Apa Saya Perlu Buat Asuransi Kesehatan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Sakit tidak diinginkan, tapi bisa terjadi pada siapa pun. Baik sudah dicegah maupun belum, kalau sudah sakit dampaknya tentu besar. Tak terkecuali pada keuangan Anda dan keluarga. Nah maka dari itu, asuransi kesehatan mungkin berguna buat Anda solusi menghindari pengeluaran yang mendadak melonjak tinggi ketika sakit.

Apa itu asuransi kesehatan?

transplantasi organ

Asuransi kesehatan adalah sistem penanggungan biaya medis oleh instansi penyedia asuransi. Tentunya, orang sakit yang ditanggung pengeluaran medisnya ini adalah orang yang sudah terdaftar dalam sebuah asuransi.

Seperti yang sudah Anda ketahui, risiko mengalami sakit itu tidak bisa ditebak dengan pasti. Nah, pada saat inilah asuransi bisa jadi penyelamat Anda dari kerugian besar akibat biaya perawatan medis.

Teknisnya, apabila seseorang yang tertanggung (orang yang punya asuransi) suatu saat jatuh sakit, maka pihak penanggung (pihak asuransi kesehatan) yang akan memberikan biaya perawatan kesehatan ke rumah sakit, klinik, atau apotek. Contohnya biaya konsultasi dokter, biaya obat-obatan, biaya rawat inap, sampai biaya tindakan operasi.

Tentunya orang yang punya asuransi perlu membayarkan premi atau cicilan secara rutin untuk mendapatkan asuransi kesehatan ini. Penanggungan biaya oleh asuransi kesehatan akan dilakukan berdasarkan kontrak atau perjanjian yang  berlaku antar kedua belah pihak.

Buat apa saya bikin asuransi kesehatan?

merawat orang demensia

Ketika jatuh sakit, pengeluaran yang harusnya tidak ada menjadi ada supaya Anda bisa cepat sembuh. Terlebih, tidak ada satu pun orang yang tahu kapan akan sakit dan berapa lama penyakit tersebut berlangsung. Semakin lama penyakit dibiarkan, biaya yang dikeluarkan juga mungkin akan terus melonjak. Inilah yang mengganggu kestabilan ekonomi rumah tangga.

Itu kenapa sebetulnya semua orang sebetulnya butuh asuransi. Ibaratnya, Anda sudah siap-siap “sedia payung sebelum hujan” dengan adanya cadangan dana yang dapat dimanfaatkan apabila nanti jatuh sakit.

Selain itu, faktor-faktor di bawah ini juga dapat menjadi pertimbangan Anda membuat asuransi untuk kesehatan.

  • Faktor usia. Semakin tua, seseorang akan semakin rentan mengalami penyakit tertentu.
  • Faktor pekerjaan. Profesi tertentu membuat Anda lebih rentan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan seperti cedera, sakit, dan lain-lain.
  • Faktor manusia. Ini bisa terjadi karena kesalahan orang itu sendiri, misalnya kurang berhati-hati sehingga mengalami kecelakaan lalu lintas atau gaya hidup Anda kurang sehat sehingga rentan kena penyakit.
  • Faktor lingkungan. Bencana alam, kerusuhan, kebakaran, atau tragedi lainnya juga bisa mengancam kondisi kesehatan Anda.

Keempat hal tersebut tentunya bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Maka dengan memiliki asuransi, Anda akan terjamin:

  • Memberikan rasa aman dan perlindungan dalam urusan kesehatan.
  • Asuransi bisa berfungsi sebagai tabungan.
  • Dengan asuransi, risiko keluar biaya yang besar tidak perlu terjadi sekaligus dalam waktu yang bersamaan.
  • Biaya pengeluaran untuk kesehatan lebih terkendali.

Jenis-jenis asuransi kesehatan

terapi imun untuk kanker

Ada beberapa jenis asuransi untuk kesehatan. Berdasarkan pengelola dananya, asuransi kesehatan dibagi menjadi dua jenis: asuransi kesehatan pemerintah seperti BPJS Kesehatan dan asuransi swasta.

Pengelolaan dana asuransi kesehatan pemerintah tentu saja dilakukan oleh pemerintah. Sedangkan swasta dikelola oleh badan swasta tertentu yang pasti sudah banyak Anda temukan.

