backup og meta
Kategori

4

Tanya Dokter
Simpan
Cek Kondisi

8 Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Vagina yang Mudah Dilakukan

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 13/11/2023

8 Cara Merawat dan Menjaga Kesehatan Vagina yang Mudah Dilakukan

Mengetahui berbagai cara merawat vagina atau miss v sangat penting bagi wanita. Pasalnya, vagina merupakan organ sensitif  yang rentan terhadap berbagai masalah kesehatan. Jadi, bagaimana cara menjaga kesehatan organ intim wanita ini dengan tepat? Simak ulasan berikut untuk mengetahui berbagai tipsnya.

Berbagai cara merawat dan menjaga kesehatan vagina

Untuk mendapatkan vagina yang sehat, Anda perlu memastikan area miss v Anda tetap kering serta bebas dari iritasi dan infeksi.

Jika infeksi sudah terjadi pada vagina, akan banyak gejala yang muncul yang tentu membuat Anda tidak nyaman.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, lakukan beberapa tips menjaga kesehatan miss v di bawah ini. 

1. Membersihkan vagina menggunakan air hangat 

vaginal douche

Pada dasarnya, vagina memang mampu membersihkan diri dan mengatur kelembapan alaminya sendiri. Namun, Anda tetap perlu membersihkan vagina setiap hari.

Ini termasuk setiap kali habis buang air kecil dan buang air besar. Pasalnya, vagina yang bersih bisa membantu mencegah tumbuhnya bakteri dan menjaga agar area miss v tetap terasa segar. 

Nah, cara membersihkan miss v yang paling tepat, yaitu dengan menggunakan air hangat.  Namun tak perlu berlebihan, berikut ini adalah langkah yang tepat untuk membersihkan vagina. 

  • Cukup bilas area vulva dengan air hangat bersih.
  • Bersihkan vulva dari bagian depan ke belakang untuk menghindari penyebaran bakteri dari anus ke vagina.
  • Sebaiknya hindari douching atau mencuci area dalam vagina Anda.
  • Hindari memakai sabun mengandung pewangi, antibakteri, pengawet, atau pewarna serta produk kewanitaan lainnya yang dapat mengganggu keseimbangan pH vagina.
  • Jika ingin pakai sabun, pilihlah sabun yang lembut yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya di atas.
  • Setelah membersihkannya secara menyeluruh, keringkan vagina menggunakan handuk bersih. 

2. Menggunakan celana dalam yang tepat

Vagina membutuhkan sirkulasi udara yang baik supaya tidak terlalu lembap. Salah satu perawatan miss v yang bisa dilakukan agar hal ini tercipta, yaitu menggunakan celana dalam yang tepat. 

Sebaiknya, pilihlah celana dalam dengan bahan katun asli. Hindari mengenakan celana dalam berbahan nilon atau sintetis serta yang ketat yang lebih mungkin menyebabkan iritasi pada vagina.

Tujuannya adalah agar miss v Anda bisa bernapas lega setelah seharian terperangkap dalam pakaian dalam serta celana atau rok yang ketat.

Selain itu, Anda juga dapat mencoba tidur tanpa pakaian dalam pada malam hari guna membantu miss v bernapas dengan lega.  

Penting untuk diketahui!

Tidak hanya pemilihan bahan, mencuci celana dalam dengan benar juga menjadi bagian penting dalam merawat vagina. Saat mencuci celana dalam, hindari menggunakan terlalu banyak detergen. Detergen yang dipilih pun harus yang lembut. Bilas celana dalam hingga dua kali agar tidak ada sisa sabun yang menempel

3. Menjaga kebersihan vagina saat menstruasi

Menjaga kebersihan vagina saat menstruasi juga menjadi salah satu cara agar organ intim wanita tetap sehat.

Selain tetap rutin membersihkan miss v, Anda juga perlu mengganti pembalut, tampon, atau menstrual cup setiap beberapa jam sekali tergantung produk menstruasi yang Anda pakai.

Pasalnya, memakai produk menstruasi terlalu lama bisa menyebabkan ruam atau infeksi. Bahkan, terlalu lama memakai tampon juga rentan menimbulkan toxic shock syndrome.

4. Berhubungan intim secara aman

Untuk menjaga kesehatan organ intim wanita ini, Anda juga perlu mempraktekkan cara berhubungan intim yang aman. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

  • Jika tidak merencanakan kehamilan, pakailah kondom saat berhubungan intim untuk mencegah infeksi menular seksual. Bila Anda memiliki alergi terhadap bahan lateks, sebaiknya pilih kondom berbahan nonlateks. 
  • Pastikan juga bahwa Anda dan pasangan tidak lanjut melakukan penetrasi vagina setelah seks anal. Hal ini berisiko memindahkan berbagai kuman dan bakteri ke area kewanitaan Anda.
  • Buang air kecil setiap habis berhubungan intim serta bersihkan area vulva Anda dengan air bersih. Jangan lakukan douching. 
  • Gunakan pelumas berbahan dasar air untuk mengatasi vagina kering saat berhubungan intim.

5. Berhati-hati saat mencukur bulu kemaluan

perlu mencukur bulu kemaluan

Pada dasarnya, mencukur bulu kemaluan tak begitu perlu dilakukan. Melansir laman Marie Stopes Ghana, mencukur bulu kemaluan tak membuat vagina Anda lebih bersih dan sehat.

Namun, jika Anda ingin melakukannya untuk alasan pribadi, praktikkan tips mencukur bulu kemaluan yang tepat untuk menghindari risiko cedera dan menjaga kesehatan miss v Anda.

Tipsnya, yaitu menggunakan pisau cukur yang bersih serta krim atau gel untuk memudahkan proses cukur. Jangan lupa untuk membersihkan area kulit sebelum dan setelahnya.

6. Terapkan gaya hidup sehat

Tidak hanya menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh, menerapkan gaya hidup sehat dapat menjadi cara merawat miss v Anda.

Jadi, pastikan Anda rutin berolahraga. Anda dapat melakukan senam kegel, menerapkan pola makan sehat, serta mengontrol berat badan guna mendukung kesehatan vagina.

Sebaiknya, batasi juga konsumsi alkohol dan berhentilah merokok. Apalagi bila Anda memiliki kondisi medis kronis yang memengaruhi area genital. 

7. Hindari melakukan vaginal steaming atau ratus

Cara lain yang bisa dilakukan sebagai langkah perawatan miss v adalah hindari melakukan vaginal steaming atau yang di Indonesia biasa dikenal dengan ratus. 

Ini merupakan teknik yang melibatkan wanita untuk duduk di atas wadah berisi air panas dan rempah-rempah. Nantinya, uap ini akan naik ke vagina Anda. 

Namun, menurut pendapat beberapa dokter, sebaiknya cara ini tidak dilakukan karena berisiko menyebabkan iritasi atau bahkan rasa terbakar pada kulit di area tersebut. 

8. Memeriksakan diri ke dokter kandungan

Meski sedang tidak hamil, penting juga untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn/dokter kebidanan dan kandungan) sebagai cara merawat miss v Anda. 

Setiap wanita disarankan untuk melakukan pemeriksaan ke obgyn setiap tahunnya sejak usia 21 tahun hingga 29 tahun.

Sejak usia 30 tahun, Anda disarankan untuk ke obgyn setiap dua tahun sekali. Hal ini untuk melakukan pap smear guna mendeteksi adanya kanker serviks.

Jangan lupa juga untuk mendapatkan vaksin HPV guna mengurangi risiko terjadinya kanker serviks.

Itulah beberapa cara atau tips untuk merawat vagina. Jika Anda memiliki keluhan atau gejala yang mengkhawatirkan, periksakan diri ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 13/11/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan