Cara Atasi Rasa Cemas Saat Kembali ke Kantor di Tengah Pandemi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Setelah lebih dari tiga bulan bekerja di rumah, sejumlah perusahaan mulai mewajibkan kembali pegawainya untuk bekerja di kantor karena adanya rencana pelonggaran PSBB.

Sementara itu, kembali bekerja setelah menjalani karantina di rumah saat pandemi ini tentu menimbulkan rasa cemas. Lantas, bagaimana mengatasi rasa cemas saat kembali ke kantor ketika COVID-19?

Penyebab rasa cemas kembali ke kantor di tengah COVID-19

brain fog banyak pikiran di kantor

Awal pandemi COVID-19 dimulai, tingkat kecemasan masyarakat ikut meningkat. Alasannya pun beragam, seperti membaca berita COVID-19 terkait angka kematian hingga stres karena kehilangan pekerjaan

Kesulitan dan rasa cemas tersebut akhirnya dapat diatasi dengan beradaptasi. Kebanyakan dari mereka mulai terbiasa dengan kehidupan baru menjalani karantina di rumah. 

Walaupun demikian, ketenangan tersebut mulai ‘dirusak’ dengan adanya rencana pemerintah untuk melonggarkan aturan lockdown atau PSBB. Pengumuman tersebut ternyata menimbulkan kepanikan dan kesehatan masyarakat mulai terpengaruh kembali. 

Kebanyakan dari mereka mencemaskan apakah aman kembali bekerja ke kantor mengingat vaksin dan obat-obatan khusus COVID-19 masih belum ditemukan. 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), ada beberapa hal yang dapat menjadi faktor mengapa masalah mental ini muncul di kalangan pegawai yang kembali bekerja di kantor, seperti:

  • khawatir terpapar virus di kantor
  • mengurus beban kerja yang berbeda 
  • ketidakpastian tentang masa depan pekerjaan saat ini
  • kesulitan beradaptasi dengan ruang kerja atau jadwal kerja yang baru
Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

381,910

Terkonfirmasi

305,100

Sembuh

13,077

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Beberapa alasan di atas adalah sebagian kecil mengapa tingkat kecemasan meningkat saat pekerja diminta untuk bekerja kembali ke kantor. Akibatnya, sebagian masyarakat merasa lebih baik bekerja di rumah mengingat mereka tidak perlu ke luar rumah dan bertemu orang lain selain keluarga mereka.

Kembali ke lingkungan ramai pun memungkinkan menimbulkan masalah di masa lalu, seperti kecemasan terhadap kesehatan atau gangguan obsesif kompulsif. Sebagai contoh, Anda disarankan untuk sering mencuci tangan dan menjaga jarak dari orang lain setiap saat. 

Namun, permasalahan bagi mereka dengan kondisi mental yang terganggu adalah perilaku keselamatan tersebut dilakukan atas dasar kepanikan. Akibatnya, cara mencegah penularan COVID-19 yang seharusnya membantu justru menjadi pemicu gangguan mental dikarenakan rasa cemas saat kembali ke kantor. 

Lantas, apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi rasa cemas ketika kembali bekerja di kantor saat pandemi COVID-19 masih berlangsung?

cemas kantor COVID-19

Mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor saat COVID-19

Mencegah COVID-19 di tempat kerja

Suka tidak suka, bekerja kembali di kantor yang sudah ditetapkan oleh sebagian perusahaan di tengah pandemi COVID-19 akan tetap berjalan. Maka dari itu, agar rasa cemas ketika kembali ke kantor saat COVID-19 tidak mengganggu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai upaya mengatasi masalah ini.

1. Percaya segala sesuatunya berjalan sebagaimana mestinya

Menyerahkan kendali adalah salah satu tindakan ketika seseorang membiarkan dirinya percaya bahwa segala sesuatunya akan berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini mungkin akan sulit, terutama bagi mereka yang merasakan cemas berlebihan hingga menimbulkan OCD.

Terlebih lagi di saat pandemi COVID-19 ini menyebabkan rasa cemas yang berlebihan karena harus kembali ke kantor setelah berbulan-bulan di rumah

Walaupun demikian, menyerahkan kendali diri sendiri adalah langkah awal yang terbilang efektif untuk mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor saat COVID-19. 

Banyak orang yang mungkin tidak dapat berhenti mencuci tangan dan membersihkan diri sebagai upaya mencegah penularan virus. Bahkan, membaca berita tentang COVID-19 juga menimbulkan kekhawatiran terinfeksi dan cemas bahwa upaya mereka tidak cukup untuk melindungi diri sendiri.

Maka dari itu, rasa khawatir yang berlebihan tersebut dapat dikurangi dengan melakukan apa yang dapat dilakukan sebagai langkah melindungi diri sendiri. Mulai dari praktik mencuci tangan dalam jumlah yang disarankan hingga menggunakan masker saat diperlukan.

Panduan Mempersiapkan Diri untuk Cegah Penularan COVID-19 di Tempat Kerja

Anda juga perlu menyadari bahwa apa pun yang sudah dilakukan, setidaknya sudah ada usaha, tidak menutup kemungkinan infeksi tersebut bisa saja terjadi. Dengan melepaskan kendali diharapkan seseorang dapat mendapatkan kontrol atas tubuh mereka kembali. 

Cara ini juga mungkin dapat membantu seseorang melihat sesuatu dengan lebih jelas lewat pikiran yang sudah lebih tenang. Dengan demikian, Anda dapat membuat keputusan lebih baik yang tidak berdasarkan atas rasa panik atau cemas.

2. Mencurahkan isi hati 

Selain menyerahkan kendali, mencurahkan isi hati kepada rekan kerja atau orang terdekat juga dinilai membantu mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor di tengah COVID-19. 

Pada saat Anda bekerja di kantor mungkin perlu menjaga jarak dari pegawai lainnya untuk mengurangi risiko penularan. Namun, hal tersebut tentu tidak dapat menjadi penghalang keinginan Anda untuk bercerita apa yang sedang dihadapi. 

Alih-alih berdekatan dengan mereka, cobalah untuk tetap menjaga jarak atau mengirimkan pesan kepada rekan kerja di saat mereka tidak sibuk. Mencurahkan isi hati kepada orang lain setidaknya membantu Anda untuk mengenali apa yang bisa dilakukan untuk mengendalikan rasa cemas ini. 

Apabila diperlukan, Anda juga dapat membicarakan hal ini dengan atasan tentang bagaimana rasa cemas akibat COVID-19 memengaruhi pekerjaan. Jangan lupa untuk bertanya kepada mereka terkait sumber daya kesehatan mental di tempat kerja Anda.

Bagaimana Sesi Konseling Bersama Psikolog dan Psikiater Selama Pandemi?

3. Menambah kegiatan positif

Cara lain untuk mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor di tengah pandemi COVID-19 adalah menambahkan kegiatan positif di dalam rutinitas harian Anda. Kegiatan positif seperti mencoba resep masakan baru atau berolahraga sebentar diharapkan dapat mengalihkan perhatian Anda ketika merasa cemas. 

Pada saat meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan, Anda juga merasa puas dan mendapatkan kembali kendali yang hilang selama pandemi. Umumnya, cara ini cukup berguna ketika seseorang mengalami depresi karena membantu mereka keluar dari ‘sangkar’.

Oleh karena itu, Anda bisa mengubah energi rasa cemas tersebut dengan melakukan hal-hal positif yang menyehatkan. Mulai dari rutin berjalan di luar rumah dalam waktu yang singkat, mencari hobi baru, atau bercengkrama dengan anggota keluarga lainnya.

Kunci utama dari mengatasi rasa cemas ketika kembali ke kantor di tengah pandemi COVID-19 adalah tetap berusaha melindungi diri sendiri dari virus. Mulai dari menjaga jarak, mencuci tangan, hingga makan makanan yang bergizi agar tubuh kuat ketika harus bekerja di kantor.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan berikut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kasus Norovirus di China, Apakah Wabah Baru?

Di tengah pandemi COVID-19, China juga sedang diserang wabah lain dari infeksi norovirus yakni penyakit yang menyebabkan peradangan usus.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berita Luar Negeri, Berita 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Vaksin Mampu Menyelesaikan Semua Masalah Pandemi COVID-19?

Percepatan uji coba vaksin ini dilakukan demi menyelesaikan pandemi COVID-19 yang telah menginfeksi hampir seluruh dunia. Bagaimana kemungkinannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Langkah Membersihkan Diri dan Rumah Setelah Keluar Bepergian

Pastikan untuk selalu membersihkan diri setelah keluar bepergian untuk melindungi keluarga dan orang terdekat. Yuk, ikuti langkah-langkah ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
membersihkan diri setelah keluar rumah
Hidup Sehat, Tips Sehat 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Hipertensi dan Sejumlah Faktor Risiko Kematian Pasien COVID-19 di Jakarta

Hipertensi menjadi penyakit penyerta (komorbid) yang paling banyak dilaporkan dalam kasus kematian pasien COVID-19 di Jakarta.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

covid-19 vaksin yang terburu-buru

Pro Kontra Rencana Vaksin COVID-19 di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
dampak COVID-19 pada laki-laki

Laki-laki Lebih Berisiko Mengalami Gejala Buruk Saat Terinfeksi COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
COVID-19 gangguan pendengaran

Infeksi COVID-19 Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
kepadatan kota memengaruhi covid-19

Kepadatan Penduduk Sebuah Kota Menentukan Lama Waktu Pandemi COVID-19 Berlangsung

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit