Pentingnya Vitamin C untuk Mencegah Virus Corona

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/06/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Cara mencegah virus corona dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Bagi tubuh, vitamin C dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dalam melawan beragam jenis penyakit, termasuk virus corona.

Manfaat vitamin C untuk mencegah virus corona

Sekarang ini, topik penularan virus corona masih hangat dibicarakan masyarakat karena penyebarannya begitu cepat di Wuhan, China. Virus corona atau 2019n-CoV adalah virus yang menyerang dan menyebabkan infeksi pada hidung, sinus, serta sistem saluran napas atas.

Gejala virus corona mirip seperti flu dan batuk biasa. Ketika daya tahan tubuh melemah, virus corona dapat mengembangkan gejala yang lebih serius, seperti bronkitis dan pneumonia.

mencegah virus corona

Bicara soal penularan penyakit, di sini vitamin C berperan penting dalam melawan virus maupun bakteri. Untuk itu, kulik manfaat vitamin C yang salah satunya sebagai mencegah virus corona.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

128,776

Terkonfirmasi

83,710

Sembuh

5,824

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

1. Menjaga daya tahan tubuh

Pada dasarnya, setiap penyakit yang masuk disebabkan oleh daya tahan tubuh yang melemah. Kekurangan vitamin C bisa menjadi alasan seseorang mudah sakit. Umumnya vitamin C ini digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dalam mencegah infeksi penyakit apapun, termasuk virus corona.

Peran Vitamin C pada sistem kekebalan tubuh adalah meningkatkan kinerja sel  Natural Killer untuk mencari dan membunuh sel kanker atau sel lain yang bisa membahayakan tubuh. Vitamin C juga berfungsi mendukung kerja neutrofil, sel pertama dari sistem kekebalan tubuh yang merespons dengan cara menyerang bakteri atau virus.

Kemudian, Vitamin C akan membantu meningkatkan kinerja limfosit dalam melacak virus dan bakteri yang bisa mengancam kesehatan tubuh. Limfosit sendiri merupakan adalah sel darah putih yang penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini juga sangat ampuh dalam membentuk antibodi yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

2. Membantu penyembuhan batuk pilek dan flu

Vitamin C dapat mendukung penyembuhan batuk pilek dan flu dengan mencegah komplikasi serius. Dalam beberapa kasus, batuk pilek dan flu biasa dapat berkembang menjadi pneumonia dan infeksi paru-paru. Namun, vitamin C bisa menurunkan risiko pengembangan gejala penyakit tersebut.

3. Memperbaiki jaringan tubuh yang rusak

Sebuah rahasia umum bahwa vitamin C dapat menyehatkan kulit. Tidak cuma untuk kesehatan kulit, vitamin C juga dapat memperbaiki jaringan yang rusak. Misalnya, berperan dalam penyembuhan luka. Di samping itu, kandungan vitamin tersebut dapat merawat kesehatan tulang rawan, tulang, dan gigi.

4. Menangkal radikal bebas

Vitamin C mengandung antioksidan yang mampu menangkal dampak buruk radikal bebas. Terutama untuk orang yang tinggal di perkotaan, polusi asap kendaraan dan asap rokok jadi masalah utama. 

Radikal bebas berkontribusi terhadap pengembangan penyakit seperti kanker, gangguan jantung, dan artritis. Maka itu, vitamin C menjadi kunci untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit secara umum. Begitu juga mencegah adanya infeksi virus corona.

physical distancing

Tips melawan dan mencegah virus corona

Mencegah virus corona dapat dimulai dari diri sendiri. Untuk Anda yang dalam waktu dekat akan melakukan dinas atau pergi ke luar negeri, kini tak harus takut lagi akan ancaman virus corona. Cukup ikuti tips di bawah ini untuk melawan dan mencegah virus corona.

1. Konsumsi vitamin C yang bisa bertahan 24 jam

mencegah virus corona

Seperti yang sudah Anda ketahui, konsumsi vitamin C dapat menguatkan daya tahan tubuh. Penularan dan infeksi virus corona terkait erat dengan daya tahan tubuh rendah.

