6 Strategi Agar Tak Berlebihan Makan Saat Lebaran

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Siapa yang tidak tergoda melihat menu makan saat Lebaran? Saat Lebaran, biasanya setiap keluarga menyajikan makanan dan kue khas, seperti opor, rendang, nastar, atau kue putri salju. Makanan-makanan ini tentu menggugah selera makan, sehingga Anda rasanya ingin makan terus dan terus.

Makan saat lebaran bersama keluarga juga jadi kenikmatan tersendiri. Terlebih, saat berkunjung ke rumah saudara, melihat menu makanan yang berbeda-beda, tentu semakin meningkatkan selera makan Anda. Anda seperti ingin mencicipi semua makanan dan makan semakin banyak. Makan berlebihan ini tentu akan memicu kenaikan berat badan Anda.

Apakah Anda mau? Jika tidak, simak ulasan berikut ini untuk menghindari makan berlebih saat Lebaran, agar #HidupEnak setelah Lebaran usai.

Bagaimana menahan diri agar tak berlebihan makan saat lebaran?

1. Kenali pemicu makan berlebih Anda

Anda bisa membuat catatan kapan Anda mulai makan dan makan dengan porsi yang banyak. Catat juga makanan apa yang membuat nafsu makan Anda bertambah.

Dengan melakukan ini, Anda akan tahu dengan benar apa yang memicu makan berlebih saat Lebaran dan Anda dapat mengatasinya di kemudian hari.

2. Makan dengan perlahan

Jika Anda masih merasa perlu makan saat acara keluarga di hari Lebaran, cobalah makan dengan perlahan. Perut Anda sebenarnya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memberi sinyal pada otak apakah sudah penuh atau belum. Oleh karena itu, kunyah makanan dengan pelan dan sampai benar-benar lembut untuk ditelan.

Jika Anda mengisi perut Anda terus-menerus, perut akan bingung kapan harus memberi sinyal tanda kenyang. Akhirnya, Anda menjadi makan lebih banyak.

3. Lakukan aktivitas lain

Anda mungkin tidak bisa mengendalikan diri untuk makan saat melihat menu lezat khas Lebaran. Apalagi setelah menjalani puasa sebulan penuh, Anda merasa inilah saatnya Anda makan banyak.

Alih-alih kebanyakan makan saat lebaran, Anda bisa menggantinya dengan melakukan aktivitas lain. Anda bisa berbincang-bincang atau bermain dengan sanak saudara Anda. Anda juga bisa menjauh dari ruangan makan, agar tidak tergoda saat melihat makanan yang lezat.

4. Jadwal makan yang rutin

Saat puasa, Anda makan hanya waktu sahur dan ketika berbuka puasa. Nah, saat Lebaran sebaiknya Anda kembali dengan jadwal makan yang rutin, seperti makan pagi, siang, dan malam, serta mungkin sedikit camilan.

Memiliki jadwal makan yang rutin membantu Anda mengendalikan nafsu makan, sehingga lambung sudah terbiasa dengan waktu-waktu makan tertentu. Hal ini menghindari munculnya lapar palsu yang bisa saja membuat Anda makan berlebih.

5. Atur porsi makan Anda

Supaya tak berlebihan makan saat lebaran, gunakan piring atau wadah makan yang lebih kecil dari biasanya untuk mengatur porsi makan Anda. Jadi, piring makan Anda hanya dapat menampung sedikit makanan saja dan mencegah Anda untuk makan berlebih.

6. Tidur yang cukup

Saat Anda lelah, Anda bisa makan lebih banyak dari biasanya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur memiliki hubungan langsung dengan peningkatan stres dan makan emosional pada wanita.

Orang yang tidur nyenyak, sekitar 7-8 jam setiap malam, makan dengan porsi yang normal dibandingkan dengan orang yang kurang tidur. Oleh karena itu, saat puasa pastikan Anda tidur dengan cukup, sehingga ketika Lebaran datang Anda tidak merasa kelelahan karena kurang tidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Manfaat Diet Flexitarian, Pola Diet Nabati Tanpa Hindari Daging

Melalui diet flexitarian, Anda bisa memperoleh manfaat pola diet nabati harus kehilangan asupan nutrisi yang umumnya ditemukan pada bahan pangan hewani.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 03/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Diet Tradisional Ala Jepang Beserta Manfaatnya

Diet tradisional ala Jepang patut dicoba jika ingin menjalankan pola hidup yang lebih sehat dan terhindar dari risiko penyakit. Seperti apa diet tersebut?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Nutrisi, Hidup Sehat 20/01/2020 . Waktu baca 4 menit

3 Manfaat Penting Buah dan Sayur Bagi Anak yang Sayang Jika Dilewatkan

Makanan tinggi serat penting untuk tumbuh kembang anak. Memang, apa saja manfaatnya makan sayur dan buah untuk bayi yang perlu orangtua tahu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 12/12/2019 . Waktu baca 5 menit

Alasan Kita Harus Pilih Katering untuk Makan Siang Kantor

Katering sehat merupakan salah satu solusi bagi orang yang kerap menunda makan siang di kantor. Ini alasan lengkap mengapa Anda perlu pesan katering sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
katering sehat
Hidup Sehat, Fakta Unik 30/10/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan dan buah untuk jantung lemah

Makanan yang Disarankan untuk Penderita Jantung Lemah (Kardiomiopati)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 23/06/2020 . Waktu baca 7 menit

Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020 . Waktu baca 5 menit
resep kue kering nastar rendah gula

3 Pilihan Resep Kue Kering Rendah Gula untuk Lebaran

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit
makanan lebaran sehat

3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020 . Waktu baca 5 menit