Asuransi kesehatan pemerintah angsurannya biasanya lebih murah dibandingkan swasta, akan tetapi mutu pelayanan di antara keduanya pasti berbeda.

Beda jasa dan fasilitas yang ditanggung

Pelayanan dari asuransi swasta juga biasanya lebih variatif, misalnya Anda ingin memilih sistem reimburse (bayar pribadi terlebih dahulu, lalu diklaim ke perusahaan asuransi agar diganti) atau bisa juga langsung dibayarkan oleh pihak asuransi.

Asuransi swasta juga bisa digunakan di banyak rumah sakit, lebih luas. Tidak selalu di rumah sakit negeri seperti asuransi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Lebih banyak rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan yang bisa dipilih.

Selain berdasarkan pengelola dana, asuransi untuk kesehatan juga dibagi berdasarkan jenis pelayanan yang ditanggung. Ada dua jenis asuransi berdasarkan kategori ini.

Pertama, jenis asuransi kesehatan yang menanggung seluruh biaya keperluan medis yang dibutuhkan saat sakit. Ini artinya, saat Anda sakit dan membutuhkan dana, seluruh biaya tindakan bisa ditanggung oleh asuransi, tanpa harus memilih.

Yang kedua adalah jenis asuransi kesehatan yang menanggung sebagian pelayanan kesehatan saja. Biasanya tidak semua tindakan yang akan ditanggung pada jenis ini, ada beberapa persyaratan yang harus dipilih sesuai kontrak yang telah disetujui.

Sebelum membeli atau menggunakan asuransi kesehatan, pilih berdasarkan hal berikut ini

Sekarang di Indonesia umumnya sudah tersedia biaya layanan BPJS yang bisa didapat dengan biaya yang tidak terlalu mahal seperti asuransi swasta pada umumnya.

1. Memilih paket asuransi

Apabila Anda menggunakan asuransi swasta atau milik pemerintah yang mengharuskan Anda membayar tiap bulan, Anda harus menyisihkan penghasilan Anda perbulan untuk membayar iuran asuransi tersebut.  Jangan lupa, sesuaikan dengan penghasilan Anda.

Bandingkan dengan beberapa perusahaan asuransi lainnya. Sesuaikan juga dengan kebutuhan diri Anda. Misal, ketika Anda memiliki masalah pada kesehatan gigi, pilih paket asuransi yang mencakup perawatan dan tindakan di dokter gigi. Setidaknya ini bisa membantu Anda mempermudah pengobatan dan perawatan berdasarkan kondisi kesehatan Anda.

2. Bandingkan masalah daftar dokter, fasilitas, dan keuntungan

Pilih dan tanyakan pada penyedia asuransi tentang batasan memilih dokter atau rumah sakit yang ingin Anda tuju untuk berobat. Mintalah daftar dokter dan rumah sakit yang ditanggung penyedia asuransi.

Biasanya di tiap produk asuransi ada beberapa tingkatan pilihan fasilitas yang ingin Anda gunakan dan biayanya pun berbeda-beda. Cari tahu juga fasilitas apa yang didapatkan pada paket asuransi yang Anda pilih.

Tanyakan juga beberapa fasilitas yang ditanggu asuransi, misalnya tentang mammogram  pap smear, vaksin, imunisasi dan pemeriksaan rutin lainnya. Pilih asuransi kesehatan yang rumah sakit atau dokternya bisa dihubungi dalam 24 jam. Pastikan juga dengan begitu, biaya gawat darurat, tindakan atau obat bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi.  

3. Lihat kredibilitas perusahaan dalam hal klaim asuransi

Semua perusahaan asuransi memiliki prosedur dan kebijakan tersendiri untuk menyetujui klaim asuransi Anda. Sayangnya, tidak semua perusahaan punya track record yang mulus mengenai mudah atau tidaknya klaim asuransi.

Maka dari itu, Anda harus memilih dengan cermat. Cari tahu juga pendapat dan review kerabat, keluarga, atau opini di internet mengenai perusahaan asuransi yang hendak Anda pilih. Anda juga bisa mengajukan pertanyaan pada agen asuransi tentang berapa lama proses klaim berlangsung, bagaimana bila klaim ditolak, dan lain hal yang sekiranya menghambat proses berobat kesehatan Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Agustus 16, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 4, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca