Mager Olahraga Saat Karantina? Ini 7 Tips Agar Anda Tetap Semangat

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/05/2020
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Semakin banyak orang menyadari pentingnya olahraga selama menjalani karantina di rumah. Sayangnya, kebiasaan berdiam diri saat karantina kadang membuat seseorang jadi tidak semangat olahraga. Padahal, olahraga dapat membuat tubuh lebih sehat dan siap menghadapi pandemi COVID-19.

Olahraga yang ringan sekalipun bermanfaat bagi tubuh. Kegiatan ini bisa meningkatkan fungsi sistem imun dan bahkan mengeluarkan bakteri dari saluran pernapasan. Anda pun tidak harus keluar rumah karena ada banyak jenis olahraga dalam ruangan yang dapat dilakukan selama masa karantina.

Tips agar semangat olahraga saat karantina

olahraga di rumah

Manfaat olahraga tentu bertambah besar bila dijalani dengan konsisten selama masa karantina. Untuk bisa konsisten, Anda perlu membangun niat dan semangat yang kuat. Berikut sederet tips yang akan membuat Anda lebih semangat berolahraga:

1. Mulai dari yang kecil

Saat memulai kebiasaan baru, awali dari hal-hal yang kecil terlebih dulu. Memaksakan diri untuk berolahraga justru akan membuat Anda cepat lelah, kehabisan energi, dan akhirnya tidak mau melanjutkan kebiasaan tersebut.

Awali dengan olahraga ringan sebanyak dua hari seminggu. Jika Anda sudah nyaman, tambahkan menjadi tiga hari, empat hari, dan akhirnya lima hari dalam seminggu. Setelah terbiasa, Anda juga bisa mencoba jenis olahraga yang lebih menguras tenaga.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

25,216

Terkonfirmasi

6,492

Sembuh

1,520

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

2. Berolahraga dengan singkat

Olahraga yang benar tidak harus dilakukan dalam durasi lama. Malah, Anda sebetulnya hanya perlu melakukan high-intensity interval training (HIIT) selama 10-15 menit untuk tetap bugar selama menjalani masa karantina.

Tidak hanya HIIT, Anda pun dapat mencoba variasi olahraga lain seperti latihan kardio, angkat beban, senam aerobik, dan lain-lain. Lakukan dalam durasi yang sama hingga Anda terbiasa, lalu tambahkan menjadi 30 menit untuk membakar kalori ekstra.

3. Berolahraga dengan orang lain

Semangat olahraga saat karantina akan bertambah saat Anda melakukannya dengan orang lain. Olahraga bersama juga terasa lebih menyenangkan karena Anda bisa saling membantu, menyemangati, atau bahkan bersaing dalam jenis olahraga tertentu.

Jadi, ajaklah orangtua, saudara, atau pasangan untuk mulai berolahraga bersama. Buat jadwal yang teratur agar semua orang bisa ikut serta. Jika Anda sedang terpisah jarak karena social distancing, cobalah berolahraga sambil menelepon lewat video call.

cemas covid-19

4. Berolahraga pada pagi hari atau setelah selesai kerja

olahraga yang cukup

Waktu terbaik untuk berolahraga adalah pagi hari. Terlebih lagi, Anda belum disibukkan dengan pekerjaan atau kegiatan lain yang menyita waktu. Anda pun dapat berolahraga sambil menikmati sejuknya udara pagi di halaman rumah.

Namun, olahraga di pengujung hari pun tidak ada salahnya bila Anda memang harus mulai berkegiatan sejak pagi. Begitu pekerjaan selesai, mulailah dengan pemanasan dan peregangan. Kemudian, lanjutkan dengan sesi latihan seperti biasa.

5. Membuat jadwal olahraga

Setelah menentukan waktu yang nyaman untuk berolahraga, buatlah jadwal olahraga sederhana. Jadwal tidak hanya membuat Anda lebih semangat, tapi juga melatih Anda agar lebih disiplin menjalani olahraga saat karantina.

Tandai kalender ponsel Anda dan isilah dengan durasi olahraga yang diperlukan. Jadikan ini sebagai kegiatan yang tidak boleh diganggu seperti halnya pekerjaan atau rapat. Dengan begitu, perhatian Anda tidak mudah teralihkan oleh hal lain.

6. Menjadikan olahraga sebagai kebiasaan

Kegiatan apa pun akan terasa lebih mudah bila sudah menjadi kebiasaan, begitu juga dengan olahraga. Ini disebabkan karena olahraga sudah tersimpan dalam otak Anda. Alih-alih merasa malas, tubuh Anda justru ingin tetap berolahraga.

Sebagai contoh, jika Anda ingin berolahraga pagi selama lima hari seminggu, coba buat rutinitas yang terdiri dari bangun pagi, menyikat gigi, sarapan, dan olahraga. Cara yang sama juga bisa diterapkan untuk olahraga pada sore hari.

Bagaimana Atlet Menjaga Fisik dan Mental Selama Pandemi COVID-19?

7. Menjalani olahraga selama 30 hari

Satu hal yang mungkin menurunkan semangat olahraga saat karantina adalah masa karantina itu sendiri. Pada kondisi yang tidak pasti seperti sekarang ini, Anda tidak bisa memastikan seberapa lama Anda harus menyesuaikan jadwal bekerja dan berolahraga.

Cobalah fokus berolahraga selama 30 hari terlebih dulu. Bila pada akhir bulan Anda tetap tidak suka berolahraga, Anda bisa berhenti. Namun, jika Anda malah merasa lebih bugar, artinya Anda berhasil hidup lebih sehat. Coba lanjutkan kembali kegiatan ini.

Membangun semangat olahraga saat menjalani karantina memang tidak mudah. Anda harus sabar dan berkomitmen melawan diri sendiri demi hidup yang lebih sehat. Kondisi yang tidak menentu selama karantina juga dapat menurunkan semangat.

Kuncinya adalah memulai dari hal yang kecil dan tidak memaksakan diri. Buatlah tujuan dan jadwal yang dapat Anda ikuti dengan mudah. Berikan pula waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat sehingga kegiatan bermanfaat ini tidak terlalu menguras energi.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Memahami Proses Karantina Coronavirus pada 238 WNI di Natuna

Sebanyak 238 WNI dari Wuhan dipulangkan setelah novel coronavirus merebak. Apa yang terjadi dalam barak penampungan selama karantina coronavirus.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 04/02/2020

Bolehkah Bayar Utang Olahraga Sekaligus Langsung di Hari Libur?

Banyak orang yang malas berolahraga dengan alasan sibuk. Lantas, bolehkah "membayar" utang dengan olahraga setiap hari selama liburan panjang?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

5 Kiat Memilih Pakaian Olahraga yang Nyaman Buat Wanita Berhijab

Memilih pakaian olahraga untuk wanita yang memakai hijab memang tidak selalu mudah. Yuk, simak tips memilihnya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Pentingnya Screening dalam Olahraga, dari Cegah Cedera Hingga untuk Performa

Screening dalam olahraga memiliki banyak kegunaan. Mulai dari menilai risiko cedera, performa, bahkan efek samping dari olahraga itu sendiri.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu

Direkomendasikan untuk Anda

Tetap Makan Sehat untuk Kembalikan Mood saat Karantina

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020
melerai anak bertengkar di rumah karena bosan

Begini Caranya Melerai Anak yang Kerap Berkelahi saat Karantina di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020

Bosan Saat Social Distancing dan Karantina di Rumah? Coba 6 Kegiatan Ini, Yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21/03/2020
dampak psikologis karantina

Gangguan Psikologis Rentan Terjadi Pada Orang yang Dikarantina

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 16/02/2020