Apa itu Trombosit dan Berapa Kadar Normalnya dalam Tubuh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda luka, biasanya tubuh memiliki sebuah prosedur untuk menghentikan perdarahan. Salah satu yang berperan dalam menghentikan perdarahan adalah trombosit. Jika jumlahnya terlalu sedikit, Anda rentan mengalami perdarahan hebat. Terlalu banyak, Anda berisiko mengalami gumpalan darah. Maka dari itu, penting untuk memiliki dan menjaga kadar trombosit tetap normal. Lantas, berapa jumlah trombosit darah yang normal?

Apa itu trombosit?

luka terbuka

Trombosit, alias keping darah atau platelet, adalah salah satu komponen darah yang diproduksi di sumsum tulang. Umur hidup trombosit hanya bertahan selama 10 hari, setelah itu sumsum tulang akan terus memperbarui persediaannya.

Trombosit memiliki fungsi dan peran penting dalam proses pembekuan darah (koagulasi). Ketika tubuh terluka, trombosit akan disalurkan ke lokasi luka untuk membuat darah menjadi lengket dan membentuk gumpalan. Alhasil, darah pun tidak terus mengalir keluar.

Di saat bersamaan, trombosit juga merangsang protein dalam darah untuk membuat benang-benang halus yang disebut dengan fibrin. Fibrin ini membantu trombosit untuk memperkuat sumbatan penutup luka Anda.

Ketika jaringan kulit yang luka sudah membaik, trombosit akan diambil kembali oleh darah. Sementara itu, fibrin yang sudah terbentuk pun akan hancur perlahan-lahan.

Tanpa adanya trombosit, proses pembekuan darah akan terganggu. Bahkan, luka kecil pun bisa menyebabkan perdarahan parah atau gumpalan di seluruh tubuh.

Kadar trombosit normal dalam darah

trombosit keping darah

Jumlah trombosit yang normal, baik pada anak-anak maupun orang dewasa, berkisar antara 140.000-450.000 keping per mikroliter darah (mcL). Meski begitu, rentang jumlah trombosit normal setiap orang bisa saja berbeda.

Jika hasil tes darah menunjukkan jumlah trombosit di bawah standar, trombosit Anda dianggap rendah dan tidak normal. Jumlah keping darah yang rendah bisa menandakan kemungkinan ada penyakit di dalam tubuh Anda. Orang yang jumlah keping darahnya terlalu rendah rentan mengalami perdarahan karena darahnya sulit membeku.

Sementara jika jumlah trombosit lebih tinggi dari kisaran normal, Anda berisiko mengalami pembekuan darah yang tidak diperlukan. Akibatnya, Anda berpeluang mengalami stroke dan serangan jantung.

Cara untuk mengetahui jumlah trombosit normal

tes darah fungsi leukosit adalah

Jumlah keping darah dapat digunakan sebagai deteksi dini serta mendiagnosis berbagai penyakit atau kondisi yang dapat menyebabkan masalah pada penggumpalan darah. Oleh karena itu, penting bagi Anda memiliki jumlah trombosit normal untuk menghalau penyakit yang mungkin akan menghampiri Anda.

Satu-satunya cara untuk memastikan jumlah trombosit Anda normal atau tidak adalah dengan pemeriksaan darah lengkap (tes CBC—complete blood count). Biasanya, sebelum dan setelah operasi dokter akan melakukan tes darah lengkap untuk mengatahui informasi terkait jumlah trombosit dalam tubuh pasien. Hal ini dilakukan untuk memprediksi ada tidaknya masalah perdarahan atau pembekuan setelah pasien melakukan prosedur tertentu.

Jumlah keping darah ini juga penting diketahui selama pasien melakukan kemoterapi dan terapi radiasi. Pasalnya, kedua prosedur tersebut dapat menghambat produksi keping darah dalam sumsum tulang.

Jika jumlah keping darah tak terpantau dengan baik, pasien yang menjalani kemoterapi bisa saja mengalami masalah perdarahan atau pembekuan darah.

Selain mengetahui jumlah trombosit dalam tubuh, tes pemeriksaan darah lengkap juga membantu dokter untuk mengetahui:

  • Jumlah sel darah merah
  • Ukuran rata-rata sel darah merah
  • Hematokrit (persentase darah dalam sel darah merah)
  • Total hemoglobin (protein pada sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen)
  • Jumlah hemoglobin dalam setiap sel darah merah
  • Jumlah hemoglobin relatif terhadap ukuran sel dalam setiap sel darah merah (MCHC)
  • Jumlah sel darah putih

Penyebab kadar trombosit tinggi

sel darah putih naik

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kadar trombosit yang terlalu tinggi dapat memicu masalah kesehatan tertentu. Salah satu kondisi yang ditandai dengan meningkatnya kadar keping darah dalam tubuh adalah trombositosis, atau dikenal juga dengan trombositemia

Seseorang disebut mengalami trombositosis jika jumlah keping darah melebihi 450.000 mcL, bahkan lebih dari satu juta keping darah. Ini terjadi karena adanya gangguan proses pembentukan sel punca (stem cell), yakni sel yang membentuk setiap jenis sel darah pada sumsum tulang.

Trombositosis biasanya disebakan oleh beberapa hal, seperti:

  • infeksi
  • pembengkakan
  • kanker darah
  • kekurangan zat besi
  • peradangan di usus
  • penggunaan obat-obatan tertentu

Apabila jumlah keping darah meningkat secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas, kondisi ini disebut sebagai trombositemia esensial atau primer dalam dunia medis.

Jika kondisi ini dibiarkan terus-terusan, hal tersebut dapat memicu kondisi hiperkoagulasi, yaitu saat darah lebih mudah mengental. Ketika darah mengental, aliran dalam pembuluh darah bisa terhambat, yang pada akhirnya memicu stroke, serangan jantung, serta trombosis pada pembuluh arteri dan vena.

Trombositosis bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Namun dalam banyak kasus, kondisi ini cenderung lebih sering terjadi pada wanita lansia.

Penyebab kadar trombosit rendah

kurang vitamin B12 sakit demam tidak enak badan flu

Selain terlalu tinggi, kadar trombosit yang rendah juga bisa memicu masalah kesehatan. Dalam istilah medis, jumlah trombosit yang menurun jauh dari angka normal dikenal dengan trombositopenia.

Menurut situs National Heart, Lung, and Blood Institute, seseorang disebut mengalami trombositopenia jika jumlah trombositnya kurang dari 150.000 mcL. Pada kasus yang lebih parah, jumlah keping darah bahkan dapat menurun hingga di bawah 10.000 atau 20.000 mcL.

Penyebab jumlah trombosit turun secara drastis dapat disebabkan oleh 3 hal, yaitu:

  • Gangguan sumsum tulang, yang dipicu beberapa kondisi, seperti leukemia, anemia, infeksi, kekurangan zat besi, dan menjalani pengobatan tertentu.
  • Trombosit terjebak di limpa, akibat pembesaran limpa yang dipicu oleh sirosis atau kanker hati.
  • Tubuh menghancurkan keping darahnya sendiri, yang bisa disebabkan oleh penyakit autoimun, kehamilan, infeksi, serta obat-obatan tertentu.

menghentikan mimisan mengatasi mimisan

Tidak selamanya penyakit atau kelainan pada trombosit akan memicu gejala-gejala pada pengidapnya. Dalam banyak kasus, tubuh Anda baru akan bereaksi dan menunjukkan gejala ketika jumlah trombosit dalam darah benar-benar sangat rendah atau terlampau tinggi.

Sementara jika jumlahnya hanya berkurang atau bertambah sedikit dari jumlah seharusnya, biasanya tubuh Anda tidak merasakan gejala apa pun.

Beberapa tanda dan gejala khas yang bisa Anda amati ketika keping darah di dalam tubuh terlalu rendah di antaranya:

  • Mudah muncul memar atau lebam (hematoma) meski hanya walau hanya terkena benturan kecil
  • Muncul ruam di kulit dengan titik-titik kecil yang biasanya bewarna kemerahan atau keunguan, yang disebut petechiae. Ruam kemerahan atau keunguan ini biasanya terdapat di kaki bagian bawah.
  • Urine atau feses mengandung darah
  • Mata tampak menguning
  • Terjadi perdarahan dari gusi atau hidung (mimisan)
  • Perdarahan hebat saat menstruasi
  • Muntah darah dengan warna yang sangat gelap

Sementara itu, gejala yang mungkin akan Anda alami ketika kadar keping darah di dalam tubuh terlalu tinggi dari batas normal adalah sebagai berikut:

  • Sakit kepala
  • Pusing atau keliyengan
  • Nyeri dada
  • Tubuh terasa lemah
  • Mati rasa atau kebas di kaki dan tangan

Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, segera konsultasi ke dokter. Dokter biasanya akan melakukan serangkaian pemeriksaan yang meliputi tes fisik dan laboratorium untuk menemukan penyebab serta pengobatan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Jumlah trombosit tidak normal yang dibiarkan berisiko memicu berbagai komplikasi atau bahaya pada kondisi kesehatan. Tubuh yang kekurangan jumlah keping darah dalam kasus yang parah akan mengalami perdarahan dalam, bahkan potensi perdarahan pada otak.

Sementara itu, kadar keping darah yang terlalu banyak di dalam tubuh dapat memicu komplikasi seperti serangan jantung, stroke, serta leukemia.

Cara mendapatkan jumlah trombosit normal

vitamin untuk wanita

Anda tidak perlu khawatir apabila jumlah trombosit di dalam tubuh tidak normal karena terdapat berbagai cara efektif dan mudah untuk mengembalikan jumlah trombosit. Tips yang paling penting adalah dengan mengonsumsi makan makanan yang bernutrisi tinggi.

Ya, mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral dapat membantu tubuh untuk menghasilkan jumlah trombosit normal.

Beberapa nutrisi penting yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kadar keping darah normal di antaranya:

1. Vitamin K

Vitamin K berperan penting untuk membantu proses pembekuan darah. Tanpa asupan vitamin K yang cukup, tubuh Anda tidak bisa menghasilkan protein yang bermanfaat untuk proses pembekuan darah.

Anda bisa mendapatkan asupan vitamin K dari sayuran berdaun hijau seperti brokoli, bayam, sawi, selada, lobak, dan lain sebagainya. Vitamin K juga bisa diperoleh dari kacang-kacangan seperti edamame, kedelai, dan kacang tanah.

2. Vitamin D

Selain membantu menguatkan tulang, otot, saraf, dan daya tahan tubuh, vitamin D juga penting untuk mendukung fungsi sumsum tulang yang memproduksi trombosit dan sel darah lainnya.

Anda bisa mendapatkan asupan vitamin ini dari beberapa makanan, seperti kuning telur, ikan, serta susu.

3. Vitamin B12

Vitamin B12 juga berperan penting dalam produksi sel darah merah, sehingga baik untuk proses pembentukan keping darah. Vitamin ini banyak terkandung dalam makanan hewani, seperti hati sapi, daging sapi, telur, ikan, dan kerang. 

Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin ini dari suplemen. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen vitamin B12, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter untuk memastikan keamanannya.

4. Asam folat

Tak hanya baik untuk ibu hamil, asam folat juga dapat membantu Anda mendapatkan jumlah trombosit normal dalam tubuh. 

Anda bisa memperoleh asupan folat dari makanan. Beberapa makanan yang tinggi folat adalah jeruk segar, hati sapi, hati ayam, dan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam, brokoli, dan kubis. Anda juga bisa mendapatkan vitamin ini dari kacang-kacangan dan biji-bijian.

5. Zat besi

Zat besi merupakan komponen penting hemoglobin yang ada di dalam tubuh Anda. Tanpa adanya zat besi, tubuh tidak bisa membuat hemoglobin dan tidak bisa memproduksi sel darah merah dan trombosit yang cukup.

Anda bisa menaikkan trombosit yang terlalu rendah dengan memperbanyak asupan zat besi dari hati sapi atau ayam, daging merah tanpa lemak, seafood, kuning telur, tahu, dan sayuran hijau seperti bayam, brokoli, kangkung.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Macam Komponen Darah Manusia dan Fungsinya

Darah terdiri dari beberapa jenis komponen penyusun. Anda mungkin sudah tahu soal sel darah merah dan putih, lalu ada apa lagi? Cek komponen darah di sini!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 24 Juli 2018 . Waktu baca 6 menit

Mengenal Proses Pembekuan Darah Secara Lengkap Saat Tubuh Terluka

Proses pembekuan darah yang terjadi dalam tubuh memiliki andil besar saat penyembuhan luka. Yuk, kenali mekanismenya lebih lanjut disini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 9 April 2018 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Ada Orang yang Kena Demam Berdarah dan Tipes Sekaligus?

Apakah Anda pernah kena demam berdarah dan tipes di waktu yang bersamaan? Kira-kira kenapa hal ini bisa terjadi? Simak penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Musiman, Health Centers 12 Maret 2018 . Waktu baca 3 menit

4 Fakta Penting Tentang Trombosit Darah yang Perlu Anda Tahu

Demam berdarah (DBD) biasanya menyebabkan jumlah trombosit di dalam darah menjadi berkurang. Tapi, apa itu trombosit? Apa efeknya kalau jumlahnya kurang?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Penyakit Musiman, Health Centers 28 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

transfusi trombosit

Beda Dengan Donor Darah Biasa, Apa Itu Transfusi Trombosit?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 7 April 2019 . Waktu baca 6 menit
flebotomi adalah

Memahami Prosedur Flebotomi, yang Dapat Membantu Mengatasi Kondisi Kelainan Darah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2019 . Waktu baca 5 menit
penyakit kelainan darah

Berbagai Penyakit Kelainan Darah yang Paling Umum, Selain Anemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Desember 2018 . Waktu baca 9 menit
cara menaikkan trombosit

6 Asupan Vitamin dan Mineral Penting untuk Naikkan Kadar Trombosit Darah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit