Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Pandemi COVID-19 kini telah mengubah hampir setiap aspek kehidupan, termasuk pelayanan kesehatan di seluruh dunia. Salah satu pelayanan kesehatan yang tidak luput dari dampak wabah yang telah mendunia ini adalah perawatan kulit. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kini teknologi teledermatologi hadir, terutama saat pandemi.

Lantas, apa itu teledermatologi dan bagaimana layanan ini membantu pasien mendapatkan perawatan yang biasa diperoleh dari dokter? Simak ulasan lengkap di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. 

Merawat kulit saat pandemi dengan teledermatologi

teledermatologi saat pandemi

Sejak wabah COVID-19 telah menyebar ke seluruh dunia, protokol kesehatan di setiap tempat, termasuk rumah sakit semakin diperketat. Para dokter dan tenaga kesehatan lainnya diwajibkan memakai alat pelindung diri (APD) sebagai upaya mencegah penularan virus. 

Pandemi COVID-19 memang mengubah segalanya. Bahkan, tidak sedikit dari orang yang merasa khawatir dan takut pergi ke rumah sakit meskipun mereka tahu membutuhkan perawatan dari dokter. 

Penurunan jumlah pasien yang drastis tersebut membuat rumah sakit di beberapa negara mulai menyediakan layanan konsultasi jarak jauh, alias telemedis. Pelayanan medis jarak jauh ini bahkan tersedia untuk mereka yang ingin berkonsultasi perihal masalah kulit yang dialami atau biasa disebut teledermatologi.

Teledermatologi adalah pelayanan perawatan kulit yang tidak perlu datang ke tempat praktik dokter dan hal ini cukup membantu, terutama saat pandemi COVID-19. Pasien dapat melakukan konsultasi jarak jauh dengan video langsung atau mengirim foto yang akan diamati oleh dokter. Lalu, konsultasi biasanya akan berlanjut via telepon.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

115,056

Terkonfirmasi

72,050

Sembuh

5,388

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Menurut penelitian yang dimuat di Journal of Telemedicine and Telecare, teledermatologi bahkan dinilai efektif jauh sebelum pandemi COVID-19 dimulai. Studi yang mengulas sejumlah artikel yang sudah terbit ini menemukan bahwa diagnosis pelayanan ini cukup akurat. Bahkan, tidak sedikit pasien yang merasa puas. 

Walaupun studi tersebut cukup terbatas dan tidak dilakukan baru-baru ini, temuan ini bisa menjadi patokan bahwa teledermatologi bisa efektif untuk masalah kulit tertentu. Maka itu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut apakah hasil yang sama terjadi dalam waktu dekat ini, terutama selama pandemi COVID-19.

Kelebihan dan kekurangan teledermatologi 

Selain tidak mengharuskan Anda bepergian ke rumah sakit saat pandemi, teledermatologi juga memberikan sejumlah kelebihan. Tidak hanya untuk pasien, melainkan juga para dokter dan penyedia pelayanan. 

Berikut ini ada beberapa keunggulan dari teledermatologi yang bisa Anda peroleh dilansir dari American Academy of Dermatology

  • Memudahkan akses bagi orang yang sulit pergi ke klinik perawatan kulit.
  • Dinilai lebih nyaman karena pasien tidak perlu berkunjung ke klinik.
  • Mengurangi waktu tunggu bagi pasien yang memerlukan perawatan darurat.
  • Jadwal konsultasi dokter menjadi lebih bervariasi.
  • Biaya perawatan lebih murah.

Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan layanan kesehatan yang mengandalkan teknologi ini memiliki kekurangan, seperti:

  • penyalahgunaan kebijakan asuransi
  • malapraktik
  • salah diagnosis karena riwayat tidak lengkap atau kualitas foto kurang baik
  • pasien kurang atau tidak terlalu paham ketika menjelaskan masalah mereka
  • terlalu bergantung pada teknologi

Tips Cegah Iritasi Akibat Pemakaian Masker Sehari-hari

Teledermatologi digunakan untuk masalah kulit tertentu

konsultasi jarak jauh selama pandemi

Salah satu kekurangan teledermatologi yang perlu diperhatikan, terutama saat pandemi, adalah hanya dapat digunakan masalah kulit tertentu. Tidak semua penyakit kulit dapat didiagnosis dan dikonsultasikan dengan menyertakan foto dan telepon. 

Hal ini dikarenakan jenis kasus tertentu akan membutuhkan pertimbangan lebih lanjut karena metode ini cukup terbatas. Sebagai contoh, kualitas gambar dan kurangnya akses ke alat tertentu sangat berpengaruh terhadap hasil diagnosis. 

Walaupun demikian, dokter kulit tetap menggunakan teledermatologi sebagai alat untuk memeriksa kondisi awal pasien. Setelah itu, dokter akan menggunakan informasi visual yang ada untuk memutuskan kapan pasien perlu berkonsultasi langsung dengan mereka.

Pada contoh kasus masalah kulit yang berkaitan dengan lesi berpigmen, seperti bintik dan tahi lalat, sering dihubungkan apakah lesi tersebut bersifat kanker. Dokter memang membutuhkan evaluasi lesi secara langsung dengan bantuan alat bernama dermatoscope.

Dermatoscope tidak dapat digunakan dalam konsultasi jarak jauh via panggilan telepon. Akibatnya, dokter akan kesulitan untuk mendiagnosis penyakit pasien dengan tepat. 

Selain masalah kulit yang berhubungan dengan lesi, daerah kulit kepala juga disebut lebih sulit didiagnosa lewat teledermatologi, terutama saat pandemi. Alternatif lainnya adalah dokter meminta pasien untuk membelah atau mencabut rambut dan memotretnya dengan cahaya khusus. 

Terlebih lagi, layanan kesehatan berteknologi ini juga tidak mungkin menginstruksikan pasien untuk melakukan prosedur tertentu, seperti biopsi kulit atau injeksi obat. Namun, kembali lagi dengan anggapan teledermatologi membantu dokter melihat apakah prosedur tersebut dibutuhkan dan tingkat daruratnya. 

Tips menjalani teledermatologi saat pandemi

KONSULTASI psikiater dokter online

Terlepas dari kekurangan yang dimiliki teledermatologi, metode ini mungkin dapat membantu Anda mengatasi masalah kulit yang cukup ringan saat pandemi. Apabila Anda tertarik berkonsultasi jarak jauh dengan dokter kulit, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan ketika melakukan teledermatologi.

  • Menghubungi klinik dokter kulit, apakah mereka memiliki layanan teledermatologi.
  • Menentukan jadwal konsultasi secara online.
  • Teledermatologi dapat dilakukan di mana saja, baik ponsel maupun laptop.
  • Mengirim foto perihal masalah kulit sebelum memulai konsultasi.
  • Memastikan berkonsultasi di tempat yang tenang dan cukup terang.
  • Tidak berekspektasi terlalu tinggi.
  • Jerawat, eksim, dan ruam kulit ringan termasuk cocok untuk teledermatologi.

Pelayanan kesehatan teledermatologi memberikan manfaat yang cukup besar bagi dokter dan pasien, terutama di saat pandemi COVID-19. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua klinik memiliki metode yang sama. Maka itu, Anda perlu memilih dokter kulit yang cocok dengan masalah dan kondisi saat itu.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Manfaat Punya Asuransi di Masa Pandemi COVID-19

Saatnya mempertimbangkan asuransi di masa pandemi COVID-19 sebagai perlindungan kehidupan. Ketahui beragam manfaat asuransi di masa new normal.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
asuransi di masa pandemi
Asuransi, Hidup Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 4 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Vaksin COVID-19 Buatan Oxford Berhasil Picu Respons Kekebalan

Vaksin COVID-19 yang dikembangkan oleh University of Oxford, Inggris berhasil memicu terbentuknya antibodi dan sel-T pada peserta uji klinis.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 24/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Vaksin COVID-19 Moderna Memasuki Tahap Akhir Uji Kllinis

Vaksin COVID-19 buatan Moderna menunjukkan hasil positif dan akan memasuki tahap akhir uji klinis. Vaksin ini akan diuji coba pada 30.000 orang relawan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 22/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

serangan jantung saat pandemi covid-19

Waspadai Hubungan Erat Sakit Jantung dan COVID-19 Selama Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 5 menit
klaster penularan COVID-19

Klaster-klaster Penularan COVID-19 Terus Bertambah, Apa yang Salah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 5 menit
vaksin sinovac uji klinis di Indonesia

Inilah Alasan Vaksin COVID-19 Sinovac Uji Klinis di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 04/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit