Mager Olahraga Saat Karantina? Ini 7 Tips Agar Anda Tetap Semangat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Semakin banyak orang menyadari pentingnya olahraga selama menjalani karantina di rumah. Sayangnya, kebiasaan berdiam diri saat karantina kadang membuat seseorang jadi tidak semangat olahraga. Padahal, olahraga dapat membuat tubuh lebih sehat dan siap menghadapi pandemi COVID-19.

Olahraga yang ringan sekalipun bermanfaat bagi tubuh. Kegiatan ini bisa meningkatkan fungsi sistem imun dan bahkan mengeluarkan bakteri dari saluran pernapasan. Anda pun tidak harus keluar rumah karena ada banyak jenis olahraga dalam ruangan yang dapat dilakukan selama masa karantina.

Tips agar semangat olahraga saat karantina

olahraga di rumah

Manfaat olahraga tentu bertambah besar bila dijalani dengan konsisten selama masa karantina. Untuk bisa konsisten, Anda perlu membangun niat dan semangat yang kuat. Berikut sederet tips yang akan membuat Anda lebih semangat berolahraga:

1. Mulai dari yang kecil

Saat memulai kebiasaan baru, awali dari hal-hal yang kecil terlebih dulu. Memaksakan diri untuk berolahraga justru akan membuat Anda cepat lelah, kehabisan energi, dan akhirnya tidak mau melanjutkan kebiasaan tersebut.

Awali dengan olahraga ringan sebanyak dua hari seminggu. Jika Anda sudah nyaman, tambahkan menjadi tiga hari, empat hari, dan akhirnya lima hari dalam seminggu. Setelah terbiasa, Anda juga bisa mencoba jenis olahraga yang lebih menguras tenaga.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

271,339

Terkonfirmasi

199,403

Sembuh

10,308

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

2. Berolahraga dengan singkat

Olahraga yang benar tidak harus dilakukan dalam durasi lama. Malah, Anda sebetulnya hanya perlu melakukan high-intensity interval training (HIIT) selama 10-15 menit untuk tetap bugar selama menjalani masa karantina.

Tidak hanya HIIT, Anda pun dapat mencoba variasi olahraga lain seperti latihan kardio, angkat beban, senam aerobik, dan lain-lain. Lakukan dalam durasi yang sama hingga Anda terbiasa, lalu tambahkan menjadi 30 menit untuk membakar kalori ekstra.

3. Berolahraga dengan orang lain

Semangat olahraga saat karantina akan bertambah saat Anda melakukannya dengan orang lain. Olahraga bersama juga terasa lebih menyenangkan karena Anda bisa saling membantu, menyemangati, atau bahkan bersaing dalam jenis olahraga tertentu.

Jadi, ajaklah orangtua, saudara, atau pasangan untuk mulai berolahraga bersama. Buat jadwal yang teratur agar semua orang bisa ikut serta. Jika Anda sedang terpisah jarak karena social distancing, cobalah berolahraga sambil menelepon lewat video call.

cemas covid-19

4. Berolahraga pada pagi hari atau setelah selesai kerja

olahraga yang cukup

Waktu terbaik untuk berolahraga adalah pagi hari. Terlebih lagi, Anda belum disibukkan dengan pekerjaan atau kegiatan lain yang menyita waktu. Anda pun dapat berolahraga sambil menikmati sejuknya udara pagi di halaman rumah.

Namun, olahraga di pengujung hari pun tidak ada salahnya bila Anda memang harus mulai berkegiatan sejak pagi. Begitu pekerjaan selesai, mulailah dengan pemanasan dan peregangan. Kemudian, lanjutkan dengan sesi latihan seperti biasa.

5. Membuat jadwal olahraga

Setelah menentukan waktu yang nyaman untuk berolahraga, buatlah jadwal olahraga sederhana. Jadwal tidak hanya membuat Anda lebih semangat, tapi juga melatih Anda agar lebih disiplin menjalani olahraga saat karantina.

Tandai kalender ponsel Anda dan isilah dengan durasi olahraga yang diperlukan. Jadikan ini sebagai kegiatan yang tidak boleh diganggu seperti halnya pekerjaan atau rapat. Dengan begitu, perhatian Anda tidak mudah teralihkan oleh hal lain.

6. Menjadikan olahraga sebagai kebiasaan

Kegiatan apa pun akan terasa lebih mudah bila sudah menjadi kebiasaan, begitu juga dengan olahraga. Ini disebabkan karena olahraga sudah tersimpan dalam otak Anda. Alih-alih merasa malas, tubuh Anda justru ingin tetap berolahraga.

Sebagai contoh, jika Anda ingin berolahraga pagi selama lima hari seminggu, coba buat rutinitas yang terdiri dari bangun pagi, menyikat gigi, sarapan, dan olahraga. Cara yang sama juga bisa diterapkan untuk olahraga pada sore hari.

Bagaimana Atlet Menjaga Fisik dan Mental Selama Pandemi COVID-19?

7. Menjalani olahraga selama 30 hari

Satu hal yang mungkin menurunkan semangat olahraga saat karantina adalah masa karantina itu sendiri. Pada kondisi yang tidak pasti seperti sekarang ini, Anda tidak bisa memastikan seberapa lama Anda harus menyesuaikan jadwal bekerja dan berolahraga.

Cobalah fokus berolahraga selama 30 hari terlebih dulu. Bila pada akhir bulan Anda tetap tidak suka berolahraga, Anda bisa berhenti. Namun, jika Anda malah merasa lebih bugar, artinya Anda berhasil hidup lebih sehat. Coba lanjutkan kembali kegiatan ini.

Membangun semangat olahraga saat menjalani karantina memang tidak mudah. Anda harus sabar dan berkomitmen melawan diri sendiri demi hidup yang lebih sehat. Kondisi yang tidak menentu selama karantina juga dapat menurunkan semangat.

Kuncinya adalah memulai dari hal yang kecil dan tidak memaksakan diri. Buatlah tujuan dan jadwal yang dapat Anda ikuti dengan mudah. Berikan pula waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat sehingga kegiatan bermanfaat ini tidak terlalu menguras energi.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Caranya Melerai Anak yang Kerap Berkelahi saat Karantina di Rumah

Pandemi COVID-19 ternyata bisa membuat anak lebih banyak berkelahi dengan saudaranya. Begini tips melerai anak yang bertengkar saat karantina di rumah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 22 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Bosan Saat Social Distancing dan Karantina di Rumah? Coba 6 Kegiatan Ini, Yuk!

Social distancing dan karantina di rumah selama berhari-hari ternyata bikin cepat jenuh. Apa saja kegiatan untuk mengatasi bosan saat karantina di rumah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 21 Maret 2020 . Waktu baca 7 menit

Gangguan Psikologis Rentan Terjadi Pada Orang yang Dikarantina

Meski sudah sehat, masa-masa karantina tetap dapat memberikan dampak bagi keadaan psikologis seseorang. Seperti apa dampaknya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Hidup Sehat, Psikologi 16 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit

Memahami Proses Karantina Coronavirus pada 238 WNI di Natuna

Sebanyak 238 WNI dari Wuhan dipulangkan setelah novel coronavirus merebak. Apa yang terjadi dalam barak penampungan selama karantina coronavirus.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 4 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Tips Menjaga Kesehatan Kulit Sebelum dan Sesudah Berolahraga

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
pemanasan sebelum olahraga

Berapa Lama Olahraga yang Dianggap Efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
olahraga dengan masker

Olahraga Menggunakan Masker Saat Pandemi, Begini Menurut Pakar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 9 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit

Tetap Makan Sehat untuk Kembalikan Mood saat Karantina

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23 April 2020 . Waktu baca 5 menit