Apa Saja Risiko yang Dapat Ditimbulkan Oleh Seks Anal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Seks anal atau hubungan seks melalui dubur adalah aktivitas seksual yang melibatkan masuknya penis ke dalam anus. Orang-orang melakukan hubungan anal karena anus penuh dengan ujung saraf, sehingga ia sangat sensitif. Untuk beberapa penerima seks anal, anus bisa menjadi zona sensitif seksual yang merespon rangsangan seksual. Untuk pasangan yang memberikannya, anus dapat memberikan rasa ketat yang menyenangkan di sekitar penis. Meski banyak orang yang menganggap hal ini menyenangkan, namun aktivitas ini memiliki sejumlah risiko dan tentunya memerlukan tindakan pencegahan khusus. Untuk mengetahui apa saja efek yang ditimbulkan, mari kita lihat selengkapnya di bawah ini.

Kenapa seks anal lebih berisiko?

Ada sejumlah risiko kesehatan yang berkaitan dengan seks anal. Menurut WebMD, seks pada anus ini adalah bentuk aktivitas seksual yang paling berisiko karena beberapa alasan, termasuk alasan berikut:

1. Anus tidak memiliki lubrikasi alami yang dimiliki vagina

Penetrasi dapat merobek jaringan bagian dalam anus, yang memungkinkan bakteri dan virus untuk memasuki aliran darah. Hal ini dapat mengakibatkan penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV. Studi telah menunjukkan bahwa risiko anus terpapar HIV adalah 30 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan pasangan yang melakukan seks vaginal. Paparan human papillomavirus (HPV) juga dapat menyebabkan perkembangan kutil anus dan kanker anus. Menggunakan pelumas dapat sedikit membantu, namun tidak benar-benar mencegah robek.

2. Jaringan dalam anus tidak terlindungi seperti kulit di luar anus

Jaringan eksternal pada anus memiliki lapisan sel mati yang berfungsi sebagai pelindung terhadap infeksi. Jaringan di dalam anus tidak memiliki perlindungan alami ini, sehingga ia rentan robek dan mengalami penyebaran infeksi.

3. Anus dirancang untuk menyimpan feses

Anus dikelilingi dengan otot berbentuk cincin, yang disebut sebagai sfingter anal. Ia biasanya mengencang setelah Anda buang air besar. Ketika otot mengetat, penetrasi anal bisa sangat menyakitkan dan sulit. Melakukan seks anal secara berulang dapat menyebabkan lemahnya sfingter anal. Hal ini dapat menyebabkan Anda sulit untuk menahan buang air besar. Namun, latihan kegel dapat memperkuat sfingter, sehingga dapat membantu mencegah atau memperbaiki masalah ini.

4. Anus penuh dengan bakteri

Bahkan jika kedua pasangan tidak memiliki infeksi atau penyakit menular seksual, bakteri normal di anus berpotensi untuk menginfeksi pasangan yang menerimanya. Mempraktikkan seks vaginal setelah seks anal juga dapat menyebabkan infeksi saluran kencing dan infeksi pada vagina.

Seks pada anus juga dapat membawa risiko lain. Kontak oral dengan anus dapat membuat kedua pasangan berisiko untuk hepatitis, herpes, HPV, dan infeksi lainnya. Untuk pasangan heteroseksual, kehamilan bisa terjadi jika air mani keluar dekat dengan pembukaan vagina.

Meskipun cedera serius dari seks anal tidak umum, tapi itu bisa terjadi pada Anda. Perdarahan setelah seks anal dapat disebabkan oleh wasir atau robekan, atau juga karena sesuatu yang lebih serius seperti perforasi (lubang) di usus besar. Ini adalah masalah berbahaya yang memerlukan perhatian medis segera. Pengobatan melibatkan perawatan di rumah sakit, operasi, dan antibiotik untuk mencegah infeksi.

Cara mencegah nyeri dan kerusakan pada anus

Ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kerusakan jaringan anal. Secara khusus, ini meliputi:

1. Menggunakan pelumas berbasis air

Hal ini penting, karena anus tidak memiliki lubrikasi alami seperti pada vagina. Oleh karena itu, pasangan Anda perlu menggunakan pelumas untuk memberikan kenyamanan. Perlu diingat bahwa pelumas yang berbahan dasar minyak dapat merusak kondom lateks. Akan lebih baik lagi jika menggunakan pelumas khusus anal yang mengandung benzocaine, ia dapat mengurangi rasa sakit dan membuat penetrasi lebih nyaman.

2. Melakukannya perlahan

Ini sangat penting, terutama bagi Anda yang belum pernah melakukan seks anal sebelumnya. Lakukanlah langkah demi langkah ketika menjelajahi daerah ini. Anda dapat memulainya dengan menggunakan jari tangan pasangan Anda, lalu lakukanlah langkah ini dalam berbagai kesempatan hingga tiba saatnya melanjutkan penjelajahan.

3. Memperhatikan kebersihan

Pastikan pasangan Anda memiliki kuku yang telah dipotong dan bersih sebelum memulai eksplorasi, hal ini dilakukan untuk menghindari masuknya bakteri. Setelah Anda melakukan seks anal, hindari memasukkan penis ke dalam mulut atau vagina sebelum pasangan Anda memakai kondom yang baru.

Berhentilah jika Anda merasa sangat kesakitan. Jika Anda mengalami perdarahan setelah seks anal atau menemukan luka atau bengkak di sekitar anus, periksalah ke dokter sesegera mungkin.

BACA JUGA:

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Disfungsi Seksual

Ketidakpuasan saat melakukan aktivitas seks bisa karena seseorang mengalami disfungsi seksual. Cari tahu informas selengkapnya di sini, ya!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Tips Seks 24 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Merasa Sakit Saat Berhubungan Seks? 9 Hal Ini Bisa Jadi Alasannya

Ada berbagai alasan sakit saat berhubungan intim, mulai dari masalah fisik hingga psikologis. Agar cepat diatasi, mari cari tahu penyebab lainnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Tips Seks 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Bisakah Wanita Orgasme Hanya dengan Merangsang Payudara?

Sudah tahu caranya bikin wanita orgasme dengan stimulasi klitoris? Apakah orgasme pada wanita juga bisa dipicu dengan merangsang payudara?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Penurunan Libido

Penurunan libido bisa dialami oleh pria dan wanita. Jangan biarkan kondisi ini berlangsung lama, cari tahu informasi selengkapnya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Tips Seks 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab kondom sobek

8 Kesalahan yang Tanpa Disadari Bisa Bikin Kondom Sobek

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
wanita berbulu lebat nafsu tinggi seks

Benarkah Wanita Berbulu Lebat Nafsu Seksnya Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
hubungan intim sebaiknya seminggu berapa kali sehari

Harus Berapa Kali Berhubungan Seks dalam Seminggu Agar Tetap Intim?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit