4 Mitos Skin Care yang Sudah Tidak Perlu Anda Percaya Lagi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/10/2018
Bagikan sekarang

Siapa yang tidak ingin memiliki kulit yang bagus? Semua orang pasti menginginkan kulit yang bebas jerawat, cerah, dan selalu terlihat fresh. Jadi tidak heran jika saat ini banyak anak muda terutama wanita menyibukkan diri untuk merawat kulit, mencari skin care terbaik dengan melihat review di internet atau pergi ke dokter kecantikan. Biasanya, sebelum seseorang atau mungkin termasuk Anda berniat untuk menggunakan skin care tertentu, teman Anda akan mengatakan “jangan, nanti kecanduan lho” atau opini lainnya yang belum tentu benar. Untuk mengurangi kekhawatiran Anda dalam menggunakan skin care, berikut adalah beberapa mitos skin care yang perlu Anda ketahui.

Beberapa mitos skin care

Mitos 1 : semakin tinggi SPF, semakin luas perlindungannya

Sinar UV terdiri dari UV A yang dapat menembus kulit cukup dalam dan mengubah pigmen kulit. Sinar UV B dapat merusak DNA kulit dan menyebabkan perubahan pigmen, penuaan dini kulit, bahkan karsinoma. Sedangkan, sinar UV C diserap oleh atmosfer dan tidak sampai ke tanah.

SPF pada tabir surya yang sering Anda gunakan mengacu pada jumlah perlindungan yang ditawarkan produk dari sinar matahari UV B. Sehingga, setinggi apapun SPF yang Anda gunakan belum tentu dapat melindungi kulit Anda dari sinar matahari.

Studi yang dimuat dalam Cleveland Clinic Journal of Medicine, peningkatan SPF tidak bersifat linier terhadap perlindungan dari sinar matahari. Jika Anda ingin mendapatkan perlindungan terhadap sinar matahari, maka Anda perlu memperhatikan kandungan SPF dan PA. Kandungan PA dapat melindungi kulit dari bahaya radiasi sinar UV A.

Mitos 2 : tabir surya hanya dipakai saat panas terik

Meskipun pagi atau siang hari tidak begitu panas atau bahkan mendung, Anda tetap perlu menggunakan tabir surya -karena sinar radiasi UV dari matahari tetap akan sampai ke permukaan kulit. Oleh karena itu, gunakan tabir surya setiap dua jam sekali atau gunakan kembali setelah berenang atau berkeringat.

Mitos 3 : scrubbing akan membuat kulit Anda sehat dan bebas jerawat

Scrubbing terlalu sering justru dapat membuat kulit Anda menjadi kering. Karena saat Anda terlalu sering mencuci wajah, kulit akan melepaskan minyak pelindung yang jika Anda melakukannya dengan keras dapat menyebabkan kulit terluka bahkan berisiko untuk timbulnya jerawat. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk mencuci wajah dengan lembut dan ditambah dengan penggunaan pelembab atau tabir surya.

Mitos 4 : semakin mahal skin care, semakin baik untuk kulit

Sebagian besar bahan aktif yang ditemukan dalam krim atau produk kecantikan hampir sama, baik yang dijual di drugstore atau toko lainnya. Bahkan meskipun kandungan zat tertentu di drugstore lebih rendah, produk tersebut tetap dapat memberikan efek yang serupa. Jadi, mitos skin care yang mengatakan bahwa skin care mahal pasti kerjanya lebih baik tentu tidak benar.

Faktanya, kulit setiap orang berbeda

Apa yang cocok untuk Anda, belum tentu cocok untuk orang lain. Oleh karena itu, sebelum melakukan perawatan kulit, Anda perlu mengetahui jenis kulit Anda terlebih dahulu. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengetahui tentang kulit Anda dan perawatan jenis apa yang cocok untuk kulit Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020