Yoga Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan COVID-19

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/05/2020 . 5 menit baca
Bagikan sekarang

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Dengan semakin bertambahnya kasus terinfeksi COVID-19 di Indonesia, pemerintah pun menghimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah demi mengendalikan angka penularannya. Meski demikian, bukan berarti Anda bisa menghabiskan waktu dengan bermalas-malasan.

Sejumlah upaya pencegahan juga tetap harus dilakukan, salah satunya adalah dengan berolahraga. Menurut beberapa ahli, yoga bisa menjadi salah satu olahraga guna cegah COVID-19.

Yoga cegah COVID-19? Ini kaitan di antara keduanya

Memang, mempertahankan gaya hidup aktif selama menjalani karantina memang tidak mudah. Selalu ada godaan yang membuat orang-orang lebih memilih untuk berdiam diri, ada juga yang merasa sudah cukup terlindungi dari virus dengan hanya tinggal di dalam rumah.

Padahal, baik bagi yang muda maupun yang tua, Anda tetap harus melakukan aktivitas fisik secara teratur jika ingin tetap sehat. Daripada hanya menghabiskan lebih banyak waktu dengan duduk, melakukan aktivitas fisik tentunya akan lebih berguna untuk meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Seperti yang telah banyak diketahui, terdapat beberapa golongan orang yang lebih rentan terhadap COVID-19. Di antaranya adalah orang-orang yang termasuk dalam golongan usia 65 tahun ke atas, orang-orang dengan penyakit kronis seperti diabetes atau penyakit paru-paru, dan orang-orang dengan sistem imunitas yang rendah.

Maka dari itu, hal yang bisa Anda lakukan selain tetap tinggal di rumah adalah berolahraga. Salah satunya adalah melakukan yoga untuk cegah COVID-19.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

63,749

Terkonfirmasi

29,105

Sembuh

3,171

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Yoga dikenal sebagai olahraga meditasi yang berfungsi untuk menghilangkan rasa cemas. Manfaat ini tentunya akan sangat berguna di tengah pandemi COVID-19.

Dengan pemberitaan tentang COVID-19 yang semakin bertambah jumlah kasusnya, banyak orang yang mulai merasa stres dan ketakutan. Olahraga yogalah yang nantinya akan membantu mengurangi dan cegah perasaan tersebut selama COVID-19.

Selain itu, yoga mungkin akan membantu orang-orang dengan masalah paru-paru atau pernapasan. Sekelompok peneliti dari Airways Clinical Research Centers menemukan bahwa latihan pernapasan yang digunakan dalam olahraga yoga bisa meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (COPD).

Penemuan tersebut tentunya menjadi kabar yang baik. Obat-obatan yang diminum untuk perawatan COPD terkadang menghasilkan efek samping yang berat dan bisa memakan biaya yang cukup tinggi.

Memang, yoga tidak langsung menyembuhkan penyakit tapi setidaknya bisa menjadi alternatif untuk meringankan kondisinya.

mencegah tertular coronavirus

Yoga cegah COVID-19 dengan meningkatkan imunitas tubuh

makanan sehat untuk anak makanan bergizi untuk anak

Seperti jenis olahraga lainnya, yoga ternyata juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh yang mana sangat berguna jika Anda ingin mengurangi risiko tertular COVID-19.

Fakta ini dikemukakan pada sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Behavioral Medicine. Dalam uji coba yoga ini, para ilmuwan meneliti respons sistem kekebalan tubuh dengan mengukur kadar penanda pro-inflamasi yang menyebabkan peradangan sel seperti sitokin serta jumlah sel imun dari darah atau air liur.

Hasilnya, peserta yang rutin melakukan yoga mengalami pengurangan dalam jumlah sitokin yang disebut IL-1beta.

Sitokin merupakan protein yang dihasilkan dari sistem kekebalan tubuh. Sebenarnya sitokin memiliki fungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi. Namun, terlalu banyak produksi sitokin malah berbahaya dan bisa saja menyebabkan kerusakan organ tubuh.

Belum diketahui secara pasti seberapa rutin yoga harus dilakukan untuk menghasilkan daya tahan tubuh yang lebih kuat demi cegah COVID-19. Namun, kebanyakan program yoga yang diadakan dalam uji coba bisa berlangsung antara 8 sampai 12 minggu dengan frekuensi satu kali seminggu atau setiap hari.

Tips Merawat Hubungan Selama Physical dan Social Distancing dengan Pasangan

Pose yoga untuk dilakukan selama pandemi COVID-19

Bagi Anda yang ingin memulai yoga, berikut adalah beberapa pose yang bisa Anda coba ikuti di rumah.

1. Downward facing dog

yoga cegah covid-19
Sumber: Gaia.com

Pose yoga ini berfokus pada sistem kekebalan tubuh yang akan berdampak pada area sinus dengan memperlancar aliran darah ke arahnya. Pose ini juga bisa membantu untuk mengatasi hidung tersumbat.

Caranya, mulailah dengan posisi merangkak, telapak tangan dan lutut menjadi tumpuan di atas matras. letakkan tangan sedikit lebih maju dari bahu, renggangkan jari-hari tangan. Tarik napas lalu hembuskan sambil mengangkat lutut sampai kedua kaki lurus dan tumit tidak menyentuh matras. Tundukkan kepala ke bawah, tegakkan tulang belakang dan rentangkan tangan hingga lurus.

2. Seated spinal twist

Selain menghilangkan ketegangan otot tulang belakang, pose yoga ini dapat membantu fungsi internal tubuh termasuk meningkatkan sistem imunitas.

Mulailah dengan posisi duduk sambil meluruskan kaki. Tekuk lutut kanan, kemudian letakkan kaki kanan di sebelah luar paha kiri. Putat tubuh ke arah sebaliknya, lalu tekan lutut kaki kanan menggunakan tangan kiri. Tarik dan buang nafas panjang. Ulangi langkah dengan arah sebaliknya.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tinggal Sendiri Selama Pandemi, Apa yang Harus Diperhatikan?

Hidup sendirian tidak selamanya menyenangkan. Ada kalanya tinggal sendiri bisa menimbulkan rasa kesepian yang parah, terutama selama pandemi COVID-19.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 02/07/2020 . 6 menit baca

Rasa Aman Palsu, Alasan Mengapa Banyak Orang Berkerumun Saat Pandemi

Meski bahaya penularan COVID-19 masih tinggi, banyak orang sudah mulai berkerumun. Ternyata, ini disebabkan oleh rasa aman palsu saat pandemi. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30/06/2020 . 4 menit baca

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Olahraga yang dilakukan di luar rumah bisa bermanfaat bagi kebugaran dan kesehatan mental. Tapi apakah aman olahraga di luar rumah saat pandemi COVID-19?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 30/06/2020 . 4 menit baca

Jamur Cordyceps Militaris Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Jamur Cordyceps militaris, sebagai suplemen yang memiliki potensi untuk meningkatkan sistem imun tubuh dalam melawan virus penyebab penyakit.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

teledermatologi saat pandemi

Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 6 menit baca
covid-19 menular lewat ac

Benarkah Ruangan Ber-AC Tingkatkan Risiko Penularan COVID-19?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 5 menit baca

Menghadapi Masa Transisi dari Terapi Langsung ke Terapi Online Selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 5 menit baca
pelacakan kontak covid-19

Pelacakan Kontak Dapat Menekan Angka Penyebaran Kasus COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca