10 Tips Mencegah Ibu Hamil Stres Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/05/2020
Bagikan sekarang

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Pandemi COVID-19 memang membuat banyak orang khawatir bahkan hingga stres, tidak terkecuali ibu hamil. Padahal, stres pada ibu hamil dapat membawa pengaruh buruk pada bayi di dalam kandungannya. Lantas, bagaimana mencegah stres pada ibu hamil selama pandemi COVID-19 ini?

Mencegah stres pada ibu hamil selama masa pandemi

Dilansir dari Pregnancy, Birth, and Baby, sejauh ini memang belum ada bukti bahwa wanita hamil berisiko lebih besar terkena penyakit yang serius jika terkena COVID-19. Namun, ibu hamil sangat mungkin terkena penyakit pernapasan yang bisa berujung pada komplikasi serius bila tidak ditangani. Oleh karena itu, ibu hamil perlu mengantisipasi penularan COVID-19 untuk menghindari hal tersebut.

Saat mengkhawatikan hal tersebut, ibu hamil terkadang stres hingga cenderung tidak berselera makan dan sulit tidur. Hal ini tentu saja tidak baik bagi kesehatannya. Untuk itu, ibu hamil perlu mencegah stres selama pandemi COVID-19 ini. Berikut tipsnya:

1. Percayai rekomendasi tim medis

COVID-19 memang sangat mengkhawatirkan. Namun, ibu hamil perlu ingat bahwa tim medis sudah siap dalam mengatasi dan menangani ibu hamil yang menderita penyakit pernafasan akibat virus lainnya, seperti SARS-Cov-1 dan MERS-Cov. Begitu pula dengan virus COVID-19.

Dengan mempercayai tim medis, ibu bisa lebih tenang dan terhindar dari stres selama COVID-19 ini. Namun, ibu hamil juga tetap perlu menjaga kebersihan dan kesehatan untuk terhindar dari virus ini.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

23,165

Terkonfirmasi

5,877

Sembuh

1,418

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

2. Hindari baca berita tentang pandemi COVID-19 berlebihan

Selama pandemi COVID-19, ibu hamil juga perlu untuk mendapatkan informasi dan berita terbaru mengenai COVID-19. Hal ini untuk mengklarifikasi informasi mengenai COVID-19 yang tidak benar dan sebagai bentuk antisipasi penularannya.

Namun, ibu hamil pun perlu membatasi melihat informasi tersebut agar tidak menjadi stres. Paling tidak bacalah berita mengenai COVID-19 satu kali sehari pada pagi hari atau sebelum makan malam.

3. Batasi penggunaan media sosial

Informasi dan diskusi mengenai COVID-19 banyak tersebar di media sosial. Oleh karena itu, ibu hamil perlu membatasi penggunaan media sosial ini.

Terus menerus membahas soal COVID-19 selama pandemi ini justru bisa membuat ibu hamil panik, kesal, dan berakhir pada stres. Ubahlah topik pembicaraan saat menggunakan media sosial.

4. Tetap menjaga hubungan dengan teman atau saudara

Menjaga silaturahmi dengan teman atau saudara dapat menghilangkan kebosanan dan mencegah stres, termasuk pada ibu hamil.

Meski sedang social distancing karena pandemi COVID-19, ibu hamil masih bisa tetap terhubung dengan teman atau saudara melalui telepon atau video call. Namun, jangan terus menerus membahas COVID-19 saat terhubung dengan teman atau saudara yang justru bisa membuat Anda stres.

cara sehat karantina diri COVID-19

5. Upayakan Tidur yang cukup

Susah tidur saat hamil merupakan hal yang umum, karena perubahan tubuh yang terjadi. Padahal, kurang tidur pada ibu hamil dapat membahayakan dirinya dan bayi di dalam kandungannya.

Oleh karena itu, ibu hamil perlu mendapatkan tidur yang cukup agar tetap sehat dan terhindar dari stres, termasuk selama pandemi COVID-19. Untuk mendapatkan tidur yang cukup, ibu hamil perlu tidur tepat waktu dan mengurangi melihat telepon seluler sebelum tidur.

6. Jaga pola makan dan olahraga teratur

Hal yang tidak kalah penting bagi ibu hamil agar tetap sehat yaitu mengonsumsi makanan yang bergizi dan olahraga teratur. Dengan badan yang sehat, kesehatan mental ibu hamil pun akan terjaga.

7. Lakukan hobi

Kebahagiaan adalah kunci utama terhindar dari stres. Salah satu mendapatkan kebahagiaan adalah melakukan hal yang disukai atau hobi.

Meski di rumah saja, ibu hamil harus tetap melakukan hobinya, seperti bermain alat musik, membaca, atau yang lainnya. Ibu hamil juga bisa memulai mendekorasi kamar bayi selama social distancing pandemi COVID-19 ini agar tidak stres.

8. Manfaatkan pemeriksaan kehamilan online

Meski di rumah saja untuk menghindari penularan COVID-19, ibu hamil perlu terus memantau perkembangan kehamilannya.

Salah satunya bisa dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara daring atau online dengan dokter kandungan. Tanyakan kepada dokter apakah layanan ini dimungkinkan.

Tetap Makan Sehat untuk Kembalikan Mood saat Karantina

9. Lakukan meditasi

Bila perlu cobalah lakukan meditasi untuk mencegah stres pada ibu hamil selama pandemi COVID-19 ini. Caranya, tarik napas dalam-dalam dan perlahan melalui hidung Anda lalu biarkan bahu Anda merasa rileks.

Selain itu, ibu hamil juga bisa mengikuti kelas yoga secara online. Dengan mengikuti kelas semacam ini, Anda bisa bertemu dengan ibu hamil lainnya.

10. Minta bantuan

Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada suami, tetangga, atau kerabat Anda selama pandemi COVID-19 ini, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah, seperti belanja. Dengan bantuan ini, Anda pun tidak perlu khawatir akan penularan COVID-19 yang bisa mengancam ibu hamil dan bayi di kandungannya serta terhindar dari stres.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pengaruh Pandemi Terhadap Kesehatan Mental Remaja, Apa Saja?

Selain berpengaruh terhadap kesehatan fisik, ternyata dampak pandemi COVID-19 juga menyasar kesehatan mental terutama remaja. Mengapa demikian?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 Mei 23, 2020

Panduan Aman Gerak Jalan yang Direkomendasikan Selama Pandemi

Anda tetap bisa melakukan olahraga gerak jalan atau jalan kaki saat pandemi dengan tetap mengikuti beberapa protokol kesehatan berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Coronavirus, COVID-19 Mei 22, 2020

COVID-19 Bisa Sebabkan Sindrom Peradangan Multisistem pada Anak, Apa Artinya?

WHO baru-baru ini melaporkan komplikasi COVID-19 pada anak yang dikenal sebagai sindrom peradangan multisistem. Apa gejala dan dampaknya bagi anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 Mei 21, 2020

Alasan Penderita Lupus Lebih Berisiko Terhadap Komplikasi COVID-19

Penyakit lupus termasuk dalam kategori kelompok yang rentan terhadap gejala COVID-19 yang lebih parah. Bagaimana risiko COVID-19 pada penderita lupus?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 Mei 20, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tanggal tayang Mei 26, 2020
penyakit kawasaki covid-19 anak

Gejala COVID-19 pada Anak Disebut Mirip dengan Penyakit Kawasaki

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Tanggal tayang Mei 24, 2020
penderita asma covid-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Tanggal tayang Mei 24, 2020
minum alkohol membunuh coronavirus

Mitos atau Fakta: Minum Alkohol Dapat Membunuh Coronavirus?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Tanggal tayang Mei 23, 2020