Buang-Buang Air Terus Sehabis Berenang, Apa Penyebabnya?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/09/2019
Bagikan sekarang

Diare dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, maupun parasit yang menyerang usus. Penyakit ini menyebabkan seseorang terus-menerus buang air dengan feses cair. Diare umumnya menular lewat konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Namun, beberapa orang melaporkan pernah mengalami diare setelah berenang. Kok, bisa, ya?

Kenapa ada orang yang diare setelah berenang?

Berenang memang jadi olahraga sekaligus aktivitas menyenangkan bersama keluarga di hari libur. Namun, aktivitas ini juga rentan dengan penularan penyakit, seperti diare.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat (CDC) menyebutkan, diare setelah berenang bisa terjadi karena infeksi parasit Cryptosporidium (crypto). Perlu Anda tahu bahwa parasit crypto menyebar melalui feses hewan atau manusia yang terinfeksi.

Dari tahun 2009 hingga 2017, tercatat 444 wabah diare di Amerika Serikat yang disebabkan oleh bakteri crypto. Sebanyak 35% wabah berkaitan erat dengan kolam renang atau wisata air. Sebagian besar kasus tersebut banyak terjadi selama bulan Juli dan Agustus.

Kolam renang umum biasanya sudah disterilkan lebih dulu dengan klorin. Tujuannya untuk menjernihkan air sekaligus membunuh patogen penyebar penyakit yang tersebar di kolam renang. Sayangnya, klorin tidak ampuh untuk membasmi parasit crypto. Parasit crypto tetap bisa bertahan dalam hidup selama beberapa hari setelahnya.

Bagaimana crypto menyebabkan diare setelah berenang?

anak berenang

Parasit crypto awalnya menyebar melalui feses hewan atau manusia yang terinfeksi. Bila orang yang terinfeksi tidak sengaja mengeluarkan feses ke dalam kolam renang atau tidak membersihkan tubuhnya dengan benar, parasit yang ada di kotoran akan berpindah ke kolam renang.

Penularan parasit terjadi ketika orang yang sehat tidak sengaja menelan air kolam yang terkontaminasi saat berenang. Bisa juga terjadi akibat menelan cipratan air yang terkontaminasi ketika berada di sekitar kolam renang.

Dr. Robet Glatter, seorang dokter di Lenox Hill Hospital menjelaskan pada Health Line, “Jumlah parasit pada feses sangat banyak. Namun, hanya butuh sedikit parasit untuk menyebabkan diare setelah berenang.” Itu artinya penularan diare akibat crypto sangat mudah menyerang siapa saja.

Gejala diare akibat infeksi parasit crypto

Setelah masuk ke mulut, parasit crypto akan menginfeksi usus. Akibatnya, orang yang terinfeksi akan diare hingga tiga minggu. Diare selama tiga minggu ini umum dialami anak-anak, mengingat sistem kekebalan tubuh mereka yang belum sempurna dan masih lemah.

Sementara orang dewasa yang terinfeksi biasanya akan pulih dari diare setelah berenang sekitar satu atau dua minggu. Selain diare, gejala lain yang mungkin dialami meliputi kram perut, mual, muntah, demam ringan, dan kehilangan nafsu makan.

Bila diare terjadi, orang yang terinfeksi harus meningkatkan asupan cairan. Pasalnya, diare yang disertai demam bisa membuat banyak cairan tubuh terbuang dan akhirnya menyebabkan dehidrasi.

Dokter akan meresepkan obat untuk mengatasi diare sekaligus memberikan cairan khusus, seperti oralit, air gula, atau infus untuk membantu menggantikan elektrolit yang hilang.

Kiat mencegah diare setelah berenang

Jangan berenang jika Anda sedang diare atau kondisi tubuh sedang tidak sehat. Bahkan, jika Anda baru saja sembuh dari diare dua minggu sebelumnya.  Ini merupakan tindakan pencegahan penularan diare yang paling utama.

Cari kolam renang umum yang memang terjamin kebersihannya. Usahakan juga untuk tidak menelan air kolam saat Anda dan keluarga berenang.

Bila Anda ingin makan di sela waktu renang, baiknya cuci tangan dulu dengan sabun hingga bersih. Cuci tangan bisa menghilangkan parasit yang menempel di kulit. Selain itu, jangan lupa bersihkan tubuh setelah Anda berenang.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Diare Akut dan Diare Kronis?

Diare umumnya dibedakan menjadi akut dan kronis berdasarkan lama waktu sakitnya. Namn ternyata, jenis diare bukan cuma dua itu.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 09/04/2020

4 Makanan yang Harus Dihindari Ibu Menyusui Saat Bayi Diare

Saat bayi diare, sang ibu harus memperhatikan pilihan makanan. Berikut ini ada beragam makanan yang harus dihindari ibu menyusui saat bayi diare.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 09/04/2020

Panduan Pemberian Susu untuk Bayi dan Anak Kecil yang Sedang Diare

Diare yang menyerang bayi dan anak membuat orangtua khawatir, terutama untuk kebutuhan susu. Memangnya, sepeti apa susu terbaik untuk mereka?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 09/04/2020

Apa Obat Diare (Mencret) yang Aman untuk Bayi?

Diare pada bayi dapat berakibat fatal jika tidak cepat diobati. Lantas jika bayi di rumah sedang diare, apa obat mencret yang aman untuknya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Health Centers 04/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

diare tanda hamil muda

Diare Jadi Tanda Anda Sedang Hamil Muda, Benar atau Tidak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020

Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
bakteri penyebab diare

Kenali Berbagai Jenis Bakteri Penyebab Diare

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 12/04/2020
penyebab gejala diare pada ibu menyusuil

Kupas Tuntas Gejala, Penyebab, dan Perawatan Diare Pada Ibu Menyusui

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10/04/2020