Kenapa BAB Terasa Panas Setelah Makan Pedas?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda salah satu orang pecinta makanan pedas? Di Indonesia, kedai makanan yang menawarkan masakan dengan cita rasa pedas sangat menjamur. Bahkan beberapa kedai menyediakan makanan dengan level kepedasan yang sangat tinggi.

Bagi penyuka pedas, makan makanan dengan campuran cabai rawit, cabe merah, dan cabe hijau ini pun jadi hal yang sangat nikmat sekaligus menggairahkan karena sensasi keringatan dan mulut dower setelah makan pedas. Namun, tidak hanya mulut saja yang merasakan sensasi panas, nantinya pada saat buang air besar (BAB) anus pun juga ikut terasa panas. Lantas, apa penyebab anus panas setelah makan pedas? Baca terus untuk mengetahui penyebabnya. 

Secara biologis, anus memiliki kemiripan dengan mulut

Ketika mengonsumsi cabai atau makanan pedas lainnya, meski awalnya nikmat di mulut, kadang bisa terus terbawa hingga ke urusan toilet. Banyak orang terutama yang tidak terbiasa dengan makanan pedas, mungkin lebih rentan merasakan sensasi anus panas seperti terbakar saat buang air besar. Percaya atau tidak, hal ini terjadi karena secara biologis anus memiliki kemiripan dengan mulut.

Di dalam anus ada juga reseptor saraf TRPV1 yang sensitif terhadap senyawa kimia pemicu pedas dari cabai yang bernama capsaicin. Jadi capsaicin dari cabai yang Anda konsumsi nyatanya tidak selalu dicerna sempurna di dalam tubuh. Beberapa memang ada yang diserap oleh tubuh yang kemudian masuk ke hati lalu dipecah, tapi ada juga yang tersisa sampai keluar saat buang air besar.

Nah, ini artinya ketika seseorang mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah yang banyak, maka capsaicin yang tersisa juga akan lebih banyak berinteraksi dengan reseptor TRPV1 seperti yang terjadi di mulut. Hal inilah yang menimbulkan sensasi anus panas setelah BAB.

Saat makan pedas, seluruh sistem pencernaan mendapat sinyal rasa panas

Reseptor TRPV1 ini sebenarnya juga terdapat pada sepanjang jalur sistem pencernaan. Itu sebabnya, tidak jarang banyak orang-orang ada yang merasa perutnya kram atau tidak nyaman bila mengonsumsi makanan pedas. Ini terjadi karena reseptor TRPV1 menerjemahkan capsaicin sebagai rasa panas oleh karena itu tubuh akan bereaksi berusaha menurunkan suhu.

Tanda yang biasa dimunculkan biasanya kulit mengeluarkan keringat, pembuluh darah melebar, dan usus memakai lebih banyak cairan untuk mencerna makanan. Tidak jarang hal ini yang membuat BAB Anda setelah makan pedas jadi lebih cair atau biasa disebut dengan mencret.

Pada orang yang memiliki masalah pada pencernaan seperti iritasi usus dan wasir akan lebih rentan merasa sensasi panas dan sakit setelah mengonsumsi makanan pedas

Cara meredakan anus panas setelah makan pedas

Berikut ini ada dua cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sensasi anus panas saat BAB.

1. Lebih selektif terhadap makanan

Menurut Brooks D. Cash, M.D., seorang profesor kedokteran di University of South Alabamam, untuk meradakan sensasi anus panas setelah makan pedas adalah dengan cara membatasi konsumsi makanan pedas dan berlemak. Hal ini dikarenakan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak akan membuat cairan empedu yang dikeluarkan lebih banyak. Pasalnya cairan empedu ini akan mengiritasi kulit di sekitar anus Anda.

Bila Anda tetap ingin mengkonsumsi makanan pedas, konsumsilah suplemen serat yang mengandung psyllium sebelum atau segera setelah Anda makan.

2. Menjaga kebersihan bokong

Jika bokong Anda sering terasa perih atau gatal setelah Anda mengkonsumsi makanan pedas, maka pastikan jika Anda selalu membersihkan bokong Anda sampai bersih dan kering. Bersihkanlah anus Anda dengan air hangat dan sabun. Setelah itu, oleskanlah salep yang mengandung calamine pada bagian anus Anda karena calamine dapat membantu mengurangi rasa gatal atau rasa seperti terbakar yang Anda rasakan.

Namun bila Anda merasakan perih yang tidak kunjung mereda di area anus, maka segera periksakan diri Anda ke seorang dokter. Hal ini dikarenakan rasa nyeri tersebut dapat merupakan gejala dari gangguan kesehatan lain yang lebih serius seperti infeksi, robekan, abses, atau bahkan kanker.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Penyebab Mulut Kering Selain Dehidrasi yang Perlu Diketahui

Mulut kering wajar terjadi saat Anda merasa haus atau dehidrasi. Selain itu, mulut kering bisa disebabkan oleh berbagai gangguan kesehatan, lho.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 27 November 2020 . Waktu baca 6 menit

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Psikologi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Banyak orang menilai gigi gingsul membuat senyuman pemiliknya bertambah manis. Berikut serba-serbi kesehatan gigi gingsul yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat garam untuk kesehatan

6 Manfaat Garam untuk Kesehatan yang Belum Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
perubahan pola tidur

Mengubah Jam Tidur Ternyata Berpengaruh Pada Kesehatan

Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 5 menit
tanda-tanda menstruasi

8 Tanda Anda Sebentar Lagi Mau Haid

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 29 November 2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab bau mulut

Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 9 menit