Konsumsi vitamin C dapat dipenuhi dari berbagai sumber alami seperti jeruk, brokoli, tomat, bayam, dan kol. Namun seringkali kandungan vitamin C di dalam sayuran dan buah sudah tidak optimal lagi. Untuk bantu penuhi kebutuhan vitamin C, Anda bisa konsumsi suplemen vitamin C.

Menurut Mayo Clinic, asupan harian vitamin C perempuan dewasa sebanyak 75 mg dan 90 mg untuk laki-laki dewasa. Anda dapat menambahkan dosis harian jika kondisi tubuh sedang memerlukan vitamin c lebih banyak, selama di bawah batas aman 2000 mg per hari. 

Beberapa jenis virus, dapat bertahan hidup di permukaan benda yang keras selama 24 jam. Kondisi ini membuat kita berisiko besar untuk terinfeksi virus yang menempel pada permukaan benda. Oleh karena itu, lebih baik pilih suplemen vitamin C berjenis Ester yang mampu bertahan 24 jam di dalam tubuh. Ester adalah jenis vitamin C yang mengandung asam askorbat yang memiliki pH netral. Komponen utama dari vitamin C jenis ini adalah kalsium askorbat. Suplemen vitamin C jenis Ester lebih tidak perih di lambung, dibanding jenis suplemen vitamin C lainnya.

2. Menggunakan maskermencegah coronavirus

Virus corona dapat menular dengan mudah melalui batuk atau sentuhan tangan yang telah terkontaminasi virus. Sebelum bepergian ke luar negeri, Anda perlu siap sedia masker untuk pelindung hidung dan mulut. Memakai masker menjadi langkah preventif mencegah penularan  virus corona.

Bisakah Masker Kain Buatan Sendiri Memperlambat Penyebaran Coronavirus?

3. Mencegah virus corona dengan menjaga kebersihan diri

terlalu sering mencuci tangan

Mencuci tangan adalah upaya sederhana untuk mencegah diri dari serangan penularan penyakit, termasuk virus corona. Usahakan tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum Anda cuci tangan sebagai upaya menjaga kebersihan diri. 

Cuci tanganlah sebelum Anda makan, setelah ke toilet, membuang ingus, batuk, atau bersin. Bila tidak memungkinkan untuk cuci tangan, gunakan hand sanitizer dengan kadar alkohol 60%.

Sebisa mungkin, hindari ke luar ruangan jika Anda merasa tidak enak badan. Oleh karena sistem imunitas yang rendah saat sakit, bisa membuka peluang penularan virus corona. 

Lakukan langkah sederhana ini sebagai cara preventif penularan virus corona, terutama ketika Anda punya rencana pergi ke luar negeri.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Klaster-klaster Penularan COVID-19 Terus Bertambah, Apa yang Salah?

Memasuki new normal, angka penularan COVID-19 klaster perkantoran terus bertambah. Data terbaru mencatat setidaknya ada 90 klaster perkantoran di Jakarta.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 04/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Inilah Alasan Vaksin COVID-19 Sinovac Uji Klinis di Indonesia

Vaksin Sinovac buatan China akan diuji coba secara klinis pada ribuan orang di Bandung, Indonesia. Adakah alasan tertentu dalam pemilihan negara ini?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 04/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Berhasil Picu Respons Kekebalan

Vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh University of Oxford, Inggris berhasil memicu terbentuknya antibodi dan sel-T pada peserta uji klinis.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 24/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

dampak covid-19 otak

COVID-19 Picu Kerusakan Saraf dan Otak Jangka Panjang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 11/08/2020 . Waktu baca 4 menit
ibu terinfeksi covid-19 bisa menyusui

Ibu Positif COVID-19 Bisa Menyusui Tanpa Menularkan ke Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 08/08/2020 . Waktu baca 4 menit
pasien kanker terinfeksi covid-19

Pasien Kanker Selama Pandemi: Cegah COVID-19, Rawat Kankernya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 6 menit
serangan jantung saat pandemi covid-19

Waspadai Hubungan Erat Sakit Jantung dan COVID-19 Selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 5 menit