6 Manfaat Tidur Tidak Pakai Celana Dalam Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sebelum tidur, tiap orang pasti memiliki kebiasaan berbeda-beda demi mendapatkan tidur yang berkualitas, seperti cuci muka, sikat gigi, atau ganti baju dengan piyama. Tapi, apakah Anda memiliki kebiasaan tidur tidak pakai celana dalam?

Bagi sebagian orang, tidur tidak pakai celana dalam atau bahkan tidur tanpa busana memang masih dianggap tabu. Tapi ternyata ada banyak manfaat dari tidur tidak pakai celana dalam bagi kesehatan. Simak manfaatnya berikut ini

1. Membuat vagina bernapas

Dr. Alyssa Dweck, seorang dokter kandungan dan ginekolog di Mount Kisxo, New York mengatakan jika secara umum daerah genital tidak harus selalu ditutup ketika tidur. Namun, masih banyak orang memilih tidur menggunakan celana dalam karena enggan mengambil risiko.

Alasan Dweck menyarankan untuk tidur tidak pakai celana dalam di malam hari karena bakteri dan jamur senang berkembang biak di tempat gelap, lembab, dan hangat. Hampir sepanjang hari daerah genital tertutup dengan pakaian dan celana dalam – terlebih jika pakaian yang dipakai tidak menyerap keringat. Hal ini memungkinkan iritasi vagina dan membuat vagina lembab.

Oleh sebab itu, melepas celana dalam ketika tidur dapat menjadi salah satu cara membuat vagina bernapas. Selain itu sekaligus sebagai upaya menjaga kebersihan alat kelamin.

2. Menjaga kualitas sperma

Sama halnya dengan wanita, beberapa peneliti mengungkapkan jika menggunakan celana dalam ketat membuat testis tidak leluasa bernapas, akibatnya dapat meningkatkan suhu pada testis. Terlebih saat Anda tidur dengan menggunakan celana yang menyebabkan terhambatnya aliran darah ke bagian testis. Pada akhirnya, ini bisa menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan kualitas sperma jadi buruk.

3. Melancarkan sirkulasi darah

Ketika Anda memutuskan tidur tanpa celana dalam, Anda sudah mengurangi risiko tertekan, tergesek, bahkan tebelit celana yang kesempitan – khususnya di bagian selangkangan. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap sirkulasi darah sehingga membuat peredaran darah menjadi lebih lancar.

4. Mengurangi risiko terkena infeksi

Mungkin Anda berpikir ketika memutuskan untuk tidak memakai celana dalam saat tidur, nantinya akan menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri. Namun gagasan itu telah lama ditepis.

Dr Gillian Dean, direktur medis Planned Parenthood New York City menyatakan jika tidak ada penelitian ilmiah yang menunjukkan hubungan langsung antara telanjang dengan tertular infeksi seperti infeksi vaginosis atau infeksi  ragi vagina. Tidur tidak pakai celana justru akan mengurangi risiko akibat infeksi di daerah genital karena vagina atau alat kelamin tidak lembab.

Jangan lupa, Anda harus memastikan kebersihan kasur dan tempat tidur dulu sebelum memutuskan untuk tidak mengenakan celana dalam saat tidur.

5. Tidur lebih nyenyak

Tidur tidak pakai celana dalam atau bahkan telanjang juga bisa menjadi salah satu terapi untuk mengatasi stres. Pasalnya, dengan tidur telanjang Anda jadi lebih leluasa dalam bergerak tanpa harus merasa gerah, sesak karena baju, ataupun hal lainnya. Hal inilah yang membuat tidur jadi lebih rileks dan nyenyak.

6. Membuat hubungan semakin harmonis

Bagi Anda dan pasangan yang sudah menikah, tidur tidak pakai celana dalam atau telanjang sekalipun akan membuat kehidupan rumah tangga semakin harmonis. Pasalnya, Anda dan pasangan akan merasa lebih intim dengan melakukan kontak antar kulit. Hal ini juga akan merangsang produksi hormon oksitosin di dalam tubuh yang berpengaruh pada suasana hati sehingga membuat Anda dan pasangan lebih rileks dalam berhubungan seksual.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Manfaat Tidur Telanjang bagi Kesehatan, Apa Saja?

Banyak orang yang enggan untuk tidur telanjang karena merasa risih atau tidak nyaman. Padahal, ada banyak manfaat tidur telanjang bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 10 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Mana Posisi Penis di Celana Dalam yang Lebih Sehat: Ke Atas Atau Bawah?

Tak jarang pria akan dihadapkan dengan sebuah dilema: posisi penis dalam celana dalam, di kanan atau kiri? Menghadap atas atau bawah?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Kebiasaan Tidur Larut Malam Bisa Membuat Kualitas Sperma Menurun

Jangan kira begadang atau tidur larut malam hanya berpengaruh pada kesehatan Anda. Kualitas sperma juga bisa menurun karenanya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pola Tidur Sehat, Insomnia 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

Tahukah Anda bahwa yang namanya vagina sebenarnya hanya lubang jalan lahir bayi saja? Lalu apa nama organ-organ di sekitarnya? Simak anatomi vagina di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ganti celana dalam setelah seks

Kenapa Anda Sebaiknya Harus Ganti Celana Dalam Setelah Berhubungan Seks

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
makanan penyubur sperma

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mitos tentang tidur

Mengenal 4 Tahapan Tidur: Dari “Tidur Ayam” Hingga Tidur Pulas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
gambar laki-laki garuk-garuk iritasi pada kulit

Mengenal Iritasi Kulit dari Ciri-Ciri, Penyebab, Hingga Penanganannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit