home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

13 Penyebab Nyeri Panggul yang Paling Umum

13 Penyebab Nyeri Panggul yang Paling Umum

Nyeri panggul bisa terjadi pada siapa saja, tetapi memang lebih sering menyerang wanita ketimbang pria. Rasa nyerinya biasa terpusat di sekitar perut bagian bawah, termasuk bawah pusar dan pinggul. Nyeri panggul mungkin terjadi tiba-tiba dan parah (akut), atau bisa ringan namun berlangsung berbulan-bulan (kronis). Berikut beberapa penyebab nyeri panggul yang paling umum.

Berbagai penyebab nyeri panggul yang paling umum

Mengutip dari Medlineplus, nyeri panggul pada wanita paling sering terjadi ketika menjelang menstruasi.

Nyeri panggul bisa menjadi tanda adanya masalah pada organ area panggul, seperti:

  • rahim,
  • ovarium,
  • tuba falopi,
  • leher rahim, atau
  • vagina.

Sementara itu, pada pria, penyebab mengalami nyeri panggul bisa karena masalah pada prostat, infeksi saluran kemih, atau usus bagian bawah.

Berikut penjelasan lengkap seputar penyebab nyeri panggul yang perlu Anda waspadai.

1. Menstruasi

Mengutip dari Jean Hailes, penyebab nyeri panggul pada sebagian besar wanita adalah menstruasi.

Nyeri panggul terjadi ketika otot rahim mengalami kontraksi dan terasa seperti kram pada area panggul, punggung bawah, atau perut.

Meski nyeri panggul adalah gejala umum saat menstruasi, kalau sakitnya sangat parah bisa menjadi sesuatu yang serius, seperti endometriosis.

2. Endometriosis

Endometriosis adalah pertumbuhan jaringan lapisan dinding yang harusnya dalam rahim menjadi di luar rahim.

Kondisi ini memiliki karakteristik yang sama seperti dinding dalam rahim, jaringan abnormal juga bisa menebal dan kemudian luruh ketika menstruasi tiba.

Akan tetapi, darah yang luruh tidak bisa keluar melalui vagina. Akibatnya, sisa jaringan dan darah menumpuk di dalam tubuh menyebabkan kista dan perkembangan jaringan parut yang menyakitkan.

3. Nyeri ovulasi

Ovulasi adalah masa pelepasan sel telur dari indung ovarium. Proses ini bisa menjadi penyebab kondisi nyeri pada panggul yang bernama mittelschmerz.

Rasa sakitnya biasa terjadi sesaat sebelum dan selama ovulasi, ketika selaput yang menutupi ovarium membentang untuk melepaskan sel telur.

Darah dan cairan lepas saat ovulasi juga bisa menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan.

Rasa sakit karena ovulasi bisa bervariasi pada setiap wanita, dan mungkin berlangsung beberapa menit sampai berjam-jam.

Meski begitu, nyeri saat ovulasi bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan medis.

4. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi ketika sel telur yang sudah melalui proses pembuahan, menempel dan berkembang di tempat lain selain rahim.

Kondisi ini bisa terjadi pada tuba falopi, dalam rongga perut, ovarium (indung telur), atau leher rahim (serviks).

Maka dari itu, kondisi tersebut populer dengan sebutan hamil di luar kandungan.

Penyebab nyeri panggul dan kram perut karena kehamilan ektopik sangat menyakitkan. Biasanya hanya terpusat di satu sisi (tempat menempelnya sel telur tersebut).

Gejala lainnya termasuk perdarahan vagina, mual-muntah, bahu dan leher terasa sakit, selangkangan terasa sakit.

Bahkan sampai kepala terasa berputar, pusing, dan sering ingin pingsan.

5. Penyakit kelamin

Beberapa penyakit kelamin menular seperti klamidia dan gonore bisa menjadi penyebab nyeri panggul pada wanita juga pria.

Dua penyakit kelamin ini bisa terjadi secara bersamaan dan tidak selalu menimbulkan gejala.

Namun, jika menimbulkan gejala umumnya Anda akan merasa sakit saat buang air kecil, dan cairan penis atau keputihan abnormal.

6. Radang usus buntu

Radang usus buntu atau apendisitis sering menjadi penyebab nyeri panggul terutama di sisi kanan bawah yang mungkin terjadi bersamaan dengan mual, muntah, dan demam.

Rasa nyeri ini bisa semakin diperburuk dengan refleks batuk dan mengejan saat BAB. Usus buntu yang tersumbat dapat pecah dan membahayakan nyawa.

Maka dari itu, bila Anda mengalami usus buntu, sebaiknya cepat diangkat sebelum terlanjur menyebabkan infeksi dan mengakibatkan kebocoran usus.

7. Irritable bowel syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah peradangan pada usus besar yang bisa menyebabkan kram menyakitkan pada area panggul dan perut bawah.

Wanita juga bisa merasakan sensasi kembung, serta sembelit atau diare yang terjadi terus-menerus. IBS merupakan masalah jangka panjang yang bersifat kambuhan sewaktu-waktu.

Namun, perubahan pola makan tinggi serat dan mencukupi kebutuhan cairan dapat membantu mengendalikan gejalanya.

Jika Anda memiliki IBS, umumnya dokter akan menyarankan untuk lebih rutin olahraga agar memperlancar pencernaan dan mengurangi stres.

8. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul (PID) adalah infeksi bakteri yang menyerang area panggul dan sekitarnya (rahim, serviks, ovarium, atau tuba fallopi) yang bersifat menular.

PID bisa juga menjadi komplikasi dari penyakit kelamin, seperti gonore. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada saluran telur, ovarium, dan rahim.

Gejala radang panggul yang umum termasuk nyeri panggul yang menyebar ke perut, keputihan abnormal, dan nyeri saat berhubungan intim atau buang air kecil.

9. Interstitial cystitis (IC)

Interstitial cystitis adalah penyakit kronis yang menyebabkan tekanan dan nyeri pada kandung kemih.

Kondisi ini juga sering disebut sindrom nyeri kandung kemih. Penyakit ini bisa terjadi pada wanita dan pria. Gejala interstitial cystitis termasuk:

  • nyeri panggul (bisa ringan hingga parah),
  • rasa sakit saat buang air kecil,
  • sering merasa ingin kencing (lebih dari 8 kali sehari), hingga
  • sensasi kencing tidak tuntas (merasa ingin kencing, padahal baru selesai).

Pada wanita, rasa sakit bisa menjalar hingga ke vagina dan bibir vagina. Sementara pada pria, rasa nyerinya bisa menyebar ke kantung zakar, testis, penis, atau area belakang kantung zakar.

10. Fibroid rahim

Fibroid adalah pertumbuhan tumor jinak di rahim. Sebagai akibatnya, Anda bisa merasakan tekanan atau sensasi berat/sesak/penuh pada perut bagian bawah.

Fibroid rahim jarang menyebabkan nyeri panggul yang terasa tajam. Kecuali jika pertumbuhan tumor mulai menghambat suplai darah ke rahim dan lama-lama mematikan jaringan sekitarnya.

11. Infeksi saluran kemih

Wanita rentan mengalami infeksi saluran kemih (ISK), karena panjang uretranya (saluran kencing) lebih panjang daripada pria. Ini membuat bakteri lebih mudah masuk dan menginfeksi saluran kemih.

Apalagi bila wanita sedang hamil. Pasalnya, ISK pada ibu hamil bisa terjadi karena tekanan rahim yang semakin membesar dan menghalangi aliran urine dari kandung kemih.

Ini membuat ibu hamil lebih sulit mengosongkan kandung kemih secara tuntas dan berakhir dengan menahan kencing.

ISK memang umum terjadi, tetapi tetap perlu perhatian khusus karena kalau Anda membiarkannya bisa berkembang menjadi infeksi ginjal.

12. Fibromyalgia

Penyebab nyeri panggul yang bisa wanita dan pria alami adalah fibromyalgia, sebuah gangguan muskuloskeletal.

Tanda gangguan muskuloskeletal ini adalah pegal linu pada seluruh badan, nyeri panggul, rasa kantuk, lelah, sampai masalah ingatan.

13. Penyakit Crohn

Masalah kesehatan ini menyerang sistem pencernaan pria dan wanita. Penyakit Crohn dapat memengaruhi setiap bagian dari sistem pencernaan dari mulut sampai anus.

Salah satu tanda seseorang terserang penyakit Crohn adalah nyeri panggul yang luar biasa. Penyebab dari penyakit Crohn adalah reaksi autoimun dan genetik dari keluarga.

 

Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

 

Pelvic pain Causes. (2021). Retrieved 31 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/symptoms/pelvic-pain/basics/causes/sym-20050898

Pelvic pain . (2017). Retrieved 31 May 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/pelvic-pain/

Pelvic pain: know the different causes and when to seek help. (2021). Retrieved 31 May 2021, from https://www.jeanhailes.org.au/news/pelvic-pain-know-the-differences-and-when-to-seek-help

Pelvic Pain: Symptoms, Causes & Treatment. (2021). Retrieved 31 May 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/12106-pelvic-pain

Topics, H. (2021). Pelvic Pain | Lower Abdominal Pain | MedlinePlus. Retrieved 31 May 2021, from https://medlineplus.gov/pelvicpain.html

Pelvic Pain. (2021). Retrieved 31 May 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/pelvic-pain

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Riska Herliafifah pada 21/02/2018
x