dalam beberapa tahun ini, banyak juga wanita yang makan plasenta sendiri setelah melahirkan karena mengikuti tren yang sedang naik daun.

Kedengarannya memang aneh dan sedikit menggelikan. Tapi banyak yang percaya pada manfaat yang dihasilkan setelah makan plasenta. Apa benar bermanfaat?

Apa fungsi plasenta?

Oksigen dan nutrisi yang dibawa melalui aliran darah ibu diterima oleh bayi lewat tali pusar yang terhubung ke plasenta. Asupan oksigen dan nutrisi inilah yang menjadi makanan bagi bayi untuk mendukung tumbuh kembangnya selama dalam kandungan.

Selain itu, plasenta juga berfungsi sebagai pelindung bayi terhadap kuman dan bakteri yang ada dalam tubuh ibu sehingga bayi dalam kandungan tetap dalam keadaan sehat. Plasenta jugalah yang menjadi penghalang agar sel-sel bayi tidak masuk ke dalam aliran darah ibu, sehingga bayi tidak disangka sebagai sel asing oleh tubuh Anda.

Plasenta menghasilkan hormon yang diperlukan oleh Anda dan bayi selama dalam kandungan. Beberapa hormon yang dihasilkan plasenta adalah hormon human placental lactogen (HPL), relaksin, oksitosin, progesteron, dan estrogen.

Tren makan plasenta sendiri usai melahirkan berasal dari Cina

Tradisi makan plasenta sendiri usai melahirkan atau yang disebut dengan placentophagy belakangan ini sedang populer. Placentophagy awalnya berasal dari pengobatan Cina kuno, di mana organ tersebut akan digunakan untuk membantu mengatasi kondisi medis seperti masalah ketidaksuburan dan penyakit hati.

Ada beberapa cara mengonsumsi plasenta sendiri usai melahirkan, misalnya dijadikan suplemen (enkapsulasi), dimasak menjadi sebuah hidangan, atau bahkan memakannya mentah-mentah. 

Makan plasenta sendiri usai melahirkan, apa ada manfaatnya?

Berikut beberapa manfaat kesehatan makan plasenta yang diklaim oleh para penggiat tren placentophagy:

Satu penelitian telah menunjukkan bahwa plasenta setelah melahirkan mengandung nutrisi seperti serat, protein, kalium, serta hormon termasuk estradiol dan testosteron. Namun sejauh ini, manfaat makan plasenta sampai saat ini hanya berdasarkan sugesti orang-orang yang telah mencobanya. Belum ada satupun penelitian medis yang dapat membuktikan manfaat sebenarnya di balik tren makan plasenta sendiri setelah melahirkan.

Adakah risikonya makan plasenta sendiri?

Sebuah penelitian pada tahun 2015 yang dilakukan salah satu universitas kedokteran di Chicago, menyimpulkan bahwa tidak ada bukti yang cukup untuk menyarankan bahwa mengonsumsi plasenta dapat memberikan manfaat kesehatan bagi ibu. Selain itu, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa konsumsi plasenta bahkan bisa berbahaya bagi ibu dan bayi. Laporan CDCD mengungkapkan bahwa ibu yang mengonsumsi pil plasenta dapat mengembangkan bakteri kelompok B Streptococcus (GBS) dalam usus yang bisa dioper ke anaknya.

Mengonsumsi plasenta secara mentah juga berisiko tinggi membuat Anda terkena infeksi. Pasalnya, plasenta mentah sama halnya dengan daging mentah yang menyimpan banyak bakteri. Plasenta juga bisa membusuk jika tidak disimpan dengan benar.

CDC mengatakan bahwa plasenta perlu dipanaskan sampai 55 derajat celcius selama lebih dari 2 jam untuk bisa membunuh bakteri. Bahkan suhu yang lebih tinggi diperlukan untuk membunuh virus seperti HIV, Zika dan hepatitis. Namun ketika plasenta dimasak cukup lama, logam berat dan hormon dapat berkumpull di plasenta, dan panas tidak akan berpengaruh pada senyawa tersebut. Sebuah penelitian melaporkan bahwa wanita yang mengonsumsi hidangan plasenta sering mengalami sakit kepala, yang dapat disebabkan oleh logam berat kadmium yang terbentuk di plasenta mereka.

Apabila Anda tertarik mencoba makan plasenta sendiri setelah melahirkan, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . 5 mins read

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . 5 mins read

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 mins read

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 mins read
